Kediri, memorandum.co.id- Ada sebanyak lima pelaku dari oknum perguruan silat dibekuk Satreskrim Polres Kediri karena melakukan pembacokan dan penganiayaan terhadap pemuda yang terjadi pada Rabu (21/6/2023) dinihari. Oknum perguruan silat itu melancarkan aksinya di dua tempat kejadian yakni di wilayah Kecamatan Ngasem dan Pagu. Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Rizkika Atmadha Putra mengatakan, peristiwa itu berawal dari tantangan yang ada di grub WhatsApp. Pada saat itu lima pelaku dari oknum perguruan silat ini kemudian mencari para penantang yang diduga dari perguruan lain di wilayah Ngasem. Karena tidak bertemu, mereka kemudian melakukan sweeping bersama 50 rombongan lainnya. “Motif pelaku ini awalnya dapat tantangan dari grup-grup WhatsApp dan mereka mereka ini mengakui ditantang oleh salah satu grup arus bawah lah dari perguruan silat," jelasnya, Senin (26/6/2023). Tantangan itu diberikan dua titik di wilayah Ngasem, tapi karena penantang ini tak ada akhirnya yang bersangkutan maksa sweeping dengan 10-15 kendaraan roda dua. Saat sweeping sekitar pukul 01.30 WIB mereka menemukan korban bernama Elang Elgibran (22) asal Desa Balerejo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung bersama teman-temannya saat mencari tambal ban di Jalan Erlangga Desa Gogorante, Kecamatan Ngasem. Dari salah satu di antara mereka menggunakan atribut dari perguruan silat lainnya. "Pelaku langsung menghampiri untuk memukul dan mengayunkan celurit yang disimpan di balik jaketnya sehingga membuat korban Elang terjatuh terkapar dengan luka di paha kiri dan kanan punggung serta dibawa ke RSUD SLG," ungkapnya. Tak hanya itu, mereka sebelumnya juga membacok Moh Nur Shodiq Mualifi (22) asal Desa Sukoanyar Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri di Desa Menang, Kecamatan Pagu. Rizkika menuturkan, polisi yang menerima laporan itu bergerak cepat untuk melakukan penyelidikan. Resmob Polres Kediri dibantu Polsek Ngasem dan Polsek Pagu akhirnya berhasil mengindentifikasi pelaku dan menangkapnya secara terpisah, masing-masing dalam pelariannya. Ada yang satu orang di tangkap di Surabaya, Jombang, dan Sidoarjo. Sedangkan, dua pelaku lainnya masih di bawah umur ini ditangkap di Kediri. Selain itu, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti seperti sajam celurit, batu, kaos, maupun jaket. Pelaku masing-masing, MJ (23) asal Kabupaten Jombang yang ditangkap pertama di Surabaya. ANB (18) asal Nganjuk, BAF (21) Kecamatan Kayen Kidul, serta FAS (17) asal Jombang dan VFP (15) asal Kecamatan Gampengrejo. "Selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke Polres Kediri untuk proses lebih lanjut," tutupnya. (mon/ono)
Bacok Pemuda, Oknum Perguruan Silat Diringkus Polisi
Senin 26-06-2023,17:32 WIB
Reporter : Eko Yudiono
Editor : Eko Yudiono
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 06-11-2026,18:40 WIB
Terbengkalai Tujuh Tahun, Aset Pemkot Surabaya di Jalan Jepara Disiapkan untuk Relokasi Pasar PPI
Jumat 06-11-2026,19:09 WIB
Komisi A DPRD Jatim Soroti Kekurangan 13 Jabatan OPD di Pemprov Jawa Timur
Jumat 06-11-2026,23:08 WIB
Golkar Buka Suara soal Isu Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Nama Bahlil Terseret
Jumat 06-11-2026,18:24 WIB
Bahan Baku Obat Indonesia Masih 80 Persen Impor, Hilirisasi Herbal Lokal Dipercepat
Sabtu 07-11-2026,07:29 WIB
Teater Digital dan Ilusi Nyali
Terkini
Sabtu 07-11-2026,16:39 WIB
Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Kecamatan Ngantru Gelar Donor Darah Diikuti Puluhan Warga
Sabtu 07-11-2026,15:41 WIB
APBD 2027, Pemkab Pasuruan Alokasikan Anggaran untuk 3 Proyek Strategis
Sabtu 07-11-2026,15:15 WIB
Gratis, Dapur Pejuang Jalanan dan Pemasangan Alarm Polrestabes Surabaya di Taman Bungkul Diserbu Warga
Sabtu 07-11-2026,14:37 WIB
Universitas Brawijaya Kukuhkan 4 Profesor Baru, Siap Ciptakan Inovasi Energi Hijau dan Pangan Adaptif
Sabtu 07-11-2026,14:14 WIB