Surabaya, Memorandum.co.id – Masih banyak ditemukan praktik juru parkir (jukir) yang tidak memberikan karcis kepada pengendara motor atau mobil. Padahal, pengendara sudah membayar retribusi. Dengan memberikan karcis parkir, selain sebagai tanda konsumen sudah membayar, juga masyarakat ikut menambah pemasukan daerah Seperti di Taman Apsari. Di sana marak parkir liar tanpa disertai karcis. Tak tanggung-tanggung, motor dipatok Rp3.000 lalu mobil Rp5.000- 10.000. Padahal sesuai Perwali 29/2018, untuk tarif parkir zona motor hanya dikenakan Rp2 ribu. Sedangkan mobil maksimal Rp5 ribu. “Dishub Surabaya harus menertibkan parkir liar di kawasan Taman Apsari, karena keberadaannya sudah sangat meresahkan,” kata Antoni, salah satu pengunjung taman, Rabu (9/8). Bagaimana selanjutnya …? Selanjutnya baca edisi cetak Koran Memorandum… Baca edisi cetak Koran Memorandum Berlangganan versi digital hubungi : Email : memorandumcoid@gmail.com HP : 081 2310 1890
Praktik Nakal Jukir Tak Beri Karcis
Kamis 10-08-2023,07:00 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 14-06-2026,11:06 WIB
Bhabinkamtibmas Jogorogo Pantau Budidaya Sawi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga di Ngawi
Minggu 14-06-2026,08:37 WIB
Praktik Jual Beli LKS SD di Lamongan Menggurita Puluhan Tahun, Dinas Pendidikan Ngaku Tak Tahu
Minggu 14-06-2026,09:49 WIB
Tragedi Pemotor Tercebur di Proyek Margorejo, Ketua DPRD Surabaya Minta Proyek Drainase Bermasalah Dihentikan
Minggu 14-06-2026,09:44 WIB
Proyek Gorong-Gorong Margorejo Telan Korban Jiwa, DPRD Surabaya Desak Sanksi Pidana dan Blacklist Kontraktor
Minggu 14-06-2026,14:46 WIB
Australia Bungkam Dominasi Turki Dua Gol Tanpa Balas
Terkini
Senin 15-06-2026,07:46 WIB
Pesta Gol di Houston Stadium: Jerman Tampil Perkasa, Gilas Curacao 7-1
Senin 15-06-2026,07:01 WIB
Ribuan Pelari Ikuti Bhayangkara Run 2026 Magetan
Senin 15-06-2026,06:01 WIB
Lolos Tahap Administrasi, 5 Calon Dirut PDAM Madiun Bersiap Hadapi Uji Kelayakan
Minggu 14-06-2026,21:06 WIB
Kuasa Hukum Tersangka Pemalsu SK ASN Gresik Sebut Ada Dugaan Keterlibatan 2 ASN Aktif
Minggu 14-06-2026,20:56 WIB