Surabaya, memorandum.co.id - Peristiwa pembacokan di rumah kos Jalan Candi Lontar Tengah XI menimbulkan trauma mendalam bagi Lukman Hakim (28), serta istri dan anaknya. Lantas pintu pagar kosnya digembok mengantisipasi terduga pelaku melakukan kekerasan susulan. DS (32), istri korban mengaku masih takut dengan insiden pembacokan yang dilakukan mantan suaminya AIN terharap suaminya Lukman Hakim, Sabtu (28/1/2023). Akibat kejadian itu, Lukman mengalami 5 jahitan akibat luka sayat di bagian lengan tangan kiri. "Belum ketangkap (pelakunya), sehingga takut dia k esini lagi dan melakukan aksi yang lebih brutal," kata DS dengan raut muka cemas. Sebab, diakui DS, mantan suaminya yang sudah resmi pisah 7 tahun silam itu memiliki karakter keras orangnya. "Saya paham gimana sifatnya. Yang saya takutkan dia kembali melakukan hal yang tidak tidak. Bahkan dulu waktu berumah tangga, saya kerap mengalami KDRT (kekerasan dalam rumah tangga)," imbuhnya. Kendati demikian bayangan ketakutan itu masih menghantui Lukman serta istri dan anaknya yang masih kecil. "Saat itu dia tiba tiba masuk ke kos, katanya nagih utang ke istri saya. Karena gak terima saat saya tanya, dia malah ambil pisau di dapur depan kos itu langsung ditusukkan ke saya. Saat ini pagar saya gembok takut dia ke sini lagi," ungap Lukman Ditanya soal keberadaan barang bukti pisau dapur tersebut Lukman mengaku kurang tahu pastinya. Karena saat dirinya teriak minta tolong, AIN terduga pelaku, langsung kabur dengan mengeber motor metik Vario. "Gak tahu, mungkin pisaunya dibawa dia (terduga), karena saat saya teriaki itu langsung kabur. Bahkan sempat mau balik ke kos, karena banyak warga keluar dia memilih pergi," jelasnya. Aksi penganiayaan ini sudah dilaporkan ke Polsej Lakasrkantri yang tertuang dalam LP-B/20/1/2023/SPKT Polsek Lakarsantri pada Minggu (29/1/2023). Sementara itu Kanitreskrim Polsek Lakarsantri Ipda Bambang Setiawan mengatakan masih melakukan penyelidikan terhadap laporan tersebut. "Masih proses lidik. Mohon bersabar," ungapnya. (alf)
Kasus Pembacokan Warga Lontar, Kini Satu Keluarga Jadi Trauma
Senin 30-01-2023,20:11 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 12-04-2026,12:24 WIB
Pelapor Kasus Tipu Gelap Jual Beli Kasur di Sidoarjo Bantah Tuduhan Wanprestasi
Minggu 12-04-2026,07:32 WIB
Ronaldo Cetak Gol, Al Nassr Menang 2-0 dan Kokoh di Puncak Klasemen
Minggu 12-04-2026,13:24 WIB
Urung Wisata, 21 Penumpang ELF di Jelbuk Selamat dari Kobaran Api
Minggu 12-04-2026,10:10 WIB
Pertemuan Rutin Perguruan Pencak Silat di Sine, Polisi Ajak Turut Jaga Kondusivitas Ngawi
Minggu 12-04-2026,06:06 WIB
Pasutri Pengendara Stylo Standing Usai Tabrak Gran Max di Jalan Tunjungan
Terkini
Minggu 12-04-2026,20:35 WIB
Di Balik Dapur MBG: Perjuangan Agus Menghidupi Keluarga dan Melunasi Utang di Ngawi
Minggu 12-04-2026,20:27 WIB
Kabag Reformasi Birokrasi Kejagung Ukir Prestasi: Helena Octavianne Raih Gelar Doktor Terbaik di Unair
Minggu 12-04-2026,20:19 WIB
Hadir di Pengukuhan MUI NTB, Menteri Nusron Tekankan Prinsip Kebermanfaatan dalam Pengabdian
Minggu 12-04-2026,20:13 WIB
Kurang Hati-Hati saat Berpindah Jalur, Balita Tewas dalam Kecelakaan di Jalan Achmad Yani Surabaya
Minggu 12-04-2026,20:06 WIB