Gresik, memorandum.co.id - Tangis Dodik dan Yani pecah saat mendatangi Mapolsek Menganti. Pasangan suami istri (pasutri) asal Jetis, Kota Surabaya itu masih tidak menyangka. Cucu kesayangannya, AZ yang berusia 9 tahun tewas secara tragis di tangan ayah kandungnya sendiri Muhammad Qo'dad Af'alul Kirom alias Afan, 29 tahun. AZ ditemukan dengan 24 luka tusukan di sebuah rumah kontrakan Desa Putatlor, Kecamatan Menganti, Gresik, Sabtu (29/4) lalu. Korban meregang nyawa usai ditikam puluhan kali menggunakan pisau dapur oleh ayahnya sendiri. Saat itu korban sedang lelap tertidur. Kepergian bocah kelas 2 SD itu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Terutama Dodik dan Yani yang merupakan kakek dan nenek korban. "Kami kakek dan nenek AZ pak. Ayah ibu dari ibu cucu saya," kata Dodik saat mendatangi Mapolsek Menganti, kemarin. Pasutri berusia 60 tahun itu tidak mampu membendung air mata. Keduanya menangis histeris. Sedih bercampur murka. Di kantor polisi, Dodik dan Yani bertemu dengan tersangka Afan, yang tidak lain menantunya. Umpatan pun seketika terlontar. Suasana Mapolsek Menganti pun berubah seketika. Tangis histeris kakek dan nenek itu menyayat hati setiap orang yang melihatnya. "Anak gila kamu ini, hukum mati saja itu pak. Suami istri kok pada gila semua," umpat Dodik kepada Afan saat digelandang petugas. Dodik bercerita, cucu perempuannya itu sempat tinggal bersamanya setelah keluar dari pondok. Namun, sebelum lebaran, tersangka dan istrinya datang membawa korban. "Sudah enak sama kita, sebelum lebaran kemarin di ambil oleh anak saya dan bojone seng bangsat iku," tukasnya penuh amarah. Bahkan, secara tegas Dodik menyebut anak dan menantunya itu manusia gila dan biadab. Kok bisa tega - teganya membunuh anak kandung sendiri dengan sadis. "Iku sak bojone podo-podo gendeng e pak. Senengan nyabu karo iku. (Itu suami istri gila semua. Suka pakai narkoba keduanya itu)," tandasnya. "Kudu tak pateni ae bapak e. Kok iso nduk, malah dipateni bapakmu dewe. (Mau saya bunuh sendiri saja ayahnya (Tersangka). Kok bisa nak (korban), sampai dibunuh ayahmu sendiri)," pungkas Dodik sembari menangis bersama istrinya. Berbeda dengan mertuanya, tersangka Afan malah membuat pengakuan yang mengejutkan. Sudah ditetapkan sebagai tersangka, dia mengaku tidak menyesali perbuatannya. Katanya, itu dilakukan agar sang putri tenang dan masuk surga. Betapa tidak, perbuatan sadis menghujani tubuh anak sendiri dengan pisau tak membuatnya merasa bersalah. Bahkan, ia tampak tenang ketika diamankan pihak kepolisian. "Nggak (tidak menyesal, red). Biar anak saya tenang dan masuk surga. Dia kan masih kecil, kalau meninggal masuk surga," katanya tanpa penyesalan. Satreskrim Polres Gresik mengungkap kasus pembunuhan bocah berusia 9 tahun yang dilakukan ayah kandungnya sendiri di rumah kontrakan Desa Putatlor, Kecamatan Menganti, Gresik, Sabtu (29/4/2023). Tersangka begitu sadis dan biadab dalam menghabisi nyawa korban AZK. Ditemukan 24 luka tusukan. Hal tersebut diungkapkan Wakapolres Gresik Kompol Erika Purwana Putra saat merilis tersangka di Mapolres Gresik. "Dari hasil visum, ditemukan sebanyak 24 luka tusukan pada tubuh korban. Yakni semuanya di bagian punggung. Tiga di antaranya tembus bagian dada dan mengenai jantung," tandasnya. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Gresik Iptu Aldhino Prima Wirdhan mengatakan tersangka dijerat pasal berlapis pembunuhan berencana. Yakni Pasal 340 KUHP jo Pasal 44 Ayat 3 UU Nomor 23 Tahun 2004. "Perbuatan tersangka sangat keji terhadap anak kandungnya sendiri. Kita kenakan Pasal 340 pembunuhan berencana dengan ancaman maksimal hukuman mati," tegasnya.(and/har/ziz)
Murka Kakek-Nenek Bocah yang Dibunuh Ayah Kandung di Gresik: Hukum Mati Saja!
Senin 01-05-2023,18:33 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 17-03-2026,20:20 WIB
Pesta Sound Horeg Tanpa Izin di Jombang Diseret ke Meja Hijau
Selasa 17-03-2026,19:46 WIB
THR Belum Cair Jelang Lebaran 2026? Ini Cara Lapor ke Posko THR Kemnaker Secara Online
Selasa 17-03-2026,20:15 WIB
Aksi Sigap Polisi Bubutan Dorong Mobil Mogok di Depan Stasiun Pasar Turi
Selasa 17-03-2026,21:17 WIB
Khofifah Tegas Larang ASN Jatim Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran
Selasa 17-03-2026,19:03 WIB
Niat dan Tata Cara Salat Idulfitri Sendiri atau Berjemaah
Terkini
Rabu 18-03-2026,18:23 WIB
Adu Banteng di Jalan Rajawali Surabaya, Pemotor Tewas Usai Tabrak Rombong Hingga Terbakar
Rabu 18-03-2026,17:47 WIB
Fraksi PKB DPRD Jatim Desak Pemprov Mempercepat Perbaikan Jalan Mojokerto–Jombang
Rabu 18-03-2026,17:45 WIB
Pajak Reklame Naik Signifikan, P3I Jatim Pertanyakan Dasar Hukum Kebijakan Pemkot Surabaya
Rabu 18-03-2026,17:41 WIB
Warga Asem Jaya Surabaya Digegerkan Penemuan Jenazah Dalam Rumah
Rabu 18-03-2026,17:32 WIB