Surabaya, Memorandum.co.id - Partai Nasdem optimistis pembahasan Omnibus Law atau yang populer dengan istilah cipta lapangan kerja mampu dibahas DPR hanya dalam waktu 100 hari. Keyakinan ini disampaikan Willy Aditya, Wakil Ketua Banleg DPR RI saat melakukan kegiatan di Surabaya. Saat ini, belum ada keputuan dari pimpinan DPR masalah Omnibus Law akan dibahas oleh alat kelengkapan dewan yang mana. "Namun Badan Legislasi sudah menyiapkan pembahasan tersebut dengan melibatkan lintas fraksi yang pada intinya sepakat dengan gagasan Presiden Jokowi,” ujar Willy Aditya. Sementara itu, terkait munculbya spanduk di Jakarta, Banten dan Bali terkait sikap Partai Nasdem, menurut Willy Aditya, sengaja dilakukan orang-orang yang tidak bertanggungjawab untuk mengadu-domba hubungan Surya Paloh dengan Presiden Jokowi, karena beda pendapat soal RUU Omnibus Law. Willy mengatakan, upaya itu dilakukan oleh pihak-pihak yang tak jelas. “Kami tak persoalkan mereka yang menolak atau setuju dengan RUU Omnibus Law, tapi cara mereka menyampaikan itu yang tak elok. Pak Surya Paloh bilang itu pekerjaan orang pengecut yang sengaja ingin mengadudomba dirinya dengan Presiden Jokowi,” tambah Willy Aditya. Diakui Willy, Partai NasDem sangat intens dengan wacana pengembangan industri yang digagas Presiden Jokowi. Bahkan pihaknya memberikan masukan kepada pemerintah agar belajar dari Korea Selatan dan China yang membangun industrinya melalui proses pembangunan kawasan industri. Sementara itu, Charles Meikyansah, anggota DPR RI dari Fraksi Nasdem menyampaikan, NasDem sudah membentuk tim internal. "Untuk mencari tahu siapa yang memasang spanduk fait accompli di berbagai daerah tersebut. Mungkin itu orangnya nggak senang melihat kemesraan Nasdem dengan Jokowi itu coba gosok-gosok dan cemburu," ujarnya.(*)
Nasdem Yakin Omnibus Law Segera Tuntas
Minggu 08-03-2020,07:57 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 13-04-2026,17:45 WIB
Masuki Babak Akhir, Kejari Situbondo Segera Umumkan Tersangka Kasus Korupsi PUPR
Senin 13-04-2026,09:24 WIB
Live Sosmed Jadi Sarana Pemasaran Pijat Plus-Plus di Surabaya
Senin 13-04-2026,14:22 WIB
Atasi Keluhan Ganti Harga Plastik, Widarto Bagikan Ribuan Goodie Bag di Pasar Tradisional Jember
Senin 13-04-2026,17:50 WIB
Viral Pohon Beringin Tumbang di Situbondo Kembali Tegak Usai Ranting Dipotong
Senin 13-04-2026,08:32 WIB
Masih Ada Warga Miskin Belum Terima Bansos, Plt Wali Kota Madiun Minta Pemutakhiran Data
Terkini
Selasa 14-04-2026,07:20 WIB
Pelarian dari Luka Batin, Psikolog Umsura Ungkap Akar Maraknya Narkoba dan Miras
Selasa 14-04-2026,06:41 WIB
Pertemuan Bilateral, Presiden Prabowo: Pembicaraan Indonesia-Rusia Sangat Produktif dan Kemajuannya Pesat
Selasa 14-04-2026,06:18 WIB
Presiden Prabowo Ucapkan Hari Kosmonaut untuk Putin dan Warga Rusia, Sorot Nama 'Gagarin' di Indonesia
Selasa 14-04-2026,05:56 WIB
Luis Enrique Waspadai Kebangkitan Liverpool, PSG Diminta Jangan Terjebak Rasa Aman
Selasa 14-04-2026,05:49 WIB