Surabaya, Memorandum.co.id - Ketua Fraksi PAN DPRD Jawa Timur, Dr. Basuki Babussalam mendukung langkah Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dalam menetapkan UMK 2020. Penetapan tersebut dituangkan melalui Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/568/KPTS/013/2019. Berdasarkan surat tersebut ditentukan kenaikan UMK sebesar 8,51% dari UMK sebelumnya. Rumusan prosentase itu diperoleh dari inflasi 3,39% dan pertumbuhan ekonomi nasional 5,12%. Sehinga kenaikan UMK 2020 berdasarkan daya inflasi dan pertumbuhan ekonomi nasional yakni sebesar 8,51%. Dalam keputusan tersebut, ditetapkan besaran UMK tahun 2020 yang tertinggi masih dipegang oleh Kota Surabaya yaitu Rp 4.200.479,19. Sementara UMK Gresik, Sidoarjo, Pasuruan dan Mojokerto masih di bawahnya. Untuk UMK terendah di Jawa Timur, diberlakukan di Kabupaten Magetan yaitu Rp 1.913.321,73. Kenaikan UMK ini ternyata juga memicu respon dari kalangan pengusaha. Bahkan, beberapa di antaranya akan memindahkan usahanya untuk melakukan efisiensi.[penci_related_posts dis_pview="no" dis_pdate="no" title="baca juga" background="" border="" thumbright="no" number="4" style="list" align="right" withids="" displayby="tag" orderby="rand"] “Jika itu yang terjadi pasti angka penganguran akan bertambah. Untuk itu, FPAN mendorong gubernur agar membuat terobosan-terobosan kebijakan agar keberlanjutan usaha tetap terjaga. Sehingga ikhtiar mencapai kesejahteraan melalui pertumbuhan ekonomi juga bisa terus dijaga,” tandas Basuki. Pemprov Jatim, lajut Basuki, harus bisa menangkal problem-problem yang selama ini memberikan tekanan dan menambahi beban biaya di dunia usaha. “Kelangkaan solar yang mengakibatkan terhambatnya distribusi bahan produksi seperti yang berlangsung beberapa waktu lalu adalah salah satu contoh problem yang turut menekan dunia usaha,” kata Basuki. Menurut Sekretaris DPW PAN Jawa Timur ini, masih ada banyak bidang yang bisa diintervensi pemprov agar keberlanjutan produksi dan distribusi di dunia usaha tetap bisa berjalan dengan lebih efisien. “Sehingga penyediaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi tetap bisa meningkat. Karena angakatan kerja di Jatim terus bertambah tiap tahun, dan untuk menekan angka pengangguran dibutuhkan keberlangsungan sektor industri,” paparnya. (day/gus)
Fraksi PAN Ingatkan Gubernur Ciptakan Iklim Usaha Kondusif
Jumat 22-11-2019,00:22 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 07-11-2026,12:58 WIB
Apa Itu Ijazah Blockchain, Teknologi untuk Cegah Ijazah Palsu
Sabtu 07-11-2026,11:22 WIB
Sambut Hari Jadi ke-821 Tulungagung, Kecamatan Ngantru Gelar Gerakan Pangan Murah
Sabtu 07-11-2026,15:15 WIB
Gratis, Dapur Pejuang Jalanan dan Pemasangan Alarm Polrestabes Surabaya di Taman Bungkul Diserbu Warga
Sabtu 07-11-2026,10:59 WIB
Hadir di Majelis Burdah Wonorejo, Kapolres Pasuruan Ajak Ulama dan Masyarakat Jaga Kamtibmas
Sabtu 07-11-2026,11:51 WIB
Jelang Hari Jadi ke-821 Tulungagung, Kecamatan Ngantru Buka Layanan IKD dan Pendaftaran Agen Perlinsos
Terkini
Minggu 08-11-2026,09:48 WIB
Minggu Kasih di GKJ Tuban, Polresta Tuban Ajak Masyarakat Sosialisasi Call Center 110 dan Jaga Kondusivitas
Minggu 08-11-2026,09:02 WIB
Kawal Sedekah Bumi Lopang Kembangbahu, DPD MATRA Lamongan Pasang Tameng Selamatkan Budaya Leluhur
Minggu 08-11-2026,08:28 WIB
Respons Aduan Warga, Polres Lamongan Gelar Patroli Skala Besar Tindak Knalpot Brong dan Balap Liar
Minggu 08-11-2026,07:20 WIB
Silaturahmi Kebangsaan Bersama Wakil Rais Aam PBNU: Merawat Harmoni, Menyemai Simfoni Peradaban
Minggu 08-11-2026,03:20 WIB