Mengenal Lilis Suryani, Sang Legenda Musik Era 60-an yang Kembali Mengalun Lewat Film Na Willa
Salah satu scene Na Willa bersama Mak (kiri), salah satu album milik penyanyi Lilis Suryani. (Foto: Imdb & Thumbnail Youtube Lilis Surjani–Topic)--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Anak zaman sekarang, terutama Generasi Z, jarang sekali atau bahkan mungkin tidak mengenal penyanyi-penyanyi era dulu. Seiring berjalannya waktu, banyaknya artis dan penyanyi pendatang baru membuat nama-nama legendaris semakin terlupakan.
Namun, berkat film Na Willa yang berlatar tahun 1960-an, penonton mulai mendapat gambaran suasana sosial pada masa itu. Salah satunya melalui lagu “Oh Hesty” yang dinyanyikan oleh Lilis Suryani dan diputar di radio (Erres). Lagu-lagu miliknya digambarkan sering diputar, bahkan menjadi favorit tokoh utama. Lantas, siapakah sebenarnya Lilis Suryani?
BACA JUGA:Mengenang Vidi Aldiano Kelahiran 29 Maret, Perjalanan Hidup dan Karier Penyanyi Tanah Air

Mini Kidi Wipes.--
Dilansir dari wordpress.com, Lilis Suryani lahir di Jakarta pada 22 Agustus 1948. Ia mulai terjun ke dunia musik sejak usia 12 tahun, saat masih duduk di Sekolah Rakyat (SR) Toa Pekong, Pasar Baru. Karier profesionalnya dimulai pada tahun 1963 setelah tampil di TVRI dan mendapat tawaran rekaman dari Irama Records.
Lilis dikenal sebagai pionir yang mempopulerkan lagu-lagu berbahasa daerah seperti Sunda, Minang, dan Jawa secara nasional. Ia juga dianggap sebagai salah satu artis pertama yang berani memadukan irama dangdut dan keroncong ke dalam musik pop.
BACA JUGA:Aila Basyaiban, Penyanyi Multitalenta yang Mengabdi sebagai Relawan Ambulans Jenazah
Selain menyanyikan lagu, ia juga banyak menciptakan karya sendiri. Namun, salah satu lagu yang paling dikenal publik adalah “Gang Kelinci” ciptaan Titiek Puspa yang dibawakannya dengan gaya jenaka.
Lilis Suryani menikah dengan M. Junus Ja’far pada tahun 1967 dan dikaruniai tiga orang anak.
Lagu “Oh Hesty” merupakan ciptaan Lilis Suryani. Dalam catatan biografinya, lagu ini termasuk dalam deretan karya klasik yang tak terlupakan, bersama lagu-lagu lain seperti “Dikala Malam Tiba”, “Tiga Malam”, dan “Air Mata”.
BACA JUGA:Bosan Setelah Silaturahmi Lebaran? Film ‘Na Willa’ Jadi Rekomendasi Tontonan Keluarga 2026
Meskipun telah dikenal sejak 1963, periode 1965–1967 menjadi masa kejayaan Lilis Suryani, terutama di radio-radio seperti RRI dan radio amatir pada masa itu. Pada periode ini, ia bukan hanya sekadar penyanyi, tetapi juga menjadi ikon budaya pop Indonesia.

Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--
Lagu “Oh Hesty” sangat populer di radio karena liriknya yang menyentuh tentang kerinduan, ciri khas lagu-lagu balada Lilis sebelum ia lebih sering membawakan lagu bernuansa ceria.
Sumber:







