Surabaya, memorandum.co.id - Puluhan warga yang mengatasnamakan diri sebagai Kesatuan Organisasi Masyarakat Peduli Indonesia (Kompi) Jawa Timur menggelar aksi unjuk rasa di depan Balai Kota Surabaya, Kamis (17/9) siang. Para demonstran membawa sejumlah tuntutan. Yakni, meminta agar Wakil Wali (wawali) Kota Surabaya Armuji untuk menghentikan aksi inspeksi mendadak (sidak) yang kerap dilakukannya. "Kita minta hentikan tindakan sidak yang meresahkan masyarakat," seru Kosim selaku korlap aksi. Selain itu, pihaknya juga mendesak agar wawali menghentikan produksi konten media sosial yang tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. "Kita menduga wawali menyalahgunakan kekuasaan untuk menaikkan citra di mata masyarakat," tandas dia. Setelah satu jam berselang, massa aksi unjuk rasa kemudian membubarkan diri. Hal tersebut setelah aspirasi pihak Kompi Jatim diterima langsung oleh Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya melalui bakesbangpol. (bin)
Wawali Surabaya Didemo Kompi Jatim, Ini Tuntutannya
Kamis 17-11-2022,14:02 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 14-08-2026,12:55 WIB
Empat JPTP Pemkot Madiun Mulai Dilirik ASN Luar Daerah
Jumat 14-08-2026,09:30 WIB
Tio Ferdian Klarifikasi, Aulia: Saya Menolak Hubungan Seksual, Namun Tetap Terjadi
Jumat 14-08-2026,06:26 WIB
Presiden Prabowo Dorong Produksi Motor Listrik Nasional hingga 2 Juta Unit
Jumat 14-08-2026,08:36 WIB
Ada Perbedaan Fakta, Tio Ferdian Rahmana Klarifikasi Soal Isu Aborsi yang Viral
Jumat 14-08-2026,06:18 WIB
Cerita Driver Ojol Rasakan Manfaat Motor Listrik: Hemat Biaya hingga Bisa Menabung
Terkini
Jumat 14-08-2026,21:27 WIB
Sambut HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, KAI Tambah Kapasitas KA di Blitar untuk Antisipasi Lonjakan Penumpang
Jumat 14-08-2026,21:24 WIB
Radar MBG Disiapkan, Bupati Lumajang: Masyarakat Lebih Mudah Akses Informasi Program
Jumat 14-08-2026,20:54 WIB
Komunitas CAB Lumajang Gelar Tasyakuran, Tiga Anggota Berprestasi di Lomba Karaoke
Jumat 14-08-2026,20:42 WIB
Puan Maharani Minta Pemerintah Jaga Empat Hal dalam APBN 2027 di Jakarta
Jumat 14-08-2026,20:39 WIB