Surabaya, Memorandum.co.id - Upaya wakil rakyat Jatim untuk menambah anggaran Biaya Penunjang Operasional Penyelenggaran Pendidikan (BPOPP) sekolah swasta selama 12 bulan atau satu tahun penuh melalui APBD 2023 tidak dikabulkan Pemprov Jatim. Karenanya bantuan operasional sekolah SMA/SMK swasta hanya mendapat sembilan bulan. Sekdaprov Jatim Adhy Karyono menjelaskan, support untuk pendidikan di Jatim sudah melebihi dari baku pemerintah pusat. Dimana ketentuannya mencapai 20 persen. “Di Jatim sudah mencapai 27 persen, jadi melebihi,” terang Adhy Karyono. Adhy menyebutkan, bukan karena APBD tidak mampu. Namun ada kebutuhan lain yang harus disuport, seperti belanja gaji pegawai. “Yang jelas sudah dibahas di KUA PPAS TA 2022. Tentu sudah sepakat sepakat seperti itu,” tegas Adhy Karyono. Adhy menyebutkan, dirinya mendengar adanya permintaan tambahan. Namun pemberian BPOPP berdasarkan lembaga. “Bukan berdasarkan orangnya. Karena itu ada konstalasi anggaran. Tahun ini kita bertekad menyelesaikan tunda bayar,” terang dia. Sebelumnya wakil rakyat Jatim menilai TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) dituding belum cermat terkait anggaran Biaya Penunjang Operasional Penyelenggaran Pendidikan (BPOPP). Dimana setiap tahun hanya dianggarakan selama 9 bulan saja. Sedangkan satu tahun ada 12 bulan. Wakil Ketua Komisi A DPRD Jatim, Rohani meminta TPAD ditahun 2023 nanti untuk dihitung Kembali agar dapat dianggarkan secara penuh selama 12 bulan. Alasan Rohani, BPOPP adalah program unggulan Gubernur Khofifah Indar Parawansa dalam nawa bhakti satya khususnya jatim Cerdas dan sehat. Apalagi urusan Pendidikan merupakan urusan wajib. “Gerindra tidak ingin kinerja dan nama baik gubernur kita yang sudah begitu baik dimata masyarakat ternodani di akhir masa jabatannya nanti hanya karena ketidakcermatan OPD dan TAPD,” tandas Wakil Ketua Komisi A DPRD Jatim ini. Diantaranya adalah tunda salur bagi hasil kepada pemerintah kab/kota termasuk kabupaten pasuruan. Mohon ini segera direalisasikan mengingat daerah sangat membutuhkan dana bagi hasil propinsi tersebut baik untuk pembangunan infrastruktur, pendidikan maupun hal prioritas lainnya. Selain persoalan anggaran pendidikan pada BPOPP, Rohani juga mempertanyakan transparansi anggaran. (day)
Pemprov Jatim Tak Kabulkan 9 Bulan BPOPP
Rabu 24-08-2022,13:01 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 06-07-2026,20:53 WIB
Dugaan Penipuan Titik Dapur MBG Seret Oknum DPRD, Warganet Lumajang Soroti Mekanisme Penetapan Lokasi
Senin 06-07-2026,20:58 WIB
Srawung Budaya di Malang, Aksara Kawi Ditegaskan sebagai DNA Peradaban Bangsa
Senin 06-07-2026,21:03 WIB
Kakanwil DJBC Jatim I Buka Suara Usai Penggeledahan Bea Cukai Juanda oleh Mabes Polri
Selasa 07-07-2026,08:13 WIB
Kasus Pembunuhan WTS Putat Jaya, Keluarga Menanti Perkembangan Penyelidikan
Selasa 07-07-2026,13:38 WIB
Wagub Emil: Sekolah Negeri Dilarang Tarik Iuran Wajib dan Jual Paket Seragam
Terkini
Selasa 07-07-2026,20:34 WIB
Segitiga Cinta (3): Duri Pengkhianatan di Balik Senyum Palsu Suami
Selasa 07-07-2026,20:23 WIB
Armuji Klarifikasi Polemik Mediasi Rumah Kontrakan, Tegaskan Kompensasi Rp5 Juta Bukan Usulannya
Selasa 07-07-2026,20:20 WIB
Polisi Bongkar dan Bakar Arena Sabung Ayam di Gedangan Malang
Selasa 07-07-2026,20:01 WIB
Di Tengah Isu Global, Imigrasi Catatkan Kenaikan PNBP 6.42% dari Sektor Visa pada Semester I Tahun 2026
Selasa 07-07-2026,19:48 WIB