Surabaya, memorandum.co.id - Setelah lima kali transaksi narkoba jenis sabu-sabu (SS) dan ekstasi dengan bandar, Didik (41), pengedar asal Petemon Kuburan akhirnya dibekuk anggota Satreskoba Polrestabes Surabaya di rumahnya. Polisi juga menggeledah rumahnya dan ditemukan lima poket sabu seberat 4,04 gram dan tujuh poket plastik klip berisi 53 butir pil jenis ekstasi logo Ferrari dan logo Gucci warna cokelat seberat 21,69 gram. Kemudian enam poket sabu seberat 2,34 gram; 1 buah ember cat warna putih; uang tunai sebesar Rp 11.800.000; dua sekrop; 5 bendel klip plastik; satu timbangan elektrik, dan 1 HP OPPO. Setelah dirasa terbukti, Didik kemudian dan barang bukti digelandang ke Mapolrestabes Surabaya guna pengembangan lebih lanjut. "Tersangka sudah kami jebloskan ke tahanan," tegas Kasatreskoba Polrestabes Surabaya AKBP Daniel Marunduri, Selasa (17/1/2023). Informasi yang dihimpun, penangkapan terhadap Didik ini merupakan hasil pengembangan dari pelanggan asal Petemon yang lebih dulu diringkus anggota sebelumnya. Setelah diinterogasi, anggota mendapatkan identitas Didik. Berbekal informasi itu, anggota berhasil menangkap Didik dalam proses penggerebekan dan juga ditemukan barang bukti narkoba. Kepada penyidik, tersangka mengaku mendapatkan 11 poket sabu seberat 6,38 gram dari bandar bernama Penceng (DPO). Awalnya membeli sebanyal 1 poket 20 gram seharga Rp 17 juta. "Barang diranjau di daerah Kapasari," terang Didik. Sedangkan untuk 7 poket berisi 53 butir ekatasi dengan logo Ferrari dan logo Gucci seberat 21,69 gram diranjau di daerah Kapasari di waktu berbeda. "Saya beli 1 sebanyak 80 butir dengan harga Rp 24.800.000. Sudah lima kali saya beli ke dia (Penceng)," tuturnya. Didik berterus terang, bahwa narkoba untuk dijual lagi. Untuk sabu dijual seharga Rp 150 ribu hingga Rp 600 ribu per poketnya, sedangkan ekstasi dijual oleh tersangka seharga Rp 350 ribu per butir. "Tapi belum laku semua sudah lebih dulu ditangkap polisi. Jika barang habis saya mendapat keuntungan sebesar Rp 10 juta," kata Didik. Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat 2) dan atau Pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. (rio)
Dagangan Belum Laku, Pengedar Petemon Digerebek Polisi
Selasa 17-01-2023,20:00 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 05-11-2026,10:17 WIB
Progres Pelebaran Jalan Wiyung–Menganti Capai 21 Persen, Target Rampung Mei 2027
Kamis 05-11-2026,11:32 WIB
Operasi Patuh Semeru 2026, Ditlantas Polda Jatim dan Polres Blitar Inspeksi Angkutan Umum
Kamis 05-11-2026,10:43 WIB
Polresta Sidoarjo Ungkap 147 Kasus Narkoba Selama Agustus-Oktober 2026, 180 Tersangka Berhasil Diamankan
Kamis 05-11-2026,16:52 WIB
Polemik TK Nurul Jannah Surabaya, Yayasan Pastikan PBG Terbit dan Parkir Disiapkan
Kamis 05-11-2026,08:58 WIB
Sambut HUT ke-57, SKH Memorandum Gelar Bakti Sosial Kesehatan Tradisional hingga Pasar Murah
Terkini
Jumat 06-11-2026,08:26 WIB
Soroti Banjir Lahar Semeru, Anggota Fraksi PKB Jatim Desak Evaluasi Sabo Dam hingga Percepatan Relokasi
Jumat 06-11-2026,08:14 WIB
Terhubung ke Interpol 196 Negara, Kapolri dan Dirjen Imigrasi Perkuat Pengawasan Buronan Lewat I-GHAS 24/7
Jumat 06-11-2026,08:03 WIB
Polisi Bersama Masyarakat, Kapolsek Tarik Bantu Renovasi Rumah Warga Dusun Bokongduwur
Jumat 06-11-2026,07:42 WIB
Gandeng Pemkab Sidoarjo dan KPK, PN Sidoarjo Gelar Bimtek Antigratifikasi dan Antisuap
Jumat 06-11-2026,07:32 WIB