Menuju ultah ke-8 memorandum.co.id
HJKS Banner
SFF 20266

Kepercayaan Harga Mati

Kepercayaan Harga Mati

Irjenpol Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P.--

“Saya cukup kenal dan dekat dengan awak redaksi Memorandum sampai hari ini,” tuturnya.

BACA JUGA:Didik Farkhan Alisyahdi, Mantan Wartawan Memorandum Dapat Promosi Jabatan Sesjampidsus Kejaksaan Agung

Karena itu, dalam momentum ulang tahun ini, ia menyampaikan hormat dan apresiasi kepada seluruh keluarga besar Memorandum.disway.id. Bukan hanya kepada jajaran direksi atau redaksi, tetapi juga kepada para jurnalis yang setiap hari bekerja di lapangan, memburu fakta di tengah tekanan kecepatan dan perubahan zaman.

"Untuk semua dulur Memorandum, tetaplah semangat menyajikan informasi aktual, obyektif dan berimbang. Juga berkontribusi aktif membangun dan memperkuat kultur dan literasi digital,” pesan Isir.

Di tengah riuh media sosial yang sering kali menjadi ruang subur bagi hoaks, fitnah, dan informasi tanpa verifikasi, media yang menjaga integritas dinilai memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan demokrasi.

BACA JUGA:Memorandum Lumajang Gelar Halalbihalal dan Komitmen Perangi Berita Hoax

Menurutnya, perang melawan hoaks tidak bisa dilakukan sendirian. Dibutuhkan sinergi antara aparat, media, dan masyarakat. Dalam konteks itu, pers yang kredibel menjadi benteng penting agar publik tidak terseret arus informasi menyesatkan.

“Ini menjadi upaya kita bersama memerangi berita hoaks yang setiap saat muncul di media sosial,” ujarnya.

Pada akhirnya, usia delapan tahun Memorandum.disway.id bukan sekadar angka perjalanan. Ia adalah penanda tentang konsistensi, loyalitas, dan perjuangan menjaga amanah publik. Sebab di dunia informasi hari ini, yang paling dicari bukan hanya siapa yang paling cepat, melainkan siapa yang paling dipercaya. (iku)

Sumber: