Malang, memorandum.co.id - Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana menyampaikan kegiatan pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023 dengan sandi Operasi Lilin Semeru 2022 yang dimulai tanggal 23 Desember 2022 hingga 2 Januari 2023 berjalan dengan lancar. Kapolres Malang menyampaikan wilayah hukum Polres Malang tetap kondusif. “Selama Operasi Lilin Semeru 2022 selama 10 hari kondisi Kabupaten Malang aman terkendali,” terang AKBP. Kholis, Selasa (3/1/2023). Meski aktivitas masyarakat Kabupaten Malang mulai dari perayaan Natal hingga perayaan pergantian malam Tahun Baru 2023, mengalami peningkatan hingga 50%, namun tetap kondusif tanpa gangguan yang berarti. Kapolres juga memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh elemen yang turut bekerja sama menjaga dan mengamankan kegiatan mulai dari TNI, forkopimda, stakeholder, dan seluruh masyarakat Kabupaten Malang. Dia menyebut pihak kepolisian sangat terbantu dengan keterlibatan dan partisipasi dalam rangkaian kegiatan pengamanan selama Operasi Lilin Semeru 2022. “Usai gelaran Operasi Lilin Semeru, kami saat ini fokus dengan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KKYD),” kata Kholis. Menurutnya, masih banyak wisatawan maupun masyarakat yang menghabiskan waktu untuk berlibur di wilayah Malang Raya. Hal ini berbanding lurus dengan kepadatan lalu lintas yang cukup tinggi sehingga perlu kehadiran kepolisian ditengah kegiatan masyarakat tersebut. “Mulai hari ini, Selasa (3/1) sampai tanggal 5 Januari 2023 kami fokus kepada kegiatan kepolisian yang ditingkatkan,” lanjutnya. Sementara itu, berdasarkan analisa dan evaluasi yang dilakukan selama pelaksanaan operasi lilin, terdapat beberapa kejadian yang menjadi perhatian diantaranya kepadatan arus lalin, pohon tumbang hingga kecelakaan lantas. Peningkatan arus lalu lintas lebih dari 50% hingga mencapai 20.000 kendaraan terjadi di Kabupaten Malang yakni di exit tol Singosari. Petugas sudah mengantisipasi dengan pendirian pos pelayanan, sehingga pengaturan arus maupun rekayasa lalu lintas bisa segera dilakukan saat terjadi kepadatan kendaraan. Kejadian faktor alam berupa pohon tumbang tercatat 2 kali terjadi selama operasi, yaitu di Singosari dan Pakisaji. Penanganan oleh petugas kepolisan dan petugas terkait dinilai cukup cepat, karena tidak lebih dari satu jam ruas jalan sudah bisa dilalui oleh kendaraan. “Kepadatan yang terjadi tidak sampai mengganggu aktivitas masyarakat, namun masih dalam batas-batas yang bisa kami antisipasi,” ujar Kapolres Malang. Kapolres menyebut dalam pelaksanaan operasi kepolisian tahun depan pihaknya akan menambah 1 pos pengamanan untuk memaksimalkan pelayanan yang mencangkup daerah timur Kabupaten Malang yakni Gondanglegi, Turen dan Dampit. “Ke depan kami akan wacanakan penambahan 1 pos lagi untuk mengcover kawasan timur, karena kami memantau terdapat kepadatan arus lalin di kawasan tersebut,” jelasnya. (kid/ari)
Operasi Lilin Semeru 2022, Kabupaten Malang Aman Terkendali
Selasa 03-01-2023,17:56 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 31-01-2026,21:04 WIB
Zia Ulhaq Terpilih Aklamasi Pimpin Pengkab IPSI Malang Masa Bakti 2026-2030
Sabtu 31-01-2026,18:00 WIB
Beras Merah vs Beras Putih, Mana Lebih Baik untuk Kesehatan Jangka Panjang
Sabtu 31-01-2026,16:40 WIB
Gerak Cepat Satreskrim Polres Ngawi Bekuk Pelaku Curanmor Lintas Daerah Kurang dari 24 Jam
Sabtu 31-01-2026,15:01 WIB
Setahun Eri-Armuji, Ketua Komisi A Soroti Celah Hukum dan Minimnya Koordinasi
Sabtu 31-01-2026,15:06 WIB
Satlantas Polres Ngawi Petakan Kawasan Rawan Kecelakaan dan Kemacetan Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026
Terkini
Minggu 01-02-2026,13:49 WIB
Geger! Hujan Butiran Es Timpa Warga Kecamatan Kraton
Minggu 01-02-2026,13:44 WIB
Karyawan Nekat Gasak Puluhan Modem WiFi di Perusahaan Sendiri Senilai Rp48 Juta
Minggu 01-02-2026,13:41 WIB
Tingkatkan Transparansi, Kakanwil BPN Jatim Menerima Kunjungan Komisi Informasi Jatim
Minggu 01-02-2026,13:37 WIB
Banjarwungu Tarik Gelar Ruwat Desa
Minggu 01-02-2026,13:31 WIB