DBD Makin Mengganas di Gresik, Korban Meninggal Bertambah Jadi 3 Anak
Ilustrasi anak terjangkit penyakit DBD.--
Sementara itu, Kabid P2P dr Puspitasari Whardani menyebut, satu anak lain meninggal sebelum sempat dirawat di RS rujukan.
BACA JUGA:Varian Baru Belum Ditemukan di Gresik, Kadinkes Jatim: Waspada Transmisi Lokal
Ia menjelaskan, Dinkes Gresik terus melakukan sosialisasi penanganan dan pencegahan DBD. Namun, menurutnya perlu partisipasi aktif dari warga agar pencegahan lebih efektif.
“Yang paling utama adalah rutin melakukan PSN (pemberantasan sarang nyamuk) secara berkelanjutan. Puskesmas juga kami minta untuk melakukan fogging di kampung,” katanya.
Dalam rentang Januari hingga April 2025, Dinkes mencatat 193 warga Gresik terjangkit virus dengue yang disebarkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti tersebut.
BACA JUGA:Gotong Royong Pandemi, Dinkes Terima Ribuan APD dari PT Smelting
“Jika terjadi gejala demam disertai perdarahan dan muntah-muntah, kami imbau segera ke fasilitas layanan kesehatan (Fasyankes) terdekat,” tandasnya.(rez)
Sumber:

