Menuju ultah ke-8 memorandum.co.id
SFF 20266

Tak Perlu Antre, Imigrasi Jember Datangi Perusahaan dan Rumah Warga Demi Layanan Humanis

Tak Perlu Antre, Imigrasi Jember Datangi Perusahaan dan Rumah Warga Demi Layanan Humanis

Eko Santoso, Kasi Izin Tinggal dan Status Keimigrasian Kanim Jember.--

JEMBER, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Kantor Imigrasi Kelas I TPI JEMBER terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan yang inklusif dan menyentuh hati. Tidak sekadar menunggu di balik meja, korps paspor ini resmi mengenalkan inovasi terbarunya bertajuk Jempol Asing (Jemput Bola Izin Tinggal Asing).

​Inovasi yang sarat nilai kemanusiaan ini dipaparkan langsung dalam kegiatan Coffee Morning Gathering bersama awak media di Kantor Imigrasi Jember, Rabu, 20 Mei 2026.

BACA JUGA:Imigrasi Jember Bidik Predikat WBBM, Komitmen Pelayanan Tanpa Pungli dan Transparan


Mini Kidi Wipes.--

Eko Santoso, Kasi Izin Tinggal dan Status Keimigrasian Kanim Jember, mengungkapkan bahwa program Jempol Asing lahir sebagai solusi konkret bagi Warga Negara Asing (WNA) maupun kelompok rentan yang memiliki keterbatasan fisik atau jarak untuk datang langsung ke kantor.

​“Melalui layanan Jempol Asing, petugas kami yang bergerak mendatangi lokasi pemohon untuk pengambilan foto biometrik dan proses administrasi. Ini adalah wujud nyata pelayanan berbasis HAM, sekaligus langkah kami mendukung iklim investasi yang ramah di wilayah kerja Kanim Jember,” ujar Eko hangat saat memberikan sambutan.

BACA JUGA:Cegah Perdagangan Orang dan TKI Ilegal, Imigrasi Jember Bentuk Desa Binaan di Lumajang

​Secara humanis, layanan ini menyasar dua kelompok utama yang membutuhkan perhatian khusus:

​Kelompok Rentan: Lansia, penyandang disabilitas, ibu hamil/menyusui, serta anak-anak.

​Tenaga Kerja Asing (TKA): Pekerja di berbagai perusahaan asing yang tersebar di wilayah Jember, Bondowoso, dan Lumajang.

​Berdasarkan data terkini per 20 Mei 2026, tercatat ada 106 WNA kategori penyatuan keluarga, 89 orang Tenaga Kerja Asing (TKA), dan 19 pelajar asing yang berada di bawah naungan wilayah kerja Kanim Jember.


Gempur Rokok Ilegal. Ini Ciri-ciri rokok Ilegal.--

​Eko menambahkan, kehadiran program Jempol Asing diharapkan mampu memangkas beban biaya akomodasi serta waktu para pemohon. Di sisi lain, layanan proaktif ini juga efektif mencegah potensi pelanggaran keimigrasian, seperti overstay.

​“Karena dilakukan secara real-time di lapangan, akurasi data biometrik dan hasil wawancara menjadi jauh lebih baik. Petugas juga bisa mengedukasi WNA dan penjaminnya secara langsung dengan pendekatan yang lebih persuasif,” imbuhnya.

Sumber:

Berita Terkait