Menuju ultah ke-8 memorandum.co.id
HJKS Banner
SFF 20266

Dindik Jatim Bekali 75 Guru Skill Digital, dari Fotografi hingga Web Desain

Dindik Jatim Bekali 75 Guru Skill Digital, dari Fotografi hingga Web Desain

Hampir seratus guru mengikuti pelatihan IT yang digagas oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jatim guna menghadapi generasi di era digital. --

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Perkembangan teknologi yang melaju pesat membuat peran guru tak lagi sebatas penyampai materi di ruang kelas. Menjawab tantangan tersebut, Dinas Pendidikan Jawa Timur (Dindik Jatim) menggelar pelatihan teknologi informasi (IT) bagi puluhan guru vokasi agar mampu bertransformasi menjadi mentor, fasilitator, sekaligus inspirator bagi generasi digital.

Sebanyak 75 guru dari berbagai sekolah di Jawa Timur mengikuti pelatihan yang diselenggarakan melalui UPT Pengembangan Teknis Keterampilan dan Kejuruan (PTKK) pada 5-11 Juni 2026. Program ini merupakan bagian dari penguatan kompetensi guru berbasis industri kreatif dan teknologi yang dikembangkan melalui kelas Milenial Job Center (MJC).

BACA JUGA:91 Ribu Siswa Sudah Ambil PIN, Dindik Jatim Pastikan SPMB Tanpa Antrean Panjang


Mini Kidi Wipes.--

Lima bidang keterampilan menjadi fokus pelatihan, yakni fotografi, videografi, desain web, desain grafis, dan animasi. Tak hanya mendapatkan materi, peserta juga akan mengikuti uji kompetensi Kerangka Kerja Nasional Indonesia (KKNI) Level 3 sebagai bentuk pengakuan atas kemampuan yang telah diperoleh.

Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai, menegaskan bahwa transformasi pendidikan harus dimulai dari peningkatan kualitas guru. Menurutnya, perkembangan teknologi saat ini membuat siswa memiliki akses pengetahuan yang sangat luas sehingga guru dituntut untuk terus belajar dan beradaptasi.

"Kalau guru tidak meng-upgrade diri, maka akan tertinggal dari siswanya. Transformasi pendidikan harus dimulai dari transformasi guru," ujar Aries, Senin, 8 Juni 2026.

BACA JUGA:Dindik Jatim Pastikan Semua Sekolah Terapkan Larangan Merokok


Gempur Rokok Illegal--

Ia mengakui bahwa saat ini tidak sedikit siswa yang memiliki kemampuan teknologi di atas rata-rata. Karena itu, guru perlu mengubah pola pembelajaran dan mengambil peran yang lebih strategis dalam mendampingi peserta didik.

"Guru saat ini harus menjadi fasilitator, mentor, coach, sekaligus inspirator. Bukan hanya mengajar, tetapi juga membimbing siswa menemukan potensi dan kreativitasnya," ucapnya. 

Selain keterampilan digital, Aries menilai sekolah juga memiliki tanggung jawab membangun karakter dan mental siswa sebelum memasuki dunia kerja. Menurutnya, banyak lulusan yang memiliki kompetensi teknis memadai, namun belum siap menghadapi budaya kerja yang menuntut kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemampuan beradaptasi.

BACA JUGA:Apresiasi Kepemimpinan dan Spiritual, Dindik Jatim Beri Golden Tiket bagi Ketua OSIS dan Hafidz

Ia mengungkapkan, tidak sedikit lulusan yang memilih mengundurkan diri hanya dalam hitungan bulan setelah bekerja karena kesulitan beradaptasi dengan lingkungan kerja.

Sumber:

Berita Terkait