Jember, memorandum.co.id - Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Jember dan Banyuwangi duduk bersama untuk menerima keluhan penggarap lahan hutan (petani kopi) di Cafe Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Jember, Selasa (9/8/2022). Pertemuan tersebut terkait aksi premanisme yang dialami warga Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, dan Warga Desa Banyuanyar, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi. Tampak hadir Bupati Jember Bupati Jember Hendy Siswanto didampingi Wakil Bupati Jember Gus Firjuan Baralaman, Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo dan Dandim 0824/Jember Letkol Inf Bantara C Pangaribuan, Ketua PN Jember I Wayan Gede Rumega, Imam Suyuti Adm Perhutani Jember serta Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banyuwangi Mujiono dan Kapolres dan Komandan Kodim Banyuwangi yang mewakili. M Anwar tokoh masyarakat Desa Banyuanyar berharap, ke depannya tidak ada lagi tindakan premanisme. Ia mohon kepada kapolres agar aksi premanisme segera ditindak tegas dan dihentikan. Sementara Danang perwakilan warga masyarakat Desa Banyuanyar, menyampaikan, permasalahan ini sudah lama terjadi setiap musim panen kopi dan kemarin itu puncaknya. Sebenarnya warga masyarakat Kalibaru dengan Mulyorejo tidak ada permasalahan. Yang dikeluhkan adanya premanisme. Sedangkan Azis, tokoh Desa Mulyorejo mengatakan ia mendapat laporan dari warga bahwa ada kejadian praktik premanisme. Kebanyakan premanisme melakukan pemerasan dan pengambilan beberapa ekor kambing dengan terang-terangan. Menurut Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo, para warga Kalibaru dan Mulyorejo menggarap lahan Perhutani. Kemudian dimanfaatkan oleh oknum masyarakat tertentu melakukan pungutan liar. Pihaknya telah bertindak tegas. Sebab, berdalih alasan apapun kalau main hakim sendiri merupakan perbuatan melawan hukum sehingga merugikan diri sendiri. Dan itu harus ditindak untuk mempertanggungjawabkan di depan hukum. "Kami sebagai pihak berwajib tidak bisa melaksanakan penangkapan kalau tidak ada fakta yang pasti. Dari 15 orang yang ditangkap, sembilan orang ditetapkan sebagai tersangka. Sementara enam orang kita kembalikan lagi, " beber Kapolres Jember. Memang permasalahan ini sudah lama terjadi, pihaknya minta dukungan masyarakat. Jika ada yang dicurigai/keterlibatan, tolong disampaikan akan ditindaklanjuti. Namun, jangan main hakim sendiri seperti kejadian sebelumnya. "InsyaAllah keluhan adanya premanisme akan kami tuntaskan dan kami telah mengantongi nama-nama mereka untuk dilakukan pengejaran. Dan jangan terpancing isu-isu yang tidak jelas. Kami mohon doanya serta jika ada yang mencurigakan, segera laporkan kepada kami, "pungkas AKBP Hery Purnomo. (edy)
Berdialog dengan Forkopimda, Warga Desa Desak Polisi Tangkap Pelaku Premanisme
Selasa 09-08-2022,19:12 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 17-06-2026,07:32 WIB
Cerita Pasutri Curi 15 Motor di Surabaya, Hasilnya untuk Nyabu
Rabu 17-06-2026,10:29 WIB
Aksi Anarkis Oknum Perguruan Silat di Kalijudan, Mobil Warga Rusak Parah Dilempar Batu
Rabu 17-06-2026,08:08 WIB
Guyub Rukun di Bulan Suro, Perguruan Pencak Silat Kedunggalar Siap Jaga Kondusivitas di Ngawi
Rabu 17-06-2026,12:56 WIB
Pengurus Baru PMI Tulungagung Resmi Dilantik, Siapkan Empat Langkah Perkuat Pelayanan Kemanusiaan
Rabu 17-06-2026,11:31 WIB
Rangkul Guru Ngaji dan Pesantren, Gus Fawait Ingin Santri Jadi Motor Penggerak Jember Maju
Terkini
Rabu 17-06-2026,22:14 WIB
Rayakan HUT Ke-99 Persebaya, Massa Bonek Konvoi dan Padati Jalan Protokol Surabaya
Rabu 17-06-2026,20:30 WIB
Kisah Cinta yang Tertinggal di Tanah Rantau (3): Ketika Bintang Jatuh dalam Pelukan Wanita Lain
Rabu 17-06-2026,20:22 WIB
Terdakwa Klaim Rp1,19 Miliar Diberikan Sukarela, Sebut Hubungan dengan Korban Dilandasi Asmara
Rabu 17-06-2026,20:14 WIB
Polres Lamongan Tindak Tegas Rombongan Liar Hendak Hadiri Pengesahan Perguruan Silat
Rabu 17-06-2026,20:08 WIB