Malang, memorandum.co.id - Kerja keras tim gabungan Buser Satreskrim Polres Malang, Polsek Karangploso dan Polsek Pagelaran membuahkan hasil. Aparat meringkus komplotan jambret yang meresahkan masyarakat kawasan Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Kapolsek Karangploso AKP Bambang Subinanjar membenarkan adanya penangkapan tersebut. “Benar mereka sudah diamankan dan perkaranya ditangani oleh Polres Malang untuk dikembangkan,” terangnya, Jumat (3/3/2023). Dijelaskan, aksi komplotan ini sepertinya cukup banyak di lokasi lain. Tidak hanya di Kecamatan Karangploso, namun juga di kecamatan lain. Saat ini, kedua terduga pelaku masih dikeler untuk mengembangkan aksi jahatnya yang dilakukan di tempat lain. Bambang mengungkapkan dari Informasi yang diperoleh, kedua terduga pelaku ini diketahui berasal dari Kecamatan Tumpang dan Tajinan, Kabupaten Malang. Mereka adalah pelaku lama yang beraksi di beberapa TKP. Selain di wilayah Kabupaten Malang tidak menutup kemungkinan juga beraksi di Kota Malang. “Memang diketahui terakhir mereka beraksi di wilayah Karangploso, saat beraksi di wilayah lain mereka sempat terekam kamera CCTV,” kata Bambang Subinanjar. Kapolsek Karangploso menambahkan, terakhir komplotan jambret ini beraksi di Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Sabtu (25/2) sekitar pukul 06.30. Selain merampas perhiasan kalung, juga melukai tiga korban. “Dalam aksinya pelaku melukai tiga korban yang mengalami luka bacok, yaitu ibu, anak serta menantu,” ujarnya. Ketiga korban yang mengalami luka bacok ini adalah Siti Rohma (50), Kukuh Rizaldi (27) dan Helina Yunita Rohalia (27). Mereka terkena sabetan celurit di tangan dan kepala. Aksi jambret bermula dari korban Siti yang sedang berjualan sayur di depan rumah saat menunggu pembeli. Kemudian datang dua terduga pelaku berboncengan motor Honda Beat. Satu terduga pelaku turun lalu mendekati Siti dan mengancam dengan celurit agar menyerahkan kalung. Korban melawan dan berteriak hingga didengar anak dan menantunya. Ketika mau menolong, mereka diserang oleh satu terduga pelaku lainnya dengan celurit. Sebelum beraksi di Karangploso, kedua terduga pelaku ini juga sempat beraksi di Jalan Ahmad Yani, Desa Brongkal, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, Kamis (23/2) siang. Dalam rekaman CCTV, terduga pelaku berjumlah dua orang berboncengan sepeda motor Honda Beat. Kedua terduga pelaku terlihat masih muda dan berperawakan sedang. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.00. Korbannya Jasemi (65), warga setempat, yang kehilangan kalung emas seberat 20 gram. Saat itu korban sedang berjualan kembang untuk keperluan warga yang mau ziarah ke makam. Saat berjualan di teras depan rumah, tiba-tiba datang terduga dua pelaku berboncengan motor. Satu terduga pelaku turun dari motor, lalu menghampiri korban dan berpura-pura membeli kembang. Saat korban lengah, terduga pelaku langsung menarik paksa kalung yang dipakai korban kemudian kabur. (kid/ari)
Penjambret Sadis Disergap, 2 Orang Diamankan
Jumat 03-03-2023,18:24 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 27-07-2026,11:15 WIB
Tim Gabungan Bongkar Dugaan Penimbunan Solar Subsidi di Jiwan dan Manguharjo Madiun
Senin 27-07-2026,20:26 WIB
Sidang Ke-6 Maidi Madiun (4): Jejak Fee hingga Dana CSR, Tiga Kontraktor Beber Mekanisme Proyek di DPUPR
Senin 27-07-2026,19:52 WIB
5 Calon Debutan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Baker hingga Rizky Eka Siap Unjuk Gigi
Senin 27-07-2026,15:34 WIB
Lupakan Kemenangan Lawan Persija, Bernardo Tavares Fokus Benahi Kekurangan Persebaya
Senin 27-07-2026,13:28 WIB
Polisi Ungkap Kronologi Bentrokan Maut di Matraman, Tak Terima Ditegur Usai Geber Motor
Terkini
Selasa 28-07-2026,09:04 WIB
Fatwa MUI Jatim soal Vape Jadi Sorotan, DJ Windy Ingatkan Pentingnya Etika di Ruang Publik
Selasa 28-07-2026,08:51 WIB
9 Juta Warga Jatim Nikmati MBG, DJPb Ungkap Fakta Soal Anggaran
Selasa 28-07-2026,08:43 WIB
Bidhumas Polda Jatim Gembleng Personel Kuasai Fotografi dan Videografi Jurnalistik
Selasa 28-07-2026,08:34 WIB
Gelar Reses di Gayungan, Ketua DPRD Jatim Soroti Pentingnya Pelatihan Kerja untuk Tekan Angka Pengangguran
Selasa 28-07-2026,08:18 WIB