Menuju ultah ke-8 memorandum.co.id
SFF 20266

Gerakan Ekonomi Rakyat, Gus Fawait Sulap Jalan Kartini Jadi Ikon Baru Jember

Gerakan Ekonomi Rakyat, Gus Fawait Sulap Jalan Kartini Jadi Ikon Baru Jember

Pengerjaan pengembangan kawasan food street sebagai ikon baru kota, dikebut pengerjaan nya --

JEMBER, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus berupaya memperkuat identitas daerah sekaligus menghidupkan roda ekonomi masyarakat melalui pembangunan kawasan strategis. Salah satu program unggulan yang kini menjadi prioritas adalah pengembangan kawasan food street sebagai ikon baru kota.

​“Program ini kami siapkan sebagai wajah baru Jember yang lebih hidup dan produktif,” ujar Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat ditemui, Jumat, 10 April 2026.

BACA JUGA:Dengar Suara Rakyat Lewat DPRD, Gus Fawait Siap Sulap Pasar Tradisional Jember Jadi Lebih Nyaman


Mini Kidi Wipes.--

​Kawasan food street ini dirancang bukan sekadar pusat kuliner, melainkan ruang publik yang terintegrasi. Konsep tersebut diharapkan mampu menarik minat warga lokal maupun wisatawan untuk berkunjung dan menghabiskan waktu dengan nyaman.

“Kami ingin menghadirkan ruang yang tidak hanya ramai, tetapi juga tertata dan membuat siapa pun betah,” tuturnya.

​BACA JUGA:Bukan Sekadar Blusukan, Gus Fawait: Bunga Desaku Cara APBD Menyapa Warga Desa


Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--

Rencananya, pusat keramaian baru ini akan membentang di sepanjang Jalan Kartini hingga potensi pengembangan ke Jalan Gatot Subroto. Lokasi ini dipilih karena letaknya yang sangat strategis di jantung kota dan mudah dijangkau oleh semua kalangan.

Saat ini, pengerjaan proyek tersebut tengah dikebut dan ditargetkan rampung dalam waktu dekat. Bupati yang akrab disapa Gus Fawait ini optimistis masyarakat bisa segera menikmati fasilitas tersebut.

BACA JUGA:Gus Fawait Pasang Badan! Pastikan Nasib PPPK Jember Aman, PNS Melempem Siap-Siap Disikat

Lebih dari sekadar mempercantik kota, Gus Fawait menekankan bahwa proyek ini adalah bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap sektor informal. Penataan food street menjadi solusi agar Pedagang Kaki Lima (PKL) memiliki tempat berjualan yang layak, bersih, dan representatif.

​“Ini adalah bentuk keberpihakan kami kepada sektor informal, khususnya PKL dan UMKM. Kami ingin mereka 'naik kelas' melalui penataan kawasan yang lebih baik, sehingga omzet pedagang pun diharapkan meningkat,” jelas Gus Fawait.

​Nantinya, kawasan kuliner ini akan terintegrasi dengan revitalisasi Alun-alun Jember. Dengan mengusung konsep modern namun tetap tertib, pemerintah ingin menjadikan pusat kota sebagai titik nadi aktivitas publik yang membanggakan.

Sumber:

Berita Terkait