Toko petasan di Pasar Kembang. Surabaya, memorandum.co.id - Polrestabes Surabaya dan jajaran tidak memperbolehkan menjual petasan lokal di Surabaya karena membahayakan masyarakat. Larangan itu, membuat agen petasan sepi. Kasihumas Polrestabes Surabaya AKP Haryoko Widhi mengatakan, hasil pengamanan petasan Kota Pahlawan aman dan kondusif. Adapun anak-anak yang bermain petasan kecil di pinggir jalan. "Meski begitu tetap antisipasinya setiap hari dengan mengimbau kepada masyarakat tentang banyak kejadian akibat petasan di Jatim agar tidak terjadi di Surabaya," kata Haryoko. Menurut Haryoko selama ini di Surabaya belum ditemukan home industri petasan. Sepengetahuannya ada di daerah. Di Surabaya adanya petasan sejenis kembang api dan ada spesifikasi yang tidak dijual belikan kepada masyarakat. "Selama ini petasan tidak diperbolehkan hanya kembang api yang dijual," jelasnya. Sementara itu distributor toko petasan di Pasar Kembang menurun jauh di banding sebelum corona. Meski sekarang sudah tidak ada, tapi efeknya masih terasa. "Menurun jauh karena covid," kata Handoko, karyawan Toko Harapan Jaya. Bukan larangan dari kepolisian, melainkan harga dari Cina melonjak sampai 70 persen. Biasanya jelang Lebaran ramai pembeli, tapi sekarang sepi. "Pembelinya biasanya penjual dan masyarakat," kata Ernawati, pemilik Toko Harapan Jaya, mengatakan, pihaknya izin penjualan petasan langsung dari Mabes. Yang dijual petasan dari distributor di Jakarta yang langsung impor dari Cina. "Yang saya jual bukan petasan lokal, tapi impor," katanya. Wanita yang sudah 30 tahun berjualan petasan ini mengatakan jika petasan lokal sangat membahayakan pembeli dan masyarakat. "Dilarang dijual kepada masyarakat. Sempat ada imbauan dari pihak kepolisian agar tidak diperbolehkan jual kepada anak kecil," tandasnya. (rio)
Ada Larangan, Penjualan Petasan Sepi Selama Ramadan
Rabu 12-04-2023,20:34 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 04-11-2026,11:48 WIB
Gerbong Mutasi Polda Jatim Bergulir, Sejumlah Pejabat Polrestabes Surabaya Bergeser Jabatan
Rabu 04-11-2026,17:57 WIB
Kodaeral V Gagalkan Pengiriman 36 Ton Konsentrat Emas dan 23 Kontainer Kayu Ilegal di Surabaya
Rabu 04-11-2026,16:26 WIB
Gegara Sakit Hati, Pria Jombang Sebar Video Intim dengan Mantan Kekasih di Dunia Maya
Rabu 04-11-2026,16:22 WIB
Progres Penyidikan Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Kerap Cekcok soal Finansial
Rabu 04-11-2026,23:04 WIB
Kasus Pembunuhan Madiun, Saksi Ungkap Mesin Pencacah Tono Dibongkar dan Dijual
Terkini
Kamis 05-11-2026,11:32 WIB
Operasi Patuh Semeru 2026, Ditlantas Polda Jatim dan Polres Blitar Inspeksi Angkutan Umum
Kamis 05-11-2026,11:26 WIB
Bukan Cuma Terinspirasi Film, Psikolog Forensik Ubaya Sebut Pembunuhan Madiun Butuh Mens Rea Kuat
Kamis 05-11-2026,11:21 WIB
Gubernur Khofifah Lepas Pesepeda Ride for Palestine, Solidaritas Kemanusiaan dari Surabaya ke Jakarta
Kamis 05-11-2026,11:18 WIB
Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi, Kapolresta Tuban Tekankan Mitigasi Dini
Kamis 05-11-2026,11:11 WIB