Surabaya, memorandum.co.id - Pakar kebijakan publik dari Universitas Negeri Surabaya, Dr Moch Mubarok Muharam menilai Wali Kota Surabaya harus bisa menunjukkan penurunan angka kemiskinan. Mubarok mendorong Pemkot Surabaya lebih berbenah. Sehingga kemiskinan menurun, dan jangan sampai bertambah. “Peran pemimpin daerah punya encorage (memberi semangat) agar warga mempunyai kemamuan untuk menjalankan usaha ekonoki produktif,” tegas dia, Selasa (18/10/2022). Untuk diketahui saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tengah melakukan verifikasi dan kroscek (pencocokan) 23.523 data kemiskinan ekstrem dari pemerintah pusat. Data tersebut berasal dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) berdasarkan tahun 2019. Masih lanjut dia, kepala daerah atau wali kota memberikan fasilitas, agar usaha warga bisa berkembang. “Jangan sampai angka kemiskinan tidak turun. Sebab kegiatan wali kota turun ke bawah (turba) ke masyarakat. Jika tidak mau disebut hanya pencitraan,” urai dia. Doktor alumnus Fisip Unair ini, menyebutkan pemerintah kota harus menjadi penyemangat. Terkait inflasi ekonomi. “Tidak membuat perekonomian menurun. Tugas kepala daerah harus bisa mengatasi hambatan, baik internal atau eksternal,” tegas dia. Berdasarkan hasil kroscek 23.523 data kemiskinan ekstrem milik pemerintah pusat, ternyata data yang berasal dari pemerintah pusat itu berdasarkan tahun 2019. “Jangan jadi alasan, Pemkot Surabaya harus kroscek,” terang dia. Terpisah Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan, sekarang ini pihaknya tengah melakukan verifikasi sekaligus pencocokan data kemiskinan ekstrem dengan pemerintah pusat dan provinsi. Hasil dari kroscek itu selanjutnya akan disampaikan untuk update data ke pemerintah pusat. (day)
Pakar: Tugas Wali Kota Turunkan Kemiskinan
Selasa 18-10-2022,18:12 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 13-08-2026,15:32 WIB
Aksi Boikot OT Menggema di Media Sosial, Inilah Deretan Produknya
Kamis 13-08-2026,10:40 WIB
Pemkab Tulungagung Dorong Warga Manfaatkan Program Bebas Denda Pajak
Kamis 13-08-2026,06:32 WIB
Jejak CV BJ (2); Pemenang Lanskap MPP Kota Madiun Diduga Pernah Kena Denda Keterlambatan Proyek
Kamis 13-08-2026,10:50 WIB
P-APBD Jombang 2026 Tembus Rp2,86 Triliun, SILPA Melonjak Rp332 Miliar
Kamis 13-08-2026,17:14 WIB
Sidang ke-10 Maidi Madiun Cs: Dua Ahli Dihadirkan JPJ Urai Pasal Pemerasan hingga Tata Kelola CSR
Terkini
Kamis 13-08-2026,22:18 WIB
Jejak Buron Bos Gendut Pemilik 98 Kg Sabu Terhenti di Kampung Bahari Jakarta
Kamis 13-08-2026,22:09 WIB
Bea Cukai Soetta Gagalkan Penyelundupan 23 Kg Emas Libatkan 7 WN China
Kamis 13-08-2026,22:06 WIB
Eks Wakil Kepala BGN Minta Status Tersangka Korupsi MBG Dicabut
Kamis 13-08-2026,22:03 WIB
Pengawasan Dana Desa Diperkuat untuk Tekan Kriminalisasi Kepala Desa
Kamis 13-08-2026,20:55 WIB