Jakarta, memorandum.co.id - Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya atau P4S berperan amat penting dalam menggerakkan pembangunan pertanian dan perdesaan. Bukan hanya sebagai pelaku utama, P4S juga menjadi pelaku usaha, bahkan penyuluh bagi petani di perdesaan. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan), Dedi Nursyamsi, memastikan P4S adalah pelopor dan motivator, serta motor penggerak pembangunan perdesaan. Ciri utama mereka, jelas Dedi, adalah inovasi yang menonjol. Selain itu, P4S memiliki frekuensi yang sama dengan petani. Ciri-ciri ini, kata Dedi, membuat P4S memiliki kelebihan ketimbang penyuluh pegawai negeri sipil, pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) atau tenaga harian lepas-tenaga bantu penyuluh pertanian (THL-TBPP). "Pengelola P4S adalah petani yang maju, agresif, dan adaptif dalam perubahan memanfaatkan teknologi terkini. Karena satu frekuensi dengan petani, membuat transfer pengalaman dan semangat lebih mudah dari pada penyuluh (PNS, P3K, dan THL-TBPP)," tutur Dedi belum lama ini. Dedi menuturkan, P4S adalah pelaku utama yang bukan hanya berusaha di on farm (tanam dan panen), tapi juga sebagai pelaku usaha. P4S menginisiasi bisnis pertanian dan pelopor pengolahan produk pangan yang memberikan nilai tambah. "Saya melihat P4S tak sekadar mampu membuat produk keren, tapi juga olahanya juga keren. Ini luar biasa," kata dia. Ada P4S mampu mengolah jagung menjadi nasi jagung. Juga mengolah umbi-umbian, seperti singkong, menjadi produk pangan turunan yang memberikan nilai tambah. "Bahkan bukan hanya di konsumsi di wilayah sendiri, tapi ada juga yang diekspor ke China. Ada P4S yang mengolah maggot menjadi tepung, pakan ternak, bahkan minyak maggot yang diekspor," ujar dia. SDM Kunci Kemajuan Dedi menjelaskan, kemajuan suatu negara ditentukan sektor pertanian. Semua negara maju di dunia diawali dari majunya pertanian. Namun, kemajuan sektor pertanian bukan dari alat mesin atau sarana pertanian. "Sesungguhnya majunya sektor pertanian itu dari SDM," ujar dia. Ia membayangkan, SDM pertanian di tanah air tidak boleh kalah dari Amerika Serikat, China, Eropa, dan negara yang maju pertaniannya. Harapan itu, kata Dedi, salah satunya ditumpukan pada P4S. Dedi menegaskan, ciri utama P4S bukan hanya pelaku usaha, tapi juga pelaku utama. Karena itu, sebagai penyuluh, P4S harus menjadi inovator bagi petani. P4S juga menjadi pusat pembaharuan perdesaan. "Lahan pertanian ada di perdesaan. Jadi, berbicara membangun perdesaan, maka gerakan P4S adalah membangun pertanian. Sebagai pelaku utama tidak lain adalah P4S," tutur Dedi. (iku/gus)
Peran Penting P4S Sebagai Penggerak Pembangunan Pertanian dan Perdesaan
Rabu 05-10-2022,19:20 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 17-07-2026,12:44 WIB
Situbondo Jadi Pusat Haul Masyayikh Nusantara 2026, 111 Ribu Jamaah dari Berbagai Provinsi Bakal Hadir
Jumat 17-07-2026,10:37 WIB
Atasi Banjir dan Jaga Air Tanah, Mahasiswa KKN Unisla Pasang Sumur Biopori di Tawangrejo
Jumat 17-07-2026,14:05 WIB
Pemkot Dorong Lahirnya Batik Khas Kota Madiun yang Berkarakter dan Bercerita
Jumat 17-07-2026,21:15 WIB
Don Ritto Ditahan Kejagung usai Dilimpahkan Polri dalam Kasus Dugaan TPPU
Jumat 17-07-2026,19:32 WIB
Banjir Rob Genangi Sekolah saat MPLS, Pemkot Surabaya Kerahkan Armada Penyedot Air
Terkini
Sabtu 18-07-2026,09:02 WIB
Dulu Pimpin Jampidsus, Kini Febrie Adriansyah Jalani Pemeriksaan sebagai Tersangka di Gedung Bundar
Sabtu 18-07-2026,08:28 WIB
Gunakan Aset Mangkrak Pemkot Surabaya, Relokasi PKL Kalijudan Diwarnai Tarikan Dana Berkedok Pendaftaran
Sabtu 18-07-2026,07:55 WIB
Perkuat Sinergitas, Kapolsek Gayungan dan Jambangan Sambangi Koramil 0830-18
Sabtu 18-07-2026,07:24 WIB