Lamongan, memorandum.co.id -Tak hanya menampilkan wajah baru melalui renovasi pembangunan gedung kantor, berbagai inovasi juga terus dilakukan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPPA) Kabupaten Lamongan dengan menciptakan sebuah layanan berbasis daring yakni Spiker Perak (Sistem Pengaduan Online Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak). Masuk TOP 45 inovasi pelayanan publik, Spiker Perak merupakan layanan pengaduan bagi korban kekerasan yang dialami oleh perempuan dan anak, yang dapat diakses 24 jam melalui layanan aduan masyarakat ke nomor layanan 0812 7677 0778. Selain itu, Spiker Perak juga telah terintegrasi secara terpadu dengan instansi terkait di 27 kecamatan dan desa/kelurahan se-Kabupaten Lamongan. Diterangkan Kepala Dinas PPPA Lamongan Etik Sulistyani dihadapan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat Tasyakuran dan Peresmian Wajah Baru Dinas PPPA, Jumat (20/1), bahwa selama tahun 2022 terdapat 45 kasus kekerasan pada anak dan 38 kasus kekerasan pada perempuan berhasil ditangani. "Terkait dengan data kekerasan pada anak ada sebanyak 27 kasus tahun 2021, sedangkan tahun 2022 sebanyak 45 kasus, kemudian kekerasan terhadap perempuan tahun 2021 sebanyak 15 kasus dan tahun 2022 sebanyak 38 kasus dan semua kita dampingi serta kita bantu penyelesaiannya. Kenaikan pengaduan ini salah satu indikasi keberhasilan dari inovasi Spiker Perak," ucap Etik. Meski demikian, Etik berharap semua perempuan dan anak di Lamongan mendapatkan hak dan hidup secara layak. Beliau juga mengajak seluruh masyarakat Lamongan untuk melaporkan dan menyampaikan jika ada dilingkungan sekitarnya mengalami kekerasan. "Berbagai kekerasan ini dipicu banyak hal, termasuk pemicunya dispensasi perkawinan. Saya juga menghimbau kepada masyarakat jika ada disekitar lingkungan kita mengalami kekerasan ataupun pelecehan jangan takut untuk melapor, mari kita jadikan Lamongan menjadi wilayah ramah perempuan dan anak," imbuhnya. Mendengar hal tersebut, Bupati Yes sangat mendukung program yang dilakukan Dinas PPPA, dimana menurut Pak Yes Dinas PPPA memegang peranan penting dalam menangani pemberdayaan dan perlindungan perempuan dan anak yang menjadi isu penting dunia. "Seperti yang disampaikan Pak Presiden saat Rakornas Kepala Daerah se-Indonesia kemarin, pemberdayaan dan perlindungan perempuan dan anak menjadi isu penting dunia, termasuk juga stunting dan kota tematik," ucapnya. Lebih lanjut Pak Yes juga menjelaskan terkait dispensasi perkawinan yang angkanya cenderung naik. Dimana Beliau telah berdiskusi dengan Kepala Pengadilan Agama dan Pengadilan Negeri untuk mencari berbagai langkah dan solusi agar tingkat kekerasan dalam rumah tangga bisa menurun, termasuk angka perceraian di Lamongan. "Sekarang ini menjadi trend permintaan dispensasi pernikahan usia dini di Kabupaten Lamongan dan cenderung meningkat, hal ini dipicu berbagai permasalahan, untuk itu kami terus berkoordinasi untuk mencari solusi yang tepat," pungkasnya.(yy/gus)
Melalui Spiker Perak, Perempuan dan Anak Alami Kekerasan Terdampingi
Jumat 20-01-2023,17:38 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 31-10-2026,16:53 WIB
Puluhan Jurnalis Kediri Riding Wisata, Bantu Pemkot Dongkrak Kunjungan Wisatawan
Sabtu 31-10-2026,14:36 WIB
Bank Mandiri Taspen Ajak Nasabah Pensiunan Hidup Sehat dan Aktif Lewat Program Mantap Bergerak di Ngawi
Sabtu 31-10-2026,09:36 WIB
Pelaku Penusukan di Jembatan Nginden Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Jagir
Sabtu 31-10-2026,17:57 WIB
Pelaku Penusukan di Jembatan Nginden Ternyata Warga Luar Pulau, Ditemukan Tewas di Sungai Jagir
Sabtu 31-10-2026,12:57 WIB
Gagal Curi Motor di Tempat Hajatan, Polres Ngawi Amankan Residivis Bermodal Kunci Duplikat
Terkini
Minggu 01-11-2026,08:28 WIB
Estafet Kepemimpinan Baru, Hairul Syapril Sholeh Siap Rawat Solidaritas IKAPMII Jember
Minggu 01-11-2026,08:24 WIB
Ketua Fraksi PDI Perjuangan Soroti Transparansi Pengadaan BPBD Jatim, Muncul Anggaran Mi Instan Rp17,24 Miliar
Minggu 01-11-2026,08:02 WIB
Wajah Baru Demokrasi, Mahasiswa dan Polres Jember Gotong-Royong Bersihkan Sampah Usai Aksi
Minggu 01-11-2026,06:48 WIB
Dugaan Penyimpangan Anggaran Memanas, Pemuda Desa Ngambeg Lamongan Layangkan Surat Audiensi Terbuka
Minggu 01-11-2026,01:16 WIB