Lumajang, Memorandum.co.id - Tidak tanggung-tanggung, dalam sepekan tim Satreskoba Polres Lumajang membekuk lima pengedar sekaligus pecandu sabu. Ironisnya, dari lima tersangka itu, empat di antaranya wanita dan 1 laki-laki. Kelima tersangka, Siti Aisah alias Citra (28), asal Dusun Maronggi, Desa Batu Ampar, Kecamatan Cerme, Kabupaten Bondowoso; Holilatus Sakdiah (38), asal Dusun Krajan, Desa Dawuhan Wetan, Kecamatan Rowokangkung; Junaida (38) dan Yulia Ningsih (30), keduanya warga Dusun Sumbertumpang, Desa Ranuwurung, Kecamatan Randuagung; dan Andi Anto Hartono (26), asal Dusun Krajan Lama, Desa Ranuwurung, Kecamatan Randuagung. Kelima tersangka ditangkap dalam waktu yang berbeda. Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar dalam rilis di halaman Mapolres Lumajang mengatakan, awalnya tim Reskoba Polres Lumajang membekuk Siti Aisah alias Citra yang berprofesi sebagai purel. “Dari tangan tersangka, petugas mengamankan barang-bukti sabu seberat 2,25 gram,” terang Kapolres, Senin (17/2). Selanjutnya, tambah mantan Kasatlantas Polrestabes Surabaya ini pada Kamis (13/2) malam, tim reskoba kembali mendapat informasi jika ada pesta sabu di rumah salah satu tersangka di Desa Ranuwurung, Kecamatan Randuagung. Saat itu, petugas berhasil mengamankan wanita yaitu Junaida (pemilik rumah), Holilatus Sakdiah dan Yulia Ningsih. “Ketiganya tertangkap tangan sedang mengelar pesta sabu di dapur. Selain mengamankan ketiga tersangka, petugas juga menyita sabu seberat 5,06 gram berikut alat isap sabu,” terang Adewira. Dua hari berikutnya, petugas berhasil mengamankan lagi Andi Anto Hartono yang kedapatan mengonsumsi sabu. Selain mengamankan barang bukti alat isap sabu, petugas juga mengamankan sisa sabu seberat 0,22 gram. Menurut pengakuan Andi Anto, sabu dibeli dari tersangka Junaida, satu hari sebelum Junaida tertangkap. Dari hasil pengembangan dan pengakuan tersangka Junaida, selain untuk dikonsumsi sendiri, ternyata ia juga menjual barang haram itu kepada siapapun yang memesannya. “Ini adalah bentuk keseriusan kami untuk menumpas segala bentuk peredaran obat-obta terlarang termasuk sabu. Kami masih mengembangkan siapa jaringan yang kerap memasok barang haram itu ke wilayah Lumajang,” pungkas Adewira. (tri/fer)
Tiga Wanita Nyabu di Dapur
Senin 17-02-2020,21:39 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 20-08-2026,08:50 WIB
Bos Restoran Korea Son Ga Surabaya Menghilang Usai Dilaporkan Kasus Pelecehan Seksual
Rabu 19-08-2026,21:02 WIB
Kejari Geledah Kantor Bawaslu Kota Madiun, 21 Orang Sudah Diperiksa
Rabu 19-08-2026,20:33 WIB
Bupati Jombang Warsubi Siapkan Dukungan Fasilitas Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
Rabu 19-08-2026,22:07 WIB
Peradi SAI Surabaya Buka Konsultasi Hukum Gratis di CFD Taman Bungkul
Rabu 19-08-2026,22:01 WIB
Piala Soeratin 2026, PSSS U-17 Situbondo Berbagi Poin dengan Hizbul Wathan FC
Terkini
Kamis 20-08-2026,18:23 WIB
Data Desil Belum Sinkron, BPS Surabaya Sebut Masih Tunggu Data Kemensos
Kamis 20-08-2026,18:12 WIB
Tabrakan Maut di Sukodadi Lamongan, Vixion Vs Vario Akibatkan 1 Tewas dan 2 Luka
Kamis 20-08-2026,18:06 WIB
ITS Terjunkan Tim Ahli ke NTT, Pastikan Dermaga Maumere Kokoh untuk Jalur Bantuan
Kamis 20-08-2026,17:54 WIB
41 Pasangan Isbat Nikah, Pemkab Lamongan Gratiskan Buku Nikah, KK, dan Akta Kelahiran
Kamis 20-08-2026,17:45 WIB