Surabaya, memorandum.co.id - Pedestrian Jalan Mayjen Sungkono dipenuhi kabel yang semrawut. Kondisi tersebut tentu menganggu kenyamanan pejalan kaki. "Kabel yang semrawut ini tentunya mengganggu dan membahayakan pejalan kaki. Apalagi kalau terputus, ataupun terjadi permasalahan. Selain itu mengurangi estetika kota," kata Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya Anas Karno yang menemukan kabel semrawut di Jalan Mayjen Sungkono, Jumat (16/03/2023). Lebih lanjut Legislator Fraksi PDIP Surabaya tersebut mengatakan, kondisi ini banyak dikeluhkan masyarakat. Karena ada dibeberapa tempat pedestrian lainnya. "Karenanya permasalahan ini harus disikapi serius oleh Pemkot Surabaya. Dengan melakukan penataan ulang terhadap kabel utilitas. Misalnya secara terpadu bawah tanah, atau ducting utility,” jelasnya. Ducting merupakan wadah yang dapat menampung kabel listrik, telepon, fiber optik, dan pipa gas dalam satu lubang. Penerapan ini mengganti metode gali-tutup tanah yang berisiko. “Misalnya dalam 1 tahun ada 3 kali pemasangan dengan gali-tutup kabel dalam satu tempat. Setelah selesai dibiarkan menganga. Ini kan berbahaya bisa bikin kecelakaan," terang Anas. Menurut Anas, ducting utility bisa menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah kota Surabaya. Karena tempat itu bisa disewakan kepada para pemilik utilitas. "Pembuatan ducting memang butuh biaya yang tidak murah. Tapi Pemkot bisa bekerjasama dengan investor. Yang tentunya melalui skema yang saling menguntungkan," imbuhnya. Anas menambahkan,pihaknya berencana akan menggelar rapat dengar pendapat dengan pihak-pihak terkait menyangkut persoalan ini. Pantauan memorandum.co.id, selain itu terdapat pula halangan visual yang berupa papan spanduk juga terlihat di pedestrian Jalan Mayjen Sungkono tepatnya di depan Hotel Sangrila. Kondisi itu membuat hampir badan pedestrian tertutup semua. Karena terhalang, pejalan kaki tetpaksa turun ke jalan raya yang tentu sangat riskan akan keselamatannya. (alf)
Temukan Kabel Semrawut di Pedestrian, Komisi B: Perlu Penataan Serius
Jumat 17-03-2023,17:53 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 06-10-2026,11:25 WIB
Miras Berbagai Merek Dioplos, Akademis Unusa Ungkap Bahaya hingga Risiko Kematian
Senin 05-10-2026,23:12 WIB
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Emil Audero Gagalkan Penalti Thailand
Senin 05-10-2026,19:52 WIB
Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Tersangka, Tetangga: Sempat Cuci Motor Sebelum Berlayar
Senin 05-10-2026,16:51 WIB
Hadapi Musim Hujan, Pemkot Madiun Keruk 4 Sungai dan Siapkan Pompa 500 Liter per Detik
Senin 05-10-2026,21:20 WIB
Empat Anak Satu Keluarga Putus Sekolah di Wiyung, DPRD Surabaya Desak Dispendik
Terkini
Selasa 06-10-2026,14:03 WIB
Toko Miras Pogot Masih Bebas Jual Eceran, Bahkan Sediakan Undian Motor
Selasa 06-10-2026,13:56 WIB
Sidak Sejumlah Hydrant, Komisi D DPRD Tulungagung Temukan Hal ini
Selasa 06-10-2026,13:52 WIB
Rasakan Kehadiran Nyata JKN, Karyati Jalani Pengobatan Kanker Tanpa Beban Biaya
Selasa 06-10-2026,13:49 WIB
Warga Ngunut Gagalkan Pencurian Sepeda Motor, Dua Residivis Ditangkap
Selasa 06-10-2026,13:46 WIB