Pasuruan, Memorandum.co.id - Satreskrim Polres Pasuruan berhasil membekuk sindikat pembobol ruko di Taman Dayu Pandaan. Sebanyak 4 dari 5 pelaku berhasil diamankan petugas. Dari 4 pelaku itu, tiga diantaranya diamankan di Polres Klaten Jawa Tengah. Karena kasus serupa. Satu pelaku diamankan Polres Pasuruan. Dan satu pelaku lagi masih berstatus DPO alias buron. Para pembobolan ini menyasar ruko milik distributor voucher atau kartu internet merk Indosat. Satu pelaku yang berhasil dibekuk Satreskrim Polres Pasuruan atas nama M Zen Syahputra (28), warga Sumatera, pada Senin (19/6/2023) dini hari atau sekira pukul 4.30 WIB. "Tersangka M Zen Syahputra kami bekuk di lokasi persembunyiannya di wilayah Kediri," jelas Kapolres Pasuruan, AKBP Bayu Pratama Gubunagi usai lomba memasak di Mapolres Pasuruan, Selasa (20/6). AKBP Bayu menerangkan jika Zen merupakan otak dari aksi pembobolan ruko tersebut. Zen memberikan informasi dan titik lokasi ruko kepada empat tersangka lainnya. Sementara 4 pelaku lain bertugas sebagai eksekutor. Mereka adalah Iwan alias Doni, Hery Surya alias Uya, Tri Arianto alias Kutik dan seorang lelaki berinisial E yang kini sebagai DPO. "Ketiga pelaku sebelumnya lebih dulu dibekuk oleh Polres Klaten. Sementara E masih jadi DPO," tegasnya. Bayu menerangkan sebelumnya petugas bergerak setelah mendapatkan laporan dari korban bernama Jono Alvin. Warga Lampung ini yang sebagai penanggung jawab dari distributor ruko voucher Indosat tersebut. Kapolres menambahkan, aksi pembobolan ruko tersebut terjadi saat waktu berbuka puasa. Tepatnya pada 3 April 2023 sekira pukul 18.00 WIB. Melihat kondisi suasana yang sepi, empat pelaku merangsek masuk melalui halaman belakang. Mereka bergantian menjebol tembok belakang ruko. Total kartu voucher internet Indosat yang dicuri sebanyak 7 kardus. Totalnya berisi 64.707 keping. Jika ditotal, dari 7 kardus voucher internet itu lebih dari Rp 800 juta. "Nilai kerugian korban akibat pencurian ini sebesar Rp 814 juta," terangnya. Setelah berhasil membobol ruko, semua barang hasil pencurian dibawa oleh keempat pelaku ke wilayah Tulungagung. Disana mereka bertemu kembali dengan tersangka lain, M Zen Syahputra. "Dalam pertemuan di Tulungagung itu, semua barang hasil pencurian diserahkan oleh tersangka M Zen," ungkapnya. Dihadapan penyidik, kartu voucher internet itu telah dijual semuanya di wilayah Bogor, Provinsi Jawa Barat. Dan dimungkinkan juga di wilayah Jawa Tengah. "Selain mengamankan tersangka, semua barang bukti yang terkait pencurian ini juga sudah kami amankan," tandasnya. (mh/gus)
Polisi Tangkap Pelaku Spesial Bobol Ruko
Rabu 21-06-2023,07:46 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 06-11-2026,18:40 WIB
Terbengkalai Tujuh Tahun, Aset Pemkot Surabaya di Jalan Jepara Disiapkan untuk Relokasi Pasar PPI
Jumat 06-11-2026,19:09 WIB
Komisi A DPRD Jatim Soroti Kekurangan 13 Jabatan OPD di Pemprov Jawa Timur
Jumat 06-11-2026,23:08 WIB
Golkar Buka Suara soal Isu Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Nama Bahlil Terseret
Jumat 06-11-2026,18:24 WIB
Bahan Baku Obat Indonesia Masih 80 Persen Impor, Hilirisasi Herbal Lokal Dipercepat
Jumat 06-11-2026,17:21 WIB
SPPG Sidokumpul Lamongan Berhenti Operasi, Siswa Empat Sekolah Tak Terima MBG
Terkini
Sabtu 07-11-2026,14:37 WIB
Universitas Brawijaya Kukuhkan 4 Profesor Baru, Siap Ciptakan Inovasi Energi Hijau dan Pangan Adaptif
Sabtu 07-11-2026,14:14 WIB
Putra Daerah Bojonegoro Slamet Supriyadi Terima Sijil Penghargaan Internasional dari KOPDAB
Sabtu 07-11-2026,13:53 WIB
Cegah Narkoba Masuk Keluarga, Kapolda Jatim: Ambil Hati Masyarakat, Jangan Ambil Hartanya
Sabtu 07-11-2026,13:39 WIB
Hadapi Musim Hujan, Kapolres Mojokerto Kerahkan Kekuatan Siaga Bencana
Sabtu 07-11-2026,13:13 WIB