Malang, memorandum.co.id - Satlantas Polresta Malang Kota terus berinovasi dalam melayani Pemohon Surat Ijin Mengemudi (SIM). Setelah mempermudah dalam prosesi uji pratek SIM, kini kembali meluncurkan, SIM polisi RW Melayani (SIMPONI). Konsep dan inovasi ini, bertujuan untuk memberikan layanan yang lebih efisien. Mengedepankan peran Polisi RW dalam pengurus SIM. Diresmikan langsung, Kapolresta Malang Kota, Kombes. Pol. Budi Hermanto di Kantor SATPAS Polresta Malang Kota, Rabu (09/08/23). "Nantinya Polisi RW akan berkeliling mengakomodir masyarakat ingin memiliki SIM A atau C. Nantinya dikomunikasikan dan didampingi hingga pembuatannya,” terang Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto, Rabu (09/08/23). Mekanisme SIMPONI cukup sederhana. Syarat utama adalah memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang sesuai dengan domisili di wilayah RW yang bersangkutan. Pemohon dari luar Kota Malang, tetapi memiliki domisili di RW yang sama, diwajibkan melampirkan Surat Keterangan RW saat mengajukan permohonan SIM. Proses pengajuan, dimulai dengan pemohon SIM memberikan KTP kepada Polisi RW, atau Ketua RW setempat. Selanjutnya, Polisi RW mendampingi pemohon di Satuan Pelayanan SIM (Satpas), sesuai prosedur yang berlaku. Meski difasilitasi Polisi RW,/pembuatan SIM tidak ada yang berbeda. Pemohon harus mengikuti tahapan yang berlaku, mulai tes psikologi, tes kesehatan, tes teori, hingga, praktik "Kami sudah berikan jadwal Simponi. Mulai Senin sampai Sabtu. Sehari Satpas melayani 200 pemohon, kami berharap ini bisa berjalan dan dimanfaatkan masyarakat dengan baik,” lanjutnya. Selain itu, Peran Polisi RW dimaksudkan untuk memberikan komunikasi positif ke masyarakat, tentang pembuatan SIM. Selama ini, banyak stigma masyarakat membuat SIM membutuhkan proses yang sulit. “Banyak animo masyarakat ingin buat SIM selalu berpraduga pembuatan SIM itu sulit. Kehadiran Polisi RW bisa berikan komunikasi positif ke masyarakat, apalagi kami ada coaching clinic serta remedial teaching bagi pemohon,” pungkas Kombes BuHer.. Sementara itu Kasatlantas Polresta Malang Kota Kompol Akhmad Fany Rakhim, mengatakan, layanan Simponi tidak diberikan perlakuan khusus. Pemohon tetap membayar PNPB SIM sesuai ketentuan. “Nanti pemohon dari Simponi akan terkanalisasi sehingga masyarakat lain lebih nyaman,” terangnya. Untuk memastikan ketersediaan pelayanan, SIMPONI memiliki jadwal pelayanan yang terstruktur setiap hari kerja. Setiap harinya memiliki lokasi dan Polsek yang berbeda dari 5 polres. Semua telah dijadwalkan. (edr/ziz)
SIMPONI, Layanan Kemudahan Terbaru Bagi Pemohon SIM
Rabu 09-08-2023,14:39 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 06-11-2026,18:40 WIB
Terbengkalai Tujuh Tahun, Aset Pemkot Surabaya di Jalan Jepara Disiapkan untuk Relokasi Pasar PPI
Jumat 06-11-2026,19:09 WIB
Komisi A DPRD Jatim Soroti Kekurangan 13 Jabatan OPD di Pemprov Jawa Timur
Jumat 06-11-2026,17:21 WIB
SPPG Sidokumpul Lamongan Berhenti Operasi, Siswa Empat Sekolah Tak Terima MBG
Jumat 06-11-2026,23:08 WIB
Golkar Buka Suara soal Isu Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Nama Bahlil Terseret
Jumat 06-11-2026,18:24 WIB
Bahan Baku Obat Indonesia Masih 80 Persen Impor, Hilirisasi Herbal Lokal Dipercepat
Terkini
Sabtu 07-11-2026,15:41 WIB
APBD 2027, Pemkab Pasuruan Alokasikan Anggaran untuk 3 Proyek Strategis
Sabtu 07-11-2026,15:15 WIB
Gratis, Dapur Pejuang Jalanan dan Pemasangan Alarm Polrestabes Surabaya di Taman Bungkul Diserbu Warga
Sabtu 07-11-2026,14:37 WIB
Universitas Brawijaya Kukuhkan 4 Profesor Baru, Siap Ciptakan Inovasi Energi Hijau dan Pangan Adaptif
Sabtu 07-11-2026,14:14 WIB
Putra Daerah Bojonegoro Slamet Supriyadi Terima Sijil Penghargaan Internasional dari KOPDAB
Sabtu 07-11-2026,13:53 WIB