Malang, memorandum.co.id - Jalan Raya Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, sepanjang 15 kilometer mengalami kerusakan cukup parah. Jalan ini berlubang di beberapa titik yang diduga dilalui kendaraan tonase besar saat pembangunan jalur lintas selatan (JLS) oleh pemerintah pusat. Jalan tersebut merupakan jalur penting menuju kawasan wisata Balekambang sehingga berdampak pada kunjungan wisatawan. Untuk itu, rencananya jalan tersebut akan segera diperbaiki sehingga menjadi lebih nyaman untuk pengguna jalan dan juga wisatawan. Plt Kepala Dinas Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang Suwiknyo menyampaikan di awal tahun ini pemerintah pusat melakukan lelang pengawasan atas pembangunan jalan Balekambang-Srigonco. Rencananya, akan dilaksanakan pembangunan jalur Balekambang-Srigonco, yang masuk koridor tengah. Ini disampaikan saat rapat koordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) di Surabaya, pada akhir tahun kemarin. Untuk membangun jalan sepanjang 15 kilometer tersebut pemerintah pusat menyediakan anggaran sebesar Rp 600 miliar. Pembangunan fisiknya bakal dilakukan sekitar Juli tahun ini, karena pada tahap awal ini dilakukan lelang pembebasan lahan dan pengawasan. Untuk menjadi jalan nasional lebar badan jalan antara 15 hingga 18 meter. Sementara jalan yang ada saat ini hanya sekitar 10 meter, jadi perlu pelebaran sesuai dengan permintaan pemerintah pusat. “Karena jalur jalan Balekambang-Gondanglegi itu nanti statusnya akan berubah menjadi jalan nasional dari semula jalan Kabupaten Malang,” kata Suwiknyo, Kamis (5/1/2023). Pembebasan lahan untuk fase 1 Balekambang-Srigonco sudah terselesaikan dengan menghabiskan anggaran Rp 55 M. Untuk pembebasan lahan pada jalur Balekambang-Gondanglegi terbagi tiga fase. Untuk fase dua jalur Bledokan-Wonokerto dan fase tiga Wonokerto-Gondanglegi. Pembebasan lahan fase dua dan tiga disediakan anggaran sebesar Rp 90 M. “Anggaran sebesar Rp 90 miliar itu akan ditanggung oleh pemerintah pusat dan pemerintah Kabupaten Malang,” imbuhnya. Sedangkan untuk pembangunan fisiknya pada jalur Bledokan hingga Gondanglegi bakal dilakukan pada tahun 2024 mendatang. Namun untuk pembebasan lahan untuk pelebaran jalan harus selesai pada tahun ini sehingga pada tahun depan cukup menyediakan anggaran untuk pembangunan fisiknya. “Karena pada fase dua dan tiga itu jalurnya lebih panjang, tidak kurang dari 35 kilometer dan kondisinya masih cukup bagus,” urainya. (kid/ari)
Dianggarkan Rp 600 M, Jalur Balekambang-Srigonco Bakal Dilebarkan
Kamis 05-01-2023,16:17 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 19-01-2026,17:45 WIB
KPK OTT di Kota Madiun, Wali Kota Maidi Diamankan
Senin 19-01-2026,17:33 WIB
Modus Wall Charging Fiktif, Marketing Mobil Listrik BYD Didakwa Tipu Konsumen Rp 17,5 Juta
Selasa 20-01-2026,08:39 WIB
Evolusi Karier Natkeni: Dari Lulusan Cumlaude ITS hingga Top 16 Miss Indonesia
Senin 19-01-2026,12:38 WIB
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution Pimpin Apel Perdana, Tekankan Layananan Masyarakat dengan Hati
Senin 19-01-2026,17:08 WIB
DPRD Jombang Tekankan Akurasi Data Penerima Bantuan Sosial Dinsos 2026
Terkini
Selasa 20-01-2026,12:01 WIB
Yayasan GSN Bagikan 200 Becak Listrik kepada Warga Kabupaten Malang
Selasa 20-01-2026,11:57 WIB
Dekati Ibu-Ibu PKK, Polsek Wiyung Perkuat Keamanan Lingkungan dari Judol hingga Tawuran
Selasa 20-01-2026,11:54 WIB
Pelecehan Seksual di Ruang Publik
Selasa 20-01-2026,11:52 WIB
Bukan Sekadar Nostalgia, Gim Horor Remake Ini Suguhkan Gameplay Berjam-jam
Selasa 20-01-2026,11:49 WIB