iklan ucapan polri-2
pupuk
iklan ulta memorandum

Tak Sekadar Harga Murah, Mitsubishi Srikandi Wiyung Ungkap Pentingnya Jaringan Layanan dan Kepastian Legalitas

Tak Sekadar Harga Murah, Mitsubishi Srikandi Wiyung Ungkap Pentingnya Jaringan Layanan dan Kepastian Legalitas

Sales Manager (SM) PT Srikandi Diamond Indah Motors Wiyung, Didik Iswantoro, serta Management Dealer Training (MDT), Arda Pattirane saat podcast di studio MemorandumTV, Jalan Ketintang Baru III/91, Surabaya.--

SURABAYA, MEMORANDUM.CO.ID - Edukasi mengenai lanskap industri otomotif, dinamika pasar mobil listrik (EV), hingga kewaspadaan terhadap modus penipuan transaksi pembelian kendaraan menjadi sorotan utama dalam program talkshow di podcast MemorandumTV, Jalan Ketintang Baru III/91, Surabaya, pada hari Jumat 1 Oktober 2026.

​Hadir sebagai narasumber, Sales Manager (SM) PT Srikandi Diamond Indah Motors Wiyung, Didik Iswantoro, serta Management Dealer Training (MDT), Arda Pattirane.

BACA JUGA:Mitsubishi Srikandi Wiyung Gelar Promo Bunga 0 Persen dan Diskon hingga Rp 10 Juta

Kedua praktisi otomotif ini membedah secara mendalam peta persaingan industri kendaraan masa kini sekaligus memberikan panduan praktis bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.


Mini kidi--

​Didik Iswantoro menjelaskan bahwa Srikandi Wiyung yang berlokasi di Jalan Raya Lidah Wetan 30A, Surabaya (sekitar 500 meter dari lampu merah Unesa) merupakan bagian dari jaringan nasional yang diperkuat oleh 50 dealer Srikandi dan total 8 sampek 9 jaringan Mitsubishi di Jawa Timur.

Keunggulan utama yang ditawarkan bukan sekadar menjual unit berharga bersaing, melainkan jaminan layanan purna jual (aftersales).

BACA JUGA:Mitsubishi Xpander Terperosok ke Sungai di Benowo Surabaya, Sopir Diduga Microsleep

​"Masyarakat harus melihat rekam jejak dan jaringannya. Kami didukung emergency center 24 jam yang siap melayani hingga ke daerah seperti Mojokerto, Madura, Tuban, Jombang, hingga Sumenep. Dari sisi penyimpanan stok unit, kami memiliki gedung 5 lantai beratap (indoor), sehingga kondisi cat dan fisik mobil konsumen terjamin perawatannya sebelum diserahterimakan," ujar Didik.

​Menanggapi fenomena tren mobil listrik (EV) di Indonesia, Arda Pattirane memberikan sudut pandang kritis dan realistis.

Menurutnya, pasar EV di Indonesia saat ini masih didominasi segmen menengah ke atas sebagai kendaraan ketiga atau sarana uji coba, belum menjadi pilihan utama masyarakat luas secara merata.

BACA JUGA:Kurang dari 24 Jam, Polisi Temukan Truk Mitsubishi Milik Warga Lumajang di Probolinggo

​"Pasar EV di Indonesia unik. Di daerah luar kota besar, infrastruktur pengisian daya (charging station) belum merata. Selain itu, konsumen perlu mempertimbangkan depresiasi harga jual kembali dan biaya pergantian baterai yang bisa mencapai 40 persen dari harga mobil. Dari kacamata bisnis dealer, mobil konvensional dan hibrida masih memberikan kepastian ekosistem perawatan jangka panjang," jelas Arda.

​Sebagai solusi atas kebutuhan kendaraan efisien tanpa kendala pengisian daya, Mitsubishi mengandalkan lini unggulan seperti Xpander di segmen MPV dan Xforce di segmen SUV compact.

Sumber: