Surabaya, memorandum.co.id - Kolaborasi apik tersaji antara Teater Api Indonesia (TAI) bersama Teater Payung Hitam (TPH) dalam puncak acara peringatan HUT ke-29 TAI, di Galeri Dewan Kesenian Surabaya, Minggu (31/7/2022) malam. Mereka menampilkan pertunjukkan teater berjudul Sri Minggat karya sutradara Luhur Kayungga. Sang aktor Mohammad Wail dari TPH tampak menghayati perannya. Dia melakukan eksplorasi seni dengan sapu lidi dan sebilah seng. Aktor Wail sedang mengungkapkan nasib Sri sebagai salah satu dari jutaan perempuan yang bertekad menyerahkan hidupnya pada mimpi-mimpi tentang surga. Pelakon bergerak dipandu arahan sutradara Luhur Kayungga dari TAI. “Perempuan yang selalu mencari pintu-pintu surga dengan meledakkan tubuh anak-anaknya untuk membinasakan perempuan dan anak-anak serta keluarga-keluarga yang lain. Perempuan yang selalu bersembunyi dan menutup pikiran serta mata hati dengan kerudungnya yang hitam. Perempuan yang telah hijrah lalu mengendap-endap dalam kegelapan, sambil memaki-maki dan mengayun-ayunkan sebilah pedang serta rakitan bom yang siap diledakkan,” ungkap Luhur Kayungga menyampaikan narasi pementasan Wail. “Sri kini hanyalah mitos-mitos tentang perempuan yang dulu pernah diagung-agungkan dalam tembang-tembang tentang kebesaran hati serta naluri kemanusiaannya yang tinggi karena pernah menjadi ibu yang melahirkan anak-anaknya. Sri kini hanyalah serpihan tubuh-tubuh perempuan, anak-anak, serta gereja-gereja yang telah runtuh dan terbakar,” sambung Luhur, yang juga Sekretaris Dewan Kesenian Surabaya ini. Sri Minggat ini sendiri diambil dari pementasan TAI pada tahun 2019. Usai perform Sri Minggat, kemudian digelar diskusi tentang perjalanan TAI selama 29 tahun. Diskusi tersebut menghadirkan Afrizal Malna, Arung Wardhana, Luhur Kayungga, dan Hidayah Sumiyani. Tidak hanya membahas sejarah yang telah dituliskan TAI dalam dunia seni pertunjukkan di Indonesia, namun diskusi juga membahas langkah ke depan TAI maupun insan teater lainnya untuk mengambil strategi dan semangat dalam berkarya. “Teater Api Indonesia tak hanya menelisik naskah konvensional, tetapi proses yang lebih luas dan bebas. Pementasan berbagai kota, menimbulkan pemikiran yang lebih terbuka bagi Teater Api Indonesia. Dari pentasan Laboratorium Gila, merambah pada naskah yang lebih gila,” ujar Luhur, salah satu pendiri TAI. Di sisi yang sama, pengamat seni rupa dan pertunjukkan, Afrizal Malna mengungkapkan bahwa dirinya dan TAI memiliki jarak yang kontras. “Perjalanan teater ini berasal dari galeri kecil ini, yang terus bertumbuh dan berkembang,” kata Afrizal. Sedangkan Arung Wardhana menyatakan tentang menelisik melalui teori penampilan yang dia saksikan di sosial media. Dia menyampaikan bahwa kajian tentang penampilan Teater Api Indonesia merupakan dramaturgi suara. “Saya ingin menyimpulkan dalam menonton karya Luhur Kayungga, saya melihat kerja dramaturgi yang disajikan berbeda dan kemudian bergeser. Dramaturgi suara yang dilakukan dalam pertunjukan hampir berdekatan dengan penampilan teater Jember,” ucap Arung. Perdebatan kecil ini akhirnya melahirkan gagasan-gagasan baru. Tidak hanya bagi TAI, namun juga bagi insan teater secara umum. Diskusi berdurasi lebih dari dua jam ini pun diakhiri dengan pemotongan tumpeng sebagai penutupan rangkaian peringatan HUT ke-29 TAI. (bin)
Gambarkan Mimpi Wanita Pencari Surga, Teater Api Indonesia Pentaskan Sri Minggat
Senin 01-08-2022,18:52 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 29-09-2026,20:49 WIB
SMARTd FOOT RSUD Asembagus Situbondo Sabet Penghargaan Nasional
Selasa 29-09-2026,19:23 WIB
Tiga Jasad Korban KM Virgo Transport 8 Dievakuasi Penyelam Gabungan Basarnas
Selasa 29-09-2026,20:04 WIB
Dugaan Kekerasan SMPN 18 Malang, Eks Kasek Minta Maaf dan Buka Peluang Restorative Justice
Selasa 29-09-2026,18:10 WIB
Wisuda Ke-22 Unusa, Lebih dari 50 Persen Mahasiswa Sudah Bekerja
Rabu 30-09-2026,06:49 WIB
Pakar Hukum UNISLA Soroti Polemik PT PAL dan Forum IDeA di Lamongan
Terkini
Rabu 30-09-2026,17:54 WIB
Isu Kepsek Lewat Masa Jabatan, Disdik Lamongan Tegaskan Acuan Ada di SK Penugasan
Rabu 30-09-2026,17:51 WIB
Dishub Jatim Jembatani Problem BBM Subsidi dan Normalisasi Kendaraan Towing
Rabu 30-09-2026,17:05 WIB
Sukiyat Rela Berhenti Bekerja Dampingi Istri Berobat, JKN Jadi Tumpuan
Rabu 30-09-2026,16:59 WIB
Polda Jatim Sita Lahan 89,8 Hektare Milik PT KIG di Gresik Utara
Rabu 30-09-2026,16:50 WIB