Malang Memorandum.co.id - Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto meresmikan jembatan di Desa Kedungpedaringan, Kecamatan Kepanjen, Selasa (27/12/2022). Jembatan ini menghubungkan jalan alternatif antara Desa Kedungpedaringan dengan Kelurahan Panarukan, Kecamatan Kepanjen. Didik menyampaikan jalan di Kawasan jembatan ini menjadi jalan alternatif, diantaranya menuju Stadion Kanjuruhan. “Jalan ini juga merupakan alternatif apabila jalan Trunojoyo mengalami kepadatan arus lalu lintas, terutama saat pertandingan sepak bola di Stadion Kanjuruhan,” terangnya. Jembatan penghubung tersebut mengalami kerusakan pada pondasi karena tergerus air saat banjir setahun lalu. Karena kondisinya sangat mengkawatirkan dan cukup membahayakan, akhirnya Pemkab Malang mengambil-alih pembangunannya. Sebetulnya jembatan itu menjadi tanggung jawab Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk melakukan pembenahan, apalagi umur jembatan sudah 20 tahun lebih. Namun, karena jembatan ini cukup strategis maka dengan dukungan DPRD Kabupaten Malang, Pemkab Malang menganggarkan untuk perbaikan. “Semua anggaran murni dari APBD Kabupaten Malang tahun 2022 sebesar Rp.1,8 milyar,” kata Didik. Selama jembatan mengalami kerusakan pada bagian pondasi, otomatis jalan penghubung ditutup total sehingga masyarakat harus memutar atau menggunakan jalan alternatif. “Melihat pentingnya jalan tersebut berkaitan dengan perputaran ekonomi di wilayah Kepanjen, maka Pemkab Malang mengambil-alih dari BBWS untuk melakukan pembangunan,” imbuh Didik. Terpisah, Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang Suwiknyo mengatakan pembangunan jembatan Kedungpedaringan selesai sesuai jadwal yang ditentukan DPUBM Kabupaten Malang sehingga dapat langsung diresmikan oleh Wakil Bupati Malang. “Sekarang ini sudah bisa kembali dipergunakan. Jalan penghubung ini ditutup total hampir setahun,” ujar Wiknyo. Awalnya, banyak kendala terkait penutupan, jalan alternatif tersebut banyak menuai protes dari masyarakat. Setelah dipahamkan mengenai bahaya kondisi jembatan akhirnya masyarakat menyadari. “Pengerjaan dilakukan oleh rekanan, mulai bongkar hingga selesai butuh waktu sekitar 7 bulan,” jelas Wiknyo. (kid/ari)
Wabup Malang Resmikan Jembatan Kedungpedaringan
Selasa 27-12-2022,15:35 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 01-03-2026,13:26 WIB
Porsi MBG di Jember Disunat, Widarto: Jangan Rampas Hak Gizi Anak Demi Keuntungan Oknum!
Minggu 01-03-2026,17:17 WIB
Travel Umrah di Surabaya Pastikan Keberangkatan Jemaah Tetap Aman, Tak Terdampak Dinamika Timur Tengah
Minggu 01-03-2026,15:38 WIB
Kemenhaj Jatim: Jemaah Umrah Tak Perlu Panik, Penerbangan ke Arab Saudi Masih Aman
Minggu 01-03-2026,08:48 WIB
Tabrak Perda dan Belum Berizin, Toko Modern Mr DIY di Bawangan Nekat Beroperasi
Minggu 01-03-2026,09:07 WIB
Mental Juara Usai Cukur Madura United, Adam Alis Optimistis Persib Bandung Curi Poin di Kandang Persebaya
Terkini
Minggu 01-03-2026,23:11 WIB
Bangkit dari Tertinggal, Manchester United Tembus Tiga Besar Liga Inggris
Minggu 01-03-2026,22:34 WIB
Perdagangan Hiu di Bawean Gresik Disorot ABI, Pemerintah Diminta Tingkatkan Sosialisasi
Minggu 01-03-2026,22:12 WIB
Serangan Israel AS ke Iran Bikin Selat Hormuz Ditutup, Ini Dampaknya bagi Indonesia
Minggu 01-03-2026,21:57 WIB
Perang AS Iran Belum Kondusif, Ini Daftar Hotline WNI di Timur Tengah
Minggu 01-03-2026,21:44 WIB