Surabaya, Memorandum.co.id - DPD PDI Perjuangan Jawa Timur matangkan persiapan jelang Pemilu 2024. PDI Perjuangan melakukan proses penjaringan bakal Daftar Calon Sementara (DCS). Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Kusnadi mengatakan, perintah dari DPP PDI Perjuangan untuk segera melakukan pendaftaran bakal DCS. “Jadi ini masih bakal atau boleh dibilang embrionya. Pendaftarannya mulai 1 September sampai 30 September, yakni melalui online," ujar Kusnadi. Kusnadi menambahkan tidak hanya masyarakat yang tidak mengetahui penjaringan ini, namun juga anggota internal juga tidak mengetahui adanya penjaringan ini. "Jadi penjaringan atau pendaftaran bakal DCS ini banyak yang tidak diketahui oleh internal. Karena waktunya sangat pendek, maka kader atau pengurus ini diundang untuk kami jelaskan bahwa mereka diusulkan oleh DPC maupun DPD PDI Perjuangan untuk menjadi bakal DCS. Ini hak mereka bersedia atau tidak, kalau tidak bersedia ya kita akan ganti yang lain. Kalau bersedia ya harus segera daftar. Karena banyak yang belum daftar dan diketahui banyak yang belum mengisi form pendaftaran," katanya. Lebih lanjut Kusnadi mengatakan syarat pendaftaran ini cukup mudah yakni hanya membawa KTP dan kartu anggota kepartaian. "Pengumpulan form pendaftaran ini jangan terlalu lama, paling lama tanggal 27 September ini sudah selesai. Karena tanggal tanggal 30 September sudah harus diserahkan ke DPP PDI Perjuangan," terangnya. Menurutnya dalam rakor tersebut, bakal DCS juga ditawarkan daerah pemilihan (dapil). Namun bakal DCS ini juga diperbolehkan memilih dapil jika ada peluang. "Kita tidak boleh memaksakan keinginan kita untuk daerah yang tidak dia kenal peluangnya, ini justru malah kasihan kalau benar-benar dipaksakan," tegasnya. Dijelaskan Kusnadi yang mencalonkan melalui PDI Perjuangan harus menjadi anggota PDI Perjuangan, dan syarat untuk menjadi DCS dari partai dan KPU jelas berbeda. "Jadi ketika DCS tidak disetujui oleh KPU, maka dengan adanya rakor penjaringan bakal DCS ini, kita sudah siapkan pengganti, tidak perlu mencari-cari lagi," terangnya. Nantinya, lanjut Kusnadi, setelah penjaringan, para bakal DCS ini akan dibekali dengan sekolah partai dan tes psikologi pada Desember mendatang. Untuk jumlah yang direkrut oleh PDI Perjuangan sebagai bakal DCS ini sebanyak 120 persen dari total jumlah kursi pada masing-masing DPRD baik kabupaten/kota, provinsi maupun pusat. "Yang harus dipahami bakal DCS ini adalah masa kampaye mendatang sangat pendek, yakni 2,5 bulan atau 75 hari. Yang kami khawatirkan adalah masyarakat ini memilih tapi tidak kenal dengan yang dipilih, ini tidak baik dan harus dihindari. Maka dari itu kami meminta kepada seluruh kader PDI Perjuangan, ayo mulai kerja dari sekarang. Dekati masyarakat mulai saat ini, kalau ada keluhan dari masyarakat harus kita bantu menyelesaikan. Prinsipnya witing tresno jalaran soko kulino, kalau kita aktif mendekati masyarakat pasti akan dipilih dengan sendirinya," tuturnya. Kusnadi mengatakan terkait target Pemilu 2024 adalah mempertahankan kemenangan. Ia menambahkan namun kemenangan pada pemilu mendatang harus sempurna. "Kenapa saya bilang kemenangan kemarin belum sempurna, karena antara suara dengan secara kursi beda. Suara kita kalah namun kita menang. Selisih satu kursi dengan partai lain. Nah 2024 ini akan kita sempurnahkan menang suara menang kursi," ungkapnya. Ketika disunggung terkait koalisi yang dilakukan oleh partai lain, Kusnadi mengatakan koalisi itu baik, namun harus dilihat apa yang dikerjasamakan. "Nah Pemilihan Legilatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) itu kan berjalan pada waktu yang sama. Nah untuk koalisi pada Pileg ini bagaimana, kan pada Pileg ini kan kita dituntut mencari suara sebanyak-banyaknya. Jadi apa karena koalisi, suara kita bagikan dengan partai lain? kan tidak begitu. Jadi untuk ini, kita akan mencoba berdiri pada kaki sendiri. Artinya tidak berkoalisi," pungkasnya. (day)
PDIP Jatim Siapkan Bacaleg Sementara
Jumat 23-09-2022,12:42 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 03-03-2026,11:09 WIB
Gempuran Gepeng Jelang Lebaran, Sosiolog: Jadi Tradisi dan Pekerjaan Musiman
Selasa 03-03-2026,09:36 WIB
Data Gepeng di Liponsos Keputih Stabil, Mayoritas Berasal dari Luar Surabaya
Selasa 03-03-2026,12:19 WIB
10 Alasan Mengapa Masyarakat Tak Peduli Travel Umrah Resmi
Selasa 03-03-2026,16:44 WIB
Ngaku Wartawan Peras Kades, Pria Madiun Disergap Polisi
Selasa 03-03-2026,10:17 WIB
Iming-iming Cashback 10 Persen, Agen Asuransi Didakwa Tipu Nasabah Rp67 Juta Raib
Terkini
Rabu 04-03-2026,07:07 WIB
Sidang Sempro dan Sidang Hati
Rabu 04-03-2026,06:52 WIB
Persiapan Arus Mudik Lebaran 1447 H, Sekitar MOG Segera Dipasangi Barrier Pembatas Parkir
Rabu 04-03-2026,06:48 WIB
Ciptakan Rasa Aman dan Nyaman Beribadah di Bulan Ramadan, Polres Ngawi Laksanakan Pengamanan di Masjid
Rabu 04-03-2026,06:00 WIB