Surabaya, memorandum.co.id - Fenomena joki panitia daftar pemilih (pantarlih) juga terjadi di Kota Surabaya. Petugas pantarlih yang semestinya menyisir dari rumah ke rumah (door to door) justru menyuruh atau membayar orang lain untuk menggantikan tugasnya dalam melaksanakan pencocokan dan penelitian (coklit) daftar pemilih. Menanggapi fenomena ini, Komisioner Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Surabaya Naafilah Astri Swarist mengaku, sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan secara resmi dari Bawaslu Surabaya mengenai adanya temuan joki pantarlih. “Belum ada (laporan). Kalau itu masih dalam takaran isu, maka harus dipastikan dulu sumbernya dari mana,” kata dia, Rabu (8/3/2023). Namun begitu, pihaknya akan menindaklanjuti apabila ada saran perbaikan dari Bawaslu Surabaya maupun jajaran di bawahnya. Termasuk jika benar ditemukan ada pelanggaran dan kesalahan prosedur seperti halnya joki pantarlih, maka KPU Surabaya akan melakukan klarifikasi bertahap kepada PPK, PPS, hingga petugas pantarlih. “Pertama, kami tabayyun dulu. Kami akan tanya dan klarifikasi secara bertahap melalui teman-teman PPK karena kami kan berjenjang. PPK coba cek, apakah di kelurahan ini, di TPS ini, apakah pantarlihnya sudah bekerja sesuai prosedur,” urainya. “Kalau memang ada kesalahan, misalkan diakui ada kesalahan, maka akan kami perbaiki saat itu juga. Kalau tidak ada kesalahan, maka kami minta jawab secara kelembagaan kronologinya seperti apa,” sambung Naafilah. Hingga kini, progres coklit data pemilih Pemilu 2024 di Surabaya mencapai 89 persen. Kegiatan ini sudah berlangsung mulai 12 Februari hingga 14 Maret 2023 mendatang. “Sejak Senin (6/3), PPS sudah standby di kelurahan masing-masing untuk menerima laporan pantarlih bertahap. Coklit harus selesai 14 Maret. Kami imbau untuk segera diselesaikan lebih awal, supaya kalau ada kekurangan maupun pembetulan dokumen itu masih ada waktu,” tuntasnya. (bin)
Joki Pantarlih Marak, Begini Kata KPU Surabaya
Rabu 08-03-2023,20:09 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 06-10-2026,11:25 WIB
Miras Berbagai Merek Dioplos, Akademis Unusa Ungkap Bahaya hingga Risiko Kematian
Selasa 06-10-2026,10:09 WIB
Tabung Elpiji 50 Kg Meledak di Ruko San Antonio Pakuwon City, 5 Korban Luka Bakar 1 Kritis
Selasa 06-10-2026,08:31 WIB
Gandeng Peradi SAI Surabaya, Kapolrestabes Gelar Fun Run 5K Bertabur Doorprize dan Hadiah Umrah
Selasa 06-10-2026,10:06 WIB
REI Madiun Keluhkan Empat Kendala Investasi Perumahan, Pemkot Siapkan Tim Khusus
Selasa 06-10-2026,14:03 WIB
Toko Miras Pogot Masih Bebas Jual Eceran, Bahkan Sediakan Undian Motor
Terkini
Rabu 07-10-2026,06:05 WIB
Cinta Menyamar Jadi Ketakutan (3): Saat Tekanan Keluarga Menghadang Keputusan Hati
Rabu 07-10-2026,05:15 WIB
Presiden Prabowo Siagakan 70 Ribu Polisi Hutan Cegah Penjarahan Liar
Rabu 07-10-2026,04:21 WIB
Rp 13,2 T Kekayaan Negara Diselamatkan, Prabowo Bakal Alokasikan untuk Gaji Guru dan Irigasi
Rabu 07-10-2026,03:25 WIB
Transformasi Layanan Imigrasi di Jakarta Dongkrak PNBP Rp 10,45 Triliun
Rabu 07-10-2026,02:28 WIB