Surabaya, Memorandum.co.id - Kekhawatiran akan kondisi dua belas mahasiswa asal Jawa Timur yang tengah berada di Wuhan, China, terjawab sudah. Ini setelah Gubernur Khofifah Indar Parawansa memastikan mereka di sana kondisinya sehat dan aman dari penyakit mematikan yang disebabkan virus corona itu. Dua belas mahasiswa asal Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tersebut sedianya tengah mengambil beasiswa bahasa Mandarin di Central China Normal University (CCNU), di Wuhan. "Seluruh mahasiswa asal Indonesia, termasuk dari Jatim berada di asrama. Mereka dalam kondisi aman meskipun untuk saat ini mereka belum bisa meninggalkan Wuhan karena transportasi dari dan ke Wuhan ditutup untuk sementara waktu," ungkap Khofifiah di Gedung Negara Grahadi. Khofifah menerangkan, berdasarkan surat resmi dari Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Tiongkok Cabang Wuhan yang diterimanya, diketahui 8 mahasiswa strata satu dan empat mahasiswa strata 2 Jatim merupakan bagian dari 93 mahasiswa dan WNI yang berada di Wuhan. Seluruh mahasiswa dan WNI tersebut, kata Khofifah dimonitor oleh KBRI di Beijing. Pun dengan PPI Tiongkok Cabang Wuhan yang terus berkoordinasi dengan KBRI dan Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia (BHI) Kementerian Luar Negeri. Dalam surat tersebut, lanjut Khofifah disampaikan jika akses transportasi ditutup sementara baik kereta, pesawat, maupun bus dari dan ke Wuhan. Namun demikian, otoritas setempat memastikan distribusi makanan ke Wuhan tidak akan terganggu. "Dikabari kalau seluruh mahasiswa rata-rata tinggal di asrama dan selalu dalam pantauan kampus. Bahkan, hampir seluruh kampus melakukan tindakan pencegahan dengan memberikan masker, sabun cair, dan thermometer gratis kepada mahasiswa," tuturnya. Sementara itu, Khofifah mengatakan jika dirinya terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan Rektor Unesa. Kepada Rektor Unesa, Khofifah meminta untuk terus berkomunikasi untuk memantau dan memastikan seluruh mahasiswa asal Jatim di Wuhan berada pada lokasi yang aman dan dalam kondisi sehat. Selain itu, Khofifah juga akan berkonsultasi dengan Konsulat Jenderal (Konjen) RRT yang ada di Surabaya untuk membantu memantau perkembangan seluruh mahasiswa asal Jatim sehingga tetap terlindungi dari paparan virus corona. "Pemprov Jatim akan melakukan yang terbaik. Karena mereka adalah anak-anak Jatim dan ini menjadi perhatian kita. Termasuk di antaranya mengupayakan opsi pemulangan jika itu merupakan langkah terbaik," imbuhnya. Seperti diketahui, Virus Corona merupakan virus jenis baru yang menyebar dengan sangat cepat. Virus ini juga telah menyebabkan kematian pada banyak orang di beberapa negara, utamanya di China. Otoritas terkait di Thailand, Jepang, Korea Selatan, Amerika Serikat, Kanada, Vietnam, Singapura, Malaysia, Nepal, Prancis, dan Australia telah melaporkan tentang penyebaran virus tersebut. (yok/gus)
Khofifah Pastikan 12 Mahasiswa asal Jatim di Wuhan Sehat
Senin 27-01-2020,05:08 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 25-03-2026,21:36 WIB
Beat Dicuri di Tambak Segaran Surabaya Usai Dipakai Mudik ke Jombang
Rabu 25-03-2026,21:29 WIB
Libur Lebaran Bawa Sukacita di Aceh, Air Terjun 7 Tingkat Jadi Primadona Wisata
Rabu 25-03-2026,17:33 WIB
PMPL ID Spring 2026 Grand Final di Surabaya, 3 Hari Nonstop dari Sore hingga Malam
Rabu 25-03-2026,19:58 WIB
Fraksi PDI-P DPRD Jatim Kritik Kebijakan WFH ASN Pemprov Jatim Dinilai Kontraproduktif
Rabu 25-03-2026,21:00 WIB
Perlahan Pulih dari Bencana, Lebaran Dimeriahkan Balap Robin di Subulussalam Aceh
Terkini
Kamis 26-03-2026,17:09 WIB
ASN Jatim WFH Setiap Rabu Berpotensi Hemat BBM hingga 108 Ribu Liter
Kamis 26-03-2026,17:06 WIB
Mengurangi Penggunaan Plastik sebagai Bagian dari Gaya Hidup Baru
Kamis 26-03-2026,16:59 WIB
Dean James Dicoret, Tim Geypens Resmi Gabung Timnas Indonesia Jelang FIFA Series
Kamis 26-03-2026,16:55 WIB
Ribuan ASN Lumajang Halalbihalal, Bupati Indah Tekankan Integritas dan Pelayanan
Kamis 26-03-2026,16:51 WIB