Surabaya, memorandum.co.id - Peredaran narkotika yang dikendalikan dari lapas atau rutan, tetap mendominasi di Jatim. Dari ungkap Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jatim yang mencapai 62 kilogram sabu, 3.988 gram ganja, dan 1.181 butir ekstasi dari para kurir dan pengedar mengaku barang merupakan pesanan dari lapas. Hal ini diungkapkan Kepala BNNP Jatim Brigjenpol Bambang Priyambadha, Senin (16/12). "Jaringan di lapas, kami punya macam-macam ada jaringan Madura, Aceh, Jakarta, Medan dan semuanya ini juga masing-masing punya pengendali di lembaga pemasyarakatan," jelas mantan Direktur Reskrimum Polda Jatim ini. Lanjut Bambang, dari pengendali di lapas tersebut ada yang sudah diamankan dan ada yang belum. "Ada kesulitan pada saat kita tangkap. Contoh, sudah penyelidikan dan pengiriman Jakarta dan melalui darat. Kita sudah sanggong di Jakarta, dengan barang bukti 15 kilogram sabu dan ekstasi dalam jumlah banyak sehingga kerja sama dengan BNN DKI Jakarta dan BNN," jelasnya. Tambahnya, karena dengan modus yang cukup banyak, maka pihaknya akan bekerja sama dengan beberapa instansi untuk membongkar jaringan narkotika ini. "Baik bandara, pelabuhan, kereta api, terminal bus, dan jalan tol. Kami sudah cukup bagus, tinggal saat ini adalah kenapa pengendali tetap di lapas," tegas mantan Wakapolda Sulawesi Tenggara ini. Untuk itu, Bambang meminta jangan sampai HP masuk ke lapas akan memotong jaringan narkotika. "Kalau lapas bisa melakukan itu maka sangat baik sekali. Karena selama ini komunikasi masih dilakukan melalui HP, jika itu masih ada maka peredaran narkotika tidak akan putus," beber Bambang. Untuk itu, ada wacana antara BNN dengan Kemenkumham, di mana setiap pengguna yang sudah divonis sebanyak 20 orang langsung direhabilitasi di BNN. "Ini salah satu cara untuk mencegah banyaknya narapidana di lapas. Tapi ini masih dalam pembahasan," ujar mantan Kepala BNNP Sulawesi Tenggara ini. (fer/tyo)
Napi Lapas Dominasi Meningkatnya Narkotika di Jatim
Senin 16-12-2019,22:58 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 21-10-2026,10:51 WIB
Penjaga Toko Akui Dapat Bocoran Jadwal Razia, Toko Miras di Tenggilis Mejoyo Pilih Tutup Lebih Awal
Rabu 21-10-2026,17:15 WIB
Qatar Airways Gugat Putusan BPSK Surabaya, Diminta Ganti Rugi Rp206 Juta gegara Koper Hilang
Rabu 21-10-2026,08:49 WIB
Dipicu Masalah Harta, Ayah Bacok Dua Anak Kandung di Gereja Galilea Surabaya
Rabu 21-10-2026,07:58 WIB
Bacok Remaja Pakai Celurit, 5 Anggota Silat Dicokok URC Jaka Tingkir Polres Lamongan
Terkini
Kamis 22-10-2026,05:08 WIB
Polri dan Kemenhub Perkuat Pengamanan Nataru 2026, Antisipasi Kecelakaan Transportasi
Kamis 22-10-2026,04:07 WIB
157 Ribu UMKM Lamongan Didorong Go Digital, Pak Yes Bidik Pasar TikTok Shop
Kamis 22-10-2026,03:05 WIB
Persik Kediri Bidik Tiga Poin atas PSS Sleman, Park Jun-heong Pede Macan Putih Menang
Kamis 22-10-2026,02:07 WIB
36 OTT KPK Era Prabowo-Gibran, Mayoritas Sasar Kepala Daerah
Kamis 22-10-2026,01:07 WIB