Malang, Memorandum.co.id - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang mengakibatkan tanah longsor di Kawasan Ledok Amprong, Dusun Besuki, Desa Wringinanom, Kecamatan Poncokuaumo, Kabupaten Malang, Senin (1/11/2022). Camat Poncokusumo Didik Budi Mulyono menyampaikan hujan turun terjadi pukul 15.00 WIB. “Longsor itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB dan dilakukan pencarian pada satu orang atas nama Ahmad Amin,” terangnya, Rabu (2/11/2022). Diperoleh informasi, korban Ahmad Amin (29), warga Desa Wringinanom, Kecamatan Poncokusumo saat itu kejadian sedang bersama temannya, Ilham (30), berangkat ke ladang, sekitar pukul 16.30 WIB. Mereka melintasi jalan setapak dengan menggunakan sepeda motor. Saat berangkat, Ilham posisinya berada didepan, namun begitu sampai di lokasi, Ilham menunggu korban sampai lama tak kunjung sampai. Akhirnya, Ilham memutuskan untuk kembali, akan tetapi jalan yang baru saja dilalui sudah dalam kondisi longsor dan Ilham tidak menemukan korban. “Atas kejadian tersebut, saksi melaporkan ke perangkat desa dan langsung dilakukan pencarian hingga malam hari,” kata Didik. Dengan adanya kejadian longsor ini pihak kecamatan sudah meneruskan laporan tersebut pada Bupati Malang dan BPBD Kabupaten Malang. Bahkan, setelah menerima laporan tersebut pihak Muspika Kecamatan Poncokusumo langsung terlibat melakukan pencarian hingga malam hari. “Karena kondisi sudah gelap dan belum ada tanda-tanda, akhirnya pencarian kami hentikan dan dilanjut hari ini,” imbuh Didik. Pencarian hingga siang masih belum juga ada tanda, karena longsor cukup luas dengan ukuran tinggi 12 meter dan panjang 25 meter. Sedangkan personil yang terlibat dari unsur Satgas siaga bencana Poncokusumo, Pemdes Wringinanom, PMI, BPBD, BALAKARCANA, KSB Mahameru, TNI, Polri dan warga setempat. Terpisah, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan mengatakan pencarian hingga siang pukul 12.00 WIB, masih belum menampakkan hasil dikarenakan volume longsor cukup besar, sedangkan peralatan yang digunakan hanya pompa air (alkon) untuk mempercepat. “Untuk mendatangkan alat berat ke lokasi longsor tidak memungkinkan, jadi hanya secara manual menggunakan cangkul dan alkon tersebut,” terang Sadono. Proses pencarian masih terus berlangsung, tenaga yang terlibat sekitar 200 orang gabungan dari berbagai pihak. “Pencarian akan terus berlanjut hingga korban ditemukan,” ujar Sadono. Diketahui, korban Ahmad Amin memiliki dua orang putra yang masih balita dan seorang istri. (kid/ari)
Longsor Poncokusumo, Satu Orang dalam Pencarian
Rabu 02-11-2022,15:25 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 14-10-2026,13:05 WIB
Mutasi 19 Anggota Polda Jatim, Kombespol Rofiq Ripto Himawan Jabat Dirreskrimsus
Rabu 14-10-2026,02:12 WIB
Pemkot Pasuruan Ikuti Rapat Paripurna II DPRD, Enam Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Tiga Raperda
Rabu 14-10-2026,04:08 WIB
Ahmad Labib Bakar Jiwa Nasionalisme Emak-Emak Lamongan
Rabu 14-10-2026,09:13 WIB
Catut Nama Kemensos Pakai Modus Investasi Beras Rp4,02 Miliar, Tiara Dibui 2,5 Tahun
Rabu 14-10-2026,08:57 WIB
14 Pasien Rehab Kabur Usai Serang Petugas, BNNP Jatim Soroti Overload Yayasan Omah Sehat Bersinar
Terkini
Kamis 15-10-2026,00:07 WIB
170 Guru PAUD Surabaya Dilatih Tangani Anak Berkebutuhan Khusus
Rabu 14-10-2026,23:07 WIB
Pakar Hukum Unair Bongkar Celah RUU Migas, Risiko Pidana Direksi Disorot
Rabu 14-10-2026,22:13 WIB
DBHCHT Kota Blitar 2026 Capai Rp 17 Miliar, Pemkot Tekankan Penggunaan Tepat Sasaran
Rabu 14-10-2026,22:01 WIB
Pemkab Pasuruan Cari Investor untuk Revitalisasi Wisata Banyubiru
Rabu 14-10-2026,21:52 WIB