Pasuruan, memorandum.co.id-Kecelakaan maut terjadi di jalur tengkorak Malang – Surabaya. Tepatnya di Desa Sentul Kecamatan Purwodadi Kabupaten Pasuruan, Rabu (26/7) sekira pukul 07.30 WIB. Dalam musibah tersebut dua orang meninggal dunia. Saksi mata di tempat kejadian menyebutkan, kecelakaan yang mengakibatkan dua orang pengendara motor tersebut meninggal dunia berawal dari sebuah kendaraan Kijang Super nopol N 1103 RG. Kijang tersebut melaju dari arah Surabaya. Kendaraan tersebut sempat bersenggolan dengan bus PO Restu nopol N 7167 UH dari arah yang sama. Setelah bersenggolan, baik mobil Kijang maupun bus sama-sama keluar ke jalur berlawanan. Keduanya berbalik arah berada di jalur Malang. Pada saat bersamaan, dari jalur Malang melaju tiga motor. Sehingga semuanya menjadi korban setelah tertabrak kijang dan bus. Para penumpang motor semuanya terpental dari kendaraannya masing-masing dan jatuh ke jalan raya. Tiga motor tersebut adalah Honda Beat nopol N 2426 XV, Yamaha Mio nopol N 5977 GA, dan Honda Revo nopol N 2230 ECL. Kasat Lantas Polres Pasuruan, AKP Yudhi Anugrah Putra menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut terjadi akibat mobil Kijang hendak mendahului sebuah kendaraan lain di depannya. Sang sopir tidak melihat kaca spion kanan, sehingga tidak mengetahui jika di lajur kanan tersebut melaju sebuah bus. Dan senggolan dua kendaraan itu tak terelakkan. "Kendaraan bus dan kijang bersenggolan body. Kedua sopir tidak bisa menguasai kemudinya, lalu keluar jalur berlawanan," jelas AKP Yudhi Anugrah Putra di lokasi kejadian, Rabu (26/7). Dalam kecelakaan tersebut, dua orang pengendara motor dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Yakni, Fatimah Daniyah Hanum (21), warga Kelurahan Kejayan Kabupaten Pasuruan. Ia merupakan pengendara motor honda beat nopol N 2426 XV. Lalu Mochammad Abdullah Fatah (23), warga Kecamatan Kalipare Kabupaten Malang. Dan pengendara Honda revo nopol N 2230 ECL. Sementara penumpang honda revo, Awang Hermawan (19), warga Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan mengalami luka memar. Kemudian Roke Yoseva (42), warga Kecamatan Lawang Kabupaten Malang pengemudi yamaha mio nopol N 5977 GA juga mengalami luka memar. Mereka dilarikan ke RSUD Lawang untuk menjalani perawatan medis. Pengemudi kendaraan Kijang, Mustofa (33) tercatat sebagai warga Kelurahan Kejayan. Ia bersama penumpangnya Samsul Huda (45), warga Kecamatan Winongan. Keduanya mengalami luka ringan dan dibawa ke rumah sakit Medika Lawang untuk penanganan medis. Polisi dari Satlantas Pasuruan yang melakukan olah TKP di jalur tengkorak Purwodadi memastikan bahwa kecelakaan tersebut terjadi akibat sang sopir kijang kurang konsentrasi dalam mengemudikan kendaraannya. Bus restu dengan berpenumpang 30 orang yang dikemudikan oleh Didik Setyo Hariyanto (46), warga Kecamatan Gondang Kabupaten Tulungagung tidak mengalami luka. Kendaraan bus juga ikut diperiksa oleh petugas dari Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan dinyatakan laik jalan. (kd/mh/ono)
Senggolan Bus-Kijang di Purwodadi, Tiga Tewas
Rabu 26-07-2023,20:32 WIB
Reporter : Eko Yudiono
Editor : Eko Yudiono
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 10-01-2026,13:49 WIB
Wajah Baru Delik Perzinahan Pasal 411-412, Pengamat: Bisa Dipidana 1 Tahun
Sabtu 10-01-2026,06:29 WIB
Pipa PDAM Perumda Giri Tirta Bocor, Putus Akses Air Bersih ke Ribuan Warga dan Industri
Sabtu 10-01-2026,06:01 WIB
Pimpin PSI Jatim, Bagus Panuntun Tekankan Mental Petarung Kader PSI Jatim
Sabtu 10-01-2026,09:45 WIB
Polisi Selidiki Pencurian 1 Karung Paket Kurir Ekspedisi di Surabaya
Sabtu 10-01-2026,07:07 WIB
Desa Dipaksa Kreatif atau Bertahan?
Terkini
Sabtu 10-01-2026,21:56 WIB
CSA Allstar Menang 4-2 atas Sumput FC, Bukti Kekompakan dan Semangat Olahraga Sehat
Sabtu 10-01-2026,21:51 WIB
Peringati Hari Gerakan Satu Juta Pohon, Khofifah Ajak Warga Jawa Timur Peduli Lingkungan
Sabtu 10-01-2026,21:18 WIB
PBN Gelar Festival Uji Tembak Batu di Surabaya
Sabtu 10-01-2026,20:48 WIB
Lecehkan Santriwati, Anak Pemilik Sebuah Ponpes di Bangkalan Masuk Penjara
Sabtu 10-01-2026,18:46 WIB