Bangkalan, Memorandum.co.id - Ada nuansa kebijakan simpatik dikembangkan Kapolres Bangkalan, AKBP Wiwit Ari Wibisono ketika berupaya meredam aksi demo massa yang acap kali digelar di depan pintu masuk Mako Polres setempat. Juga di lingkup OPD Pemkab dan di halaman DPRD Bangkalan. Kali ini, setidaknya dalam beberapa kali rentetan aksi demo mahasiswa akhir-akhir ini, Polres terkesan lebih mengandalkan belasan Polwan di posisi garda terdepan. Mereka tidak hanya memanggul amanah untuk meredam aksi demo. Tetapi juga didapuk sebagai tim negosiator untuk berdialog dengan korlap aksi demo. Sedangkan puluhan personel Sat Sabhara sebagai benteng pengamanan aksi dengan tameng di tangan, malah ditempatkan di belakang barikade Polwan. Realita rada aneh, itu kembali tersaji ketika komunias mahasiswa dalam wadah PMII, menggelar aksi demo di depan pintu masuk Polres, Rabu (26/10) siang. Sepintas memang agak kontroversial. Sebab personel Polisi pria andalan Sat Shabara, secara pisik, sejatinya jauh lebih unggul, tangguh dan trengginas dibanding barikade Polwan yang secara kodrati, lebih mempertontonkan kelembutan sosok wanita sebagai kaum ibu. Tetapi, strategi baru yang dikembangkan AKBP Wiwit, sapaan Kapolres, bukan tanpa alasan logis.” Yaahh…, secara pisik, kekuatan dan kebugaran personel pria, memang lebih kuat dan tangguh dibanding Polwan,” tandas AKBP Wiwit, Kamis (27/10) kemarin. Tetapi jika ditilik dari aspek pyshologis, tipikal kelemah lembutan sosok Polwan sebagai figur seoran wanita, secara psikhis, malah cenderung lebih ampuh untuk menjinakkan kesangaran para praktisi aksi demo yang kaprah didominir oleh aktivis pria. “ Logikanya, andai terjadi tindakan anarkis, seperti saling dorong, misalnya, apa kira-kira tega para aktivis demo yang didominir kaum laki-kali mau bertindak kasar terhadap Polwan. Saya yakin tidaklah,” tegas AKBP Wiwit. Faktanya, para aktivis demo cenderung lebih mudah luluh dan jinak ketika berhadapan dengan barikade Polwan. Maklum, sebagai negosiator, Polwan bisa tampil lebih humanis, lemah lembut dan komunitif, bak seorang ibu menasehati anak atau adik mereka.” Nah, disini, secara psyakhologis, peran Polwan ada kesan lebih mudah untuk bisa meredam aksi demo,” pungkas AKBP Wiwit. (ras).
Redam Demo, Polres Bangkalan Andalkan Polwan
Kamis 27-10-2022,09:13 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 04-08-2026,07:11 WIB
Mengenal Nielam Sekar, Penyanyi dan Sinden Asal Blitar yang Konsisten Lestarikan Musik Daerah
Selasa 04-08-2026,06:01 WIB
Kapolres AKBP Yenni Diarty Silaturahmi ke Padepokan PSHT, Ajak Jaga Kerukunan dan Jogo Bojonegoro
Selasa 04-08-2026,15:41 WIB
Sidang Ke-8 Maidi Madiun Cs (1): Kadiskominfo Ungkap Hubungan dengan Faizal Pink dan Bantah Kebutuhan Maidi
Selasa 04-08-2026,09:02 WIB
Residivis Narkoba di Lapas Jadi Otak Penipuan Emas Rp587 Juta, Polda Jatim Telusuri Aliran Dana
Selasa 04-08-2026,20:36 WIB
Sidang ke-8 Maidi Madiun Cs (2): JPU Pertanyakan Bukti Percakapan Soal CSR, Aflah Mengaku Dimanfaatkan Amel
Terkini
Selasa 04-08-2026,21:56 WIB
Bawa Xanax, Warga Surabaya Dipulangkan Polisi Setelah Tunjukkan Resep Dokter
Selasa 04-08-2026,21:53 WIB
Satreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bongkar Tiga Jaringan Narkoba, Sita 22,76 Gram Sabu
Selasa 04-08-2026,21:49 WIB
BPJS Kesehatan Madiun Ajak Masyarakat Cegah Penyakit Kronis Lewat Skrining Dini
Selasa 04-08-2026,21:45 WIB
58 Tahun BPJS Kesehatan, Kolaborasi Rumah Sakit di Madiun Perkuat Layanan JKN Berkualitas
Selasa 04-08-2026,21:42 WIB