Madura, memorandum.co.id - Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mengeluarkan kebijakan baru memasuki bulan Ramadan 1444 H. Salah satunya yakni, mengurangi jam perkuliahan bagi seluruh mahasiswa. Kebijakan tersebut tertera dalam surat yang ditandatangani oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Dr Achmad Amzeri SP MP. Isi surat tersebut berisi tentang penyesuaian jam kegiatan belajar mengajar selama bulan Ramadan. Semula dilakukan selama 50 menit/SKS menjadi 35 menit/SKS. Adanya kebijakan ini lantas menuai beberapa pendapat dari kalangan mahasiswa. Misalnya Nurul, mahasiswa Sastra Inggris UTM. Dia menilai, pengurangan jam perkuliahan tersebut efektif. “Untuk keefektifan lumayan, karena mata kuliah semester 6 kebanyakan basic dan itu sifatnya pilihan,” tutur mahasiswa yang sedang menempuh semester 6 itu, Jumat (31/3/2023). Nurul juga menyebut, perubahan tersebut tidak berdampak segnifikan lantaran hanya berbeda 15 menit dari biasanya. “Hanya waktunya yang dikurangi 15 menit dan penambahan rentan waktu antara satu mata kuliah ke mata kuliah yang lain,” tandasnya. Tak hanya dari mahasiswa, dosen juga memiliki anggapan yang sama ketika dimintai tanggapan mengenai keefektifan pembelajaran. “Tetap diusahakan efektif dengan mendesain metode pembelajarannya,” kata Miftahur Rofiah, salah satu dosen di UTM. Ia menambahkan, pihaknya juga menyesuaikan pemberian materi dalam rangka efektivitas. Bisa disesuaikan, misalnya sebelum perkuliahan, mahasiswa terlebih dahulu diminta membaca materi. "Pada saat di kelas bisa langsung mendiskusikan poin-poin yang kira-kira sulit dipahami oleh mahasiswa. Serta memberikan penjelasan secara garis besar dengan penekanan pada poin pembahasan yang penting,” pungkas dia (x2/bin)
Ramadan, Jam Kegiatan Perkuliahan UTM Berkurang
Jumat 31-03-2023,17:29 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 16-10-2026,17:29 WIB
Dokter di Surabaya Dilaporkan Aniaya Advokat, Korban Mengaku Didorong hingga Terbentur Pintu
Jumat 16-10-2026,15:22 WIB
Pemkab Madiun Kebut Pembangunan Puspem Caruban, Fokus Buka Akses dan Konektivitas
Jumat 16-10-2026,18:20 WIB
Polda Jatim Bongkar Sindikat Penggelapan 185 Ton Gula, Kerugian Ditaksir Rp3 Miliar
Jumat 16-10-2026,21:21 WIB
KPK Ungkap Peran Eks Kepala BNPB ke Puspom TNI, Usut Korupsi Dana Bencana Rp 148 Miliar
Jumat 16-10-2026,19:13 WIB
KPK Tahan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Usai OTT
Terkini
Sabtu 17-10-2026,14:56 WIB
Tindak 17.597 Pelanggaran hingga September, Ditjen Imigrasi Perkuat Pengawasan WNA Berbasis Digital
Sabtu 17-10-2026,14:47 WIB
Dekatkan Diri dengan Ulama, Kapolri Silaturahmi ke Rais Aam PBNU di Surabaya
Sabtu 17-10-2026,14:34 WIB
Kunjungi Jawa Timur, Kapolri Sowan ke Ponpes Tebuireng dan Ziarah Makam Gus Dur
Sabtu 17-10-2026,14:16 WIB
Serap Aspirasi di Masjid Al Hidayah, Kapolsek Gedangan Perkuat Sinergi dengan Warga
Sabtu 17-10-2026,13:56 WIB