Lamongan, memorandum.co.id - Menghadiri acara reuni alumni pegawai RSUD Soegiri pada Minggu (20/11) di Aula RSUD dr. Soegiri, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan bahwa momen tersebut merupakan kesempatan yang langka. Dimana rumah sakit dapat menghadirkan semua alumni pegawainya untuk dapat sharing hingga berdiskusi terkait kemajuan rumah sakit. "Kesempatan ini merupakan kesempatan yang langka, bisa menghadirkan para alumnus untuk bisa bertemu, sharing, kangen-kangenan, bersinergi, dan berdiskusi tentang banyak hal untuk rumah sakit seperti ini," ucap Pak Yes. Menurut Pak Yes, RSUD dr. Soegiri dapat menjadi seperti saat ini tentu bukanlah sesuatu yang dapat diperoleh secara tiba-tiba, melainkan ada proses didalamnya, yang ini dimulai sejak jaman dulu dan terakumulasi, hingga menjadi seperti sekarang. Ditambahkan Pak Yes, pertemuan ini juga akan menciptakan sebuah energi besar untuk mendorong rumah sakit agar dapat bermanfaat bagi masyarakat. "Kami atas nama pemerintah daerah menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya, atas peran serta Bapak/Ibu sekalian dalam membesarkan dan mengembangkan RSUD dr. Soegiri. Tentu pertemuan ini akan juga menimbulkan sebuah energi besar, untuk terus bisa mensupport, mendorong bagaimana rumah sakit ini menjadi terus bermanfaat bagi masyarakat," imbuh Pak Yes. Pada kesempatan tersebut, Direktur RSUD dr. Soegiri Moh. Chaidir Annas juga memaparkan perkembangan yang terjadi di RSUD Soegiri dari dulu hingga kini. Diungkapkan beliau, saat ini visi dan misi rumah sakit telah disesuaikan sebagai rumah sakit pendidikan. Selain itu, saat ini RSUD Soegiri telah memiliki blok-blok layanan, seperti blok rawat jalan terpadu, blok pelayanan emergency, memiliki kamar bedah sentral terbanyak di wilayah Lamongan yakni 6 kamar operasi, memiliki 40 mesin cuci darah, juga poli kecantikan. "Ini yang bisa kita persembahkan kepada masyarakat, meneruskan cita-cita dari para senior, kemudian fasilitas dan sarana fisik juga kita terus tingkatkan. Mudah-mudahan ini semakin membawa Rumah Sakit Soegiri semakin baik," harap dr. Annas. RSUD dr. Soegiri merupakan satu dari tiga rumah sakit daerah yg terdapat di Kabupaten Lamongan. Berawal dengan rumah sakit darurat pada tahun 1938 dengan nama RSD Wisma Yoewono, menjadi RSU (Rumah Sakit Umum) Lamongan pada 1942, hingga pada 20 Agustus 1986 kemudian resmi berubah menjadi RSUD dr. Soegiri Lamongan.(yy/gus)
Temu Alumni RSUD Soegiri Lamongan
Minggu 20-11-2022,17:27 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 13-08-2026,15:32 WIB
Aksi Boikot OT Menggema di Media Sosial, Inilah Deretan Produknya
Kamis 13-08-2026,17:14 WIB
Sidang ke-10 Maidi Madiun Cs: Dua Ahli Dihadirkan JPJ Urai Pasal Pemerasan hingga Tata Kelola CSR
Kamis 13-08-2026,10:40 WIB
Pemkab Tulungagung Dorong Warga Manfaatkan Program Bebas Denda Pajak
Kamis 13-08-2026,10:50 WIB
P-APBD Jombang 2026 Tembus Rp2,86 Triliun, SILPA Melonjak Rp332 Miliar
Kamis 13-08-2026,14:04 WIB
Jejak CV BJ (3): Lanskap MPP Turun 20 Persen, Efisiensi Anggaran Dapatkah Seiring Kualitas Pekerjaan?
Terkini
Jumat 14-08-2026,07:31 WIB
Gandeng Ojol Lewat Program Sabuk Kamtibmas, Polsek Kediri Kota Perkuat Jaringan Informasi Keamanan
Jumat 14-08-2026,07:25 WIB
Sampah Dibakar di Bahu Jalan, Lahan Tebu di Kembangbahu Lamongan Ludes Terbakar
Jumat 14-08-2026,07:18 WIB
Layanan Maksimal, Polres Blitar Sabet Dua Penghargaan Kapolri
Jumat 14-08-2026,07:12 WIB
Perkuat Sinergi Pengawasan WNA, Kapolres Kediri Kota Terima Kunjungan Kakanim Kediri
Jumat 14-08-2026,07:07 WIB