GRESIK - Puluhan ojek online (ojol) yang bekerja di wilayah Kabupaten Gresik menggelar aksi di depan Kantor Bawaslu, Sabtu (24/11). Dalam demonstrasi tersebut mereka menuntut supaya Prabowo meminta maaf karena dianggap telah menghina profesi mereka. Dalam orasinya, Burhan salah seorang koordinator aksi menyampaikan, Prabowo harus minta maaf secara terbuka. Baik melalui media online maupun cetak. Pernyataan Prabowo sebelumnya membuat para ojek online sakit hati. "Jangan hina kami. Dengan disangkutkan antara pekerjaan yang kami lakukan dengan tingkat pendidikan kami," ujar Burhan dalam orasinya. Sambil membawa kertas mereka melakukan long march dari Bundara I Love GKB di Jalan Jakarta menuju kantor Bawaslu di Jalan Semarang. Setelah menyampaikan tuntutan massa aksi membakar kertas di depan kantor Bawaslu. Kemudian mereka menghentikan aksi dan membubarkan diri. Selama proses aksi berlangsung dijaga ketat oleh aparat kepolisian dari Polres Gresik. (an/har/yok)
Demo Bawaslu, Puluhan Ojek Online Tuntut Prabowo Minta Maaf
Sabtu 24-11-2018,11:40 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 25-03-2026,13:20 WIB
Modus Ngutil di Pakaian Dalam, Karyawan PT UBS Surabaya Didakwa Gelapkan Kawat Emas Senilai Rp 39 Juta
Rabu 25-03-2026,15:52 WIB
Dua Aduan Pembayaran THR Masuk Posko Disnaker Tulungagung, Mayoritas Perusahaan Sudah Patuh
Rabu 25-03-2026,09:00 WIB
Hari yang Fitri Berubah Menjadi Duka: Ketika Maaf Tak Lagi Cukup Menyembuhkan (1)
Rabu 25-03-2026,16:02 WIB
Belum Genap 3 Bulan, Belasan PPPK Paruh Waktu Tulungagung Mengundurkan Diri
Rabu 25-03-2026,16:58 WIB
Belum Sebulan Menjabat, Kajari Jember Yenita Sari Dipindahtugaskan ke Kementerian PKP
Terkini
Kamis 26-03-2026,07:30 WIB
Vinicius Junior Tegaskan Komitmen Jangka Panjang Bersama Real Madrid
Kamis 26-03-2026,07:24 WIB
Mendagri Desak Kepala Daerah Segera Kirim Data agar Bantuan dan Huntap Bisa Dipercepat
Kamis 26-03-2026,07:18 WIB
Pemerintah Rampungkan 101 Sekolah Rakyat, Hadirkan Pendidikan Berasrama Gratis bagi yang Membutuhkan
Kamis 26-03-2026,07:07 WIB
Pemerintah: 38 dari 52 Kabupaten/Kota Terdampak Bencana di Sumatra Sudah Kembali Normal
Kamis 26-03-2026,06:56 WIB