Gumpalan Darah Terbungkus Plastik Ditemukan Dalam Area Parkir Apartemen Gunawangsa Surabaya
Petugas Inafis Polrestabes Surabaya mengolah tempat kejadian perkara di Apartemen Gunawangsa Rungkut.--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Penemuan gumpalan darah mencurigakan di tempat sampah lantai dua Apartemen Gunawangsa Rungkut, Surabaya, menghebohkan penghuni pada Kamis 8 Januari 2026 sore.
Dugaan awal sempat menyebut gumpalan tersebut sebagai janin, namun pihak kepolisian belum dapat memastikan kebenarannya.

Mini Kidi--
Petugas Inafis Polrestabes Surabaya langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah menerima laporan dari petugas keamanan apartemen.
Dalam proses identifikasi, petugas mengamankan plastik bening berisi gumpalan darah yang sempat menimbulkan tanda tanya tersebut.
BACA JUGA:Geger Penemuan Diduga Janin di Tempat Sampah Apartemen Kawasan MERR Surabaya
Suhadi, petugas kebersihan apartemen, mengaku pertama kali mencium bau anyir menyengat saat membersihkan area parkir lantai dua.
Bau tersebut berasal dari sebuah bak sampah di lorong antara area parkir dan tangga.
“Saya sempat mengira itu bungkusan bakso, tapi baunya sangat menyengat seperti darah. Langsung saya kembalikan lagi,” ujar Suhadi.
BACA JUGA:Polres Malang Ungkap Kasus Janin Bayi Dikubur di Belakang Rumah Kos Sumberpucung
Setelah menemukan bungkusan mencurigakan tersebut, Suhadi segera melapor ke petugas keamanan. Sekuriti kemudian menghubungi Polsek Rungkut, dan tidak lama berselang tim Inafis tiba di lokasi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Namun, keterangan berbeda disampaikan Wahbi, salah satu petugas keamanan apartemen. Ia menegaskan dugaan penemuan janin tersebut tidak benar.
“Hoaks itu, Mas,” ujarnya singkat.
BACA JUGA:Rumor Temuan Jenazah Janin Bayi di Desa Dumajah Ternyata Jasad Binatang
Wahbi menjelaskan, berdasarkan pengamatan petugas di lokasi, gumpalan tersebut tidak berbau darah seperti dugaan awal. Hal itu juga telah dipastikan oleh komandannya saat bersama petugas kepolisian.
“Seperti sesuatu yang diberi cairan warna merah lalu dibungkus plastik sampai menggumpal. Bukan janin,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, lokasi penemuan tidak terpantau kamera CCTV sehingga belum diketahui siapa yang membuang benda tersebut.
BACA JUGA:Alasan Takut Dipecat Majikan, Ibu di Surabaya Tega Bunuh Bayi yang Baru Dilahirkan
“CCTV tidak menyorot ke lokasi,” tandasnya.
Sementara itu, Kapolsek Rungkut AKP Agus Santoso membenarkan bahwa benda mencurigakan tersebut telah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Sekarang masih dalam pemeriksaan apakah gumpalan darah itu janin atau bukan,” jelasnya.
BACA JUGA:Tragis! Jenazah Bayi Perempuan Ditemukan Tersangkut di Pintu Intake Dam Rowotamtu Jember
Informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian menyebutkan, terdapat kemungkinan gumpalan tersebut merupakan sisa proses fashdu, yakni metode pengeluaran darah dalam pengobatan alternatif, yang kemudian dibuang ke tempat sampah.
“Masih menunggu dua sampai tiga hari hasil pemeriksaan forensik untuk memastikan. Dugaan sementara darah bekas fashdu,” ujar seorang anggota kepolisian yang enggan disebutkan namanya.
Hingga kini, pihak kepolisian masih menyelidiki kasus tersebut untuk memastikan asal-usul gumpalan darah dan pihak yang membuangnya. (rio)
Sumber:

