Surabaya, memorandum.co.id - Empat mahasiswa dari Fakultas Ekonomi Bisnis Teknologi Digital (FEB-TD) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) lolos dalam program Krativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) dengan membuat Babubam bag (batik bucket bamboo bag). Empat mahasiswa itu antara lain, Firdeana Fitrotul Ula, Sifa Imroatun Jannah, Anggih Nur Hamidah, yang merupakan tiga mahasiswa dari prodi S1 Akuntasi, lalu Agung Firmansyah dari prodi S1 Manajemen. Babubam bag merupakan salah satu tas yang terbuat dari anyaman bambu dan kain batik yang digabungkan menjadi tas yang fashionable dan cocok dipakai kalangan remaja. Menggunakan bahan ramah lingkungan membuat tas ini mulai digandrungi oleh anak muda. "Yang pasti kami design tas ini up to date dengan tren tas yang saat ini digandrungi anak-anak muda hingga orang dewasa," ucap Firdeana Fitrotul Ula, Selasa (30/8/2022). Firdeana menjelaskan, ide awal tas ini berawal dari banyaknya penganyam bambu yang hanya membuat produk sederhana seperti besek atau bahkan kipas. Berangkat dari sana, keempat mahasiswa Unusa lantas terpikir untuk membuat tas yang lebih fashioneble. "Kami sempat belajar bagaimana menganyam bambu selama dua bulan," terangnya. Dengan ide tersebut, keempatnya membuat tas tersebut dengan perpaduan kain batik yang merupakan ciri khas Indonesia. "Kami juga menggunakan kain batik dari kain perca, sehingga tas ini benar-benar ramah lingkungan," ucapnya. Namun begitu, produksi tas tersebut tidak banyak, sebab dalam prosesnya masih dilakukan dengan manual. "Karena memang pembuatan ini kami lakukan selama tiga bulan, karena menganyam hingga pembuatan tas semuanya dilakukan secara handmade tanpa alat apa pun," tandas Firdeana. Untuk proses perawatan tas tersebut, Firdeana menjelaskan, pertama diletakkan pada suruh ruangan, dan sering-sering dibersihkan atau dilap. Selanjutnya tas tersebut dijemur akan lebih bagus karena dari bahan bambu yang dipanaskan di matahari akan semakin bagus. "Ini untuk menghindari jamur hingga ada serbuk-serbuk dari kayu bambu tersebut sehingga tas akan lebih awet," urai dia. Babubam bag merupakan salah satu tas bambu yang baru pertama kali diciptakan. Firdeana mengaku, tas ini lebih ramah lingkungan karena terbuat dari bambu serta dari kain perca batik. "Yang pasti ini baru pertama kali dan lebih fashionable," ucapnya. Adapun tas tersebut dibandrol dengan harga Rp 95 ribu dengan ukuran 14x18 centimeter. Saat ini, keempat mahasiswa Unusa itu menjual tas babubam bag melalui media sosial instagram @babubambag. "Kami sekarang masih menerima pembelian secara pemesanan terlebih dahulu atau PO baru bisa kami buat," terang Fierdiana. (bin)
Babubam Bag, Tas Ramah Lingkungan Buatan Mahasiswa Unusa
Selasa 30-08-2022,10:53 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 28-06-2026,20:28 WIB
Sidang Ke-3 Kasus Madiun Cs (4): Saksi Ali Fauzi Beberkan Soal CSR Anggota REI hingga STIKES
Senin 29-06-2026,10:07 WIB
Sidang ke-3 Kasus Maidi Madiun Cs (4): Ketua REI Sebut Hery Tawang 'Sekda Bayangan', Ungkap Cerita Umrah
Minggu 28-06-2026,19:17 WIB
Kolaborasi Pengelolaan dalam Pembangunan Industri Pariwisata Heritage Masyarakat Kota Malang
Minggu 28-06-2026,20:16 WIB
KontraS Surabaya Desak Pembebasan 24 Orang yang Diamankan Usai Demonstrasi di Grahadi
Minggu 28-06-2026,21:46 WIB
DPRD Gresik Dorong Optimalisasi Aplikasi Siap KIR untuk Cegah Gratifikasi
Terkini
Senin 29-06-2026,18:24 WIB
Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polsek Asemrowo Gelar Bakti Religi dan Sosial untuk Masyarakat
Senin 29-06-2026,18:18 WIB
Pria Berjaket Ojol Jambret Ponsel Bocah di Pasuruan Modus Pura-Pura Tanya Alamat
Senin 29-06-2026,18:11 WIB
Transisi Sidak Gedung Baru Sekolah Rakyat Minta Faktor Keselamatan Diprioritaskan di Pasuruan
Senin 29-06-2026,18:03 WIB
Hari Bhayangkara Ke-80, Bhabinkamtibmas Ngampel Kediri Dampingi Petani Jagung Dukung Ketahanan Pangan
Senin 29-06-2026,17:56 WIB