Gresik, memorandum.co.id - Pemkab Gresik masih memiliki pekerjaan rumah terkait banyaknya rumah tidak layak huni (RTLH). Data terakhir jumlahnya mencapai 6.608 RTLH. Berbagai upaya telah dilakukan untuk menekan angka tersebut, antara lain menggandeng CSR perusahaan. Untuk mengatasi persoalan RTLH, Pemkab Gresik melalui Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) mentargetkan pernurunan 400 - 500 per tahun. Selain anggaran daerah, juga membuka kerja sama perusahaan, termasuk kerja sama lembaga horizontal TNI. Salah satu warga yang mendapat manfat program tersebut adalah Abdul Karim, warga Dusun Telogogede, Desa Ngasin. Rumahnya yang roboh, masuk dalam program bantuan bedah RTLH. Pemerintah memberikan bantuan stimulan material bangunan. Termasuk uang tunai dari Baznas. "Alhamdulillah, saya sangat bahagia mendapat bantuan ini. Rumah saya yang roboh sejak tahun lalu dan sampai sekarang belum mampu memperbaiki. Tapi sebentar lagi bisa dibangun lagi berkat bantuan dari Pemkab Gresik dan Baznas," ucap Abdul Karim, Selasa (13/6/2023). Ucapan rasa syukur terus terucap saat Wabup Gresik Aminatun Habibah datang menyerahkan bantuan tersebut. Abdul Karim mengaku, keterbatasan ekonomi membuatnya kesulitan memperbaiki rumahnya yang saat ini sudah rata dengan tanah. Bahkan harus menumpang tinggal di rumah pamannya. Wabup Gresik berharap adanya program RTLH mampu meringankan bantuan masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan bedah RTLH. Bu Min menegaskan, rumah merupakan kebutuhan primer bagi masyarakat. Oleh karenanya, dalam pemenuhannya wajib diusahakan. "Awalnya kita menerima laporan dari Pak Camat, bahwa ada rumah warga yang roboh. Dari laporan ini, kita tindak lanjuti bersama Dinas CKPKP dan Baznas. Walaupun tidak banyak, tapi alhamdulillah nanti pihak desa bisa membantu lebih lanjut," terang Bu Min.(and/har/udi)
Ada 6.608 Rumah Tidak Layak Huni di Gresik
Selasa 13-06-2023,18:22 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 31-10-2026,06:19 WIB
Istri di Mana-mana, Anak Terlupakan (6): Warisan Luka dan Harga Mahal Sebuah Tanggung Jawab
Sabtu 31-10-2026,16:53 WIB
Puluhan Jurnalis Kediri Riding Wisata, Bantu Pemkot Dongkrak Kunjungan Wisatawan
Sabtu 31-10-2026,09:36 WIB
Pelaku Penusukan di Jembatan Nginden Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Jagir
Sabtu 31-10-2026,14:36 WIB
Bank Mandiri Taspen Ajak Nasabah Pensiunan Hidup Sehat dan Aktif Lewat Program Mantap Bergerak di Ngawi
Sabtu 31-10-2026,17:57 WIB
Pelaku Penusukan di Jembatan Nginden Ternyata Warga Luar Pulau, Ditemukan Tewas di Sungai Jagir
Terkini
Minggu 01-11-2026,01:16 WIB
Gus Halim Resmi Kukuhkan Pengurus DPC PKB Kabupaten Madiun Periode 2026-2031
Sabtu 31-10-2026,23:16 WIB
Rakyat Tunggu Ekspansi Trans Jatim Rute Mojokerto–Jombang, Koneksikan Trowulan hingga Wisata Religi Gus Dur
Sabtu 31-10-2026,21:21 WIB
Dewan Jatim Awasi Penggunaan Anggaran Rp7,71 Miliar untuk Pulihkan Pascakebakaran Tahura Raden Soerjo
Sabtu 31-10-2026,20:56 WIB
Trans Jatim Koridor 2 Beroperasi, Wawali Heli Suyanto Pastikan Perkuat Konektivitas Transportasi Malang Raya
Sabtu 31-10-2026,20:28 WIB