Sidoarjo, Memorandum.co.id - Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah memberi penghargaan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sidoarjo, atas prestasinya menerapkan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Ada 11 OPD mendapatkan nilai A atau memuaskan, dan 29 OPD mendapat nilai BB atau sangat baik. Selebihnya 8 OPD meraih nilai B atau baik. Kemarin malam, penghargaan tersebut diberikan Saiful Ilah di Pendopo Delta Wibawa. Sekretaris Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kementerian PAN dan RB RI Didit Noordiatmoko AK MM turut hadir dalam kesempatan tersebut. Bupati Sidoarjo mengatakan, SAKIP Kabupaten Sidoarjo tahun 2018 lalu meraih nilai A dengan skor nilai 80,04. Dirinya berharap tahun ini dapat dipertahankan. Upaya mencapai hasil SAKIP yang memuaskan, adalah dengan menindak lanjuti rekomendasi laporan hasil evaluasi SAKIP tahun sebelumnya. Selain itu juga didukung oleh beberapa rencana kerja. Diantaranya menerapkan organisasi yang berbasis kinerja dengan melakukan evaluasi kelembagaan terhadap RPJMD. Menyempurnakan penyusunan peta proses bisnis untuk menjadi strategi dalam pencapaian kinerja, serta menyempurnakan evaluasi kinerja dengan integrasi sistem E-Kinerja dan E-Monev (Monitoring dan Evaluasi).[penci_related_posts dis_pview="no" dis_pdate="no" title="baca juga" background="" border="" thumbright="no" number="4" style="list" align="left" withids="" displayby="tag" orderby="rand"] Selain itu, ungkap bupati, Kabupaten Sidoarjo juga selalu memfokuskan kembali program prioritas. Hingga tahun ini fokus program prioritas yang dilakukan sebanyak 133 program dengan 979 kegiatan. Sebelumnya terdapat 708 program dengan 2.038 kegiatan yang dilakukan oleh OPD Sidoarjo. Fokus pengurangan program dan kegiatan berhasil mengefisiensi anggaran sebesar Rp 238 miliar. "Efisiensi tersebut dimanfaatkan untuk peningkatan infrastruktur publik dan pelayanan dasar lainnya, serta penguatan ekonomi lokal lainnya," ujar bupati. Dalam kesempatan tersebut bupati juga meminta kepada seluruh OPD yang ada untuk selalu menjaga kekompakan, harus harmonis. Saling bekerjasama dalam membangun Kabupaten Sidoarjo. Dirinya berharap antar OPD tidak saling menyalahkan. Pembangunan Kabupaten Sidoarjo harus dilakukan bersama-sama, sehingga dapat berjalan dengan baik. "Saya mohon kekompakan, jangan sampai saling curiga. Ayo kerjasama demi Kabupaten Sidoarjo, tidak demi kepentingan pribadi,” kata bupati. Sementara itu Sekretaris Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kementerian PAN dan RB RI Didit Noordiatmoko mengatakan, penerapan SAKIP adalah semua sektor akan lebih efektif dalam mencapai target pembangunan. Harapan lainnya adalah efisiennya penggunaan sumber daya. "Ketika menerapkan SAKIP, ibu bapak tidak sekedar membuat dokumen perencanaan, tidak sekedar merencanakan yang biasa-biasa tetapi merencanakan terobosan-terobosan untuk pelayanan masyarakat yang lebih baik lagi," ujar Didit Noordiatmoko. Dikatakan, melalui SAKIP dapat diketahui ukuran keberhasilan program pembangunan yang dijalankan. Dengan mengetahui itu, setiap organisasi dapat lebih memacu program yang dijalankannya. Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda Sidoarjo Benny Airlangga mengatakan, penghargaan SAKIP diberikan sebagai motivasi OPD untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan publik yang berkualitas. Dikatakan, hasil implementasi SAKIP OPD tahun ini mengalami peningkatan. Tahun lalu ada 7 OPD yang menerima SAKIP dengan nilai A. Tahun ini meningkat menjadi 11 OPD. Begitu pula OPD yang menerima SAKIP nilai BB. Tahun lalu hanya 22 OPD sekarang menjadi 29 OPD yang menerimanya. Sedangkan perangkat daerah yang mendapatkan SAKIP nilai B ada sebanyak 8 OPD. Jumlah tersebut berkurang dari tahun lalu yang berjumlah 18 OPD. Nantinya OPD dengan SAKIP nilai B akan mendapatkan bimbingan teknis. Harapannya kedepan tidak ada lagi OPD yang meraih SAKIP dengan nilai B. Berikut daftar 11 OPD yang mendapatkan SAKIP nilai A. Yakni RSUD, Bappeda, Dinas Kesehatan, Inspektorat, Badan Pelayanan Pajak Daerah, BKD, BPKAD, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Penanaman Modal dan PTSP dan Dispenduk Capil, serta Dinas Koperasi dan Usaha Mikro. Sementara itu 8 OPD yang meraih SAKIP nilai B antara lain Dinas Perumahan, Pemukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata, Kecamatan Sidoarjo, Jabon, Balongbendo, Porong, Taman dan Wonoayu. (dar/kah/jok/pi)
11 OPD Sidoarjo Raih SAKIP Nilai A
Sabtu 23-11-2019,11:23 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 15-10-2026,23:23 WIB
Dari Pekarangan Sempit Jadi Sumber Pangan, Warga Pagesangan Panen Lele 50 Kg
Jumat 16-10-2026,02:00 WIB
PN Gresik Tunda Eksekusi Lahan Lelang 2,7 Hektare di Bungah, Akses Masuk Terhalang
Kamis 15-10-2026,19:43 WIB
Mediasi Buntu, Just Yoga Belum Beri Kepastian soal Tunggakan Gaji Dua TKA dan Kerugian Member
Jumat 16-10-2026,06:49 WIB
Krisis Air Bersih di Ngawi, Kanang Salurkan 10.000 Liter Air untuk Warga Desa Ngancar
Kamis 15-10-2026,19:52 WIB
Lima Hari Menjabat, Kapolres Mojokerto Ungkap 11 Kasus Pencurian, Motor Korban Dikembalikan Gratis
Terkini
Jumat 16-10-2026,17:08 WIB
HJB Ke-349 Tahun, Bupati Setyo Wahono dan Wabup Ziarah ke Makam Pangeran Aryo Dalem
Jumat 16-10-2026,17:03 WIB
BPJS Kesehatan Madiun Dorong Usia Produktif Kelola Penyakit Kronis Lewat Prolanis Muda
Jumat 16-10-2026,16:58 WIB
Satpol PP Kota Surabaya Razia Warung Remang-Remang, Amankan Pemandu Lagu ke Liponsos
Jumat 16-10-2026,16:53 WIB
Gibran Tinjau Pabrik Sepeda di Sidoarjo, Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global
Jumat 16-10-2026,15:22 WIB