Gresik, memorandum.co.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik sedang mengkaji pembangunan kawasan industri hasil tembakau (KIHT). Kawasan ini dimaksudkan untuk mendorong peningkatan hasil panen petani tembakau serta mendongkrak perolehan cukai negara. Pembahasan KIHT di Kota Santri sudah mulai bergulir. Hal itu disampaikan Asisten II Setda Gresik Eddy Hadisiswoyo saat sosialisasi gerakan gempur rokok ilegal di Desa Laban, Kecamatan Menganti, kemarin. Harapannya rencena tersebut bisa terealisasi. Eddy menjelaskan, lokasi kawasan tersebut masih digambar dalam Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW). Titiknya tentu harus menyesuaikan dengan perencanaan tata kota. Sehingga bisa sesuai dengan potensi kewilayahan di Gresik. "Lokasinya masih digambar dalam RTRW. Kawasan Industri Hasil Tembakau ini akan menjadi ruang gerak bagi hasil panen dan penjualan produk tembakau. Larinya adalah industri menengah, karena kalau tidak diwadahi mereka bisa liar," tandas Eddy. KIHT juga memberikan kemudahan dan kestabilan dalam distribusi hasil panen tembakau. Seperti halnya mendorong kestabilan harga saat musim panen tiba. Sebab, hal ini menjadi permasalahan yang kerap dihadapi petani. Rencana pembangunan KIHT itu juga dibenarkan Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi (Kasi PIL) Bea Cukai Gresik, Eko Rudi Hartono. "Sesuai arahan Sekda Gresik memang sedang dibahas KIHT tersebut. Masih mencari lokasinya, setidaknya 5 hektar," tandas Eko.(and/har)
Gresik Kaji Kawasan Industri Hasil Tembakau
Kamis 27-07-2023,09:53 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 10-04-2026,20:45 WIB
Isu OTT KPK di Tulungagung Beredar, Mapolres Dijaga Ketat
Jumat 10-04-2026,22:23 WIB
Pejabat dan ASN Datangi Mapolres Tulungagung Secara Bergelombang
Jumat 10-04-2026,15:33 WIB
Sindikat SK Palsu Terbongkar, Oknum ASN Aktif dan Pecatan PNS Gresik Diduga Tipu Belasan Warga Ratusan Juta
Jumat 10-04-2026,16:51 WIB
Perkuat Pengawasan WNA, Imigrasi Cilegon Satukan Langkah Lewat Rapat TIMPORA
Jumat 10-04-2026,17:57 WIB
Wabup Magetan Minta Rencana Outing Class SMP ke Bali Senilai Rp 1,3 Juta Dipertimbangkan Lagi
Terkini
Sabtu 11-04-2026,15:26 WIB
Polsek Tempursari Intensifkan Patroli, Antisipasi Kejahatan dan Jaga Kamtibmas
Sabtu 11-04-2026,15:12 WIB
Kapolres Bojonegoro Beri Hadiah Laptop ke Daffa Bocah Jenius Asal Kecamatan Dander
Sabtu 11-04-2026,15:04 WIB
Menuju Porprov 2027, Surabaya Matangkan Atlet Lewat 40 Cabor Piala Wali Kota
Sabtu 11-04-2026,14:53 WIB
Menanti 20 Tahun, Warga Desa Nglembu Boyolali Segera Punya Jembatan Gantung Permanen
Sabtu 11-04-2026,14:38 WIB