Surabaya, memorandum.co.id - Kota Surabaya sudah bisa disebut Kota Layak Anak. Secara administratif, keberadaan Kota Surabaya sudah mendukung konsep layak anak. Meski jumlah kasus kekerasan anak cenderung meningkat hingga akhir Juli 2022 ini. Ketua Bidang Data, Informasi dan Litbang Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jatim, M Isa Anshori, menyampaikan, Kota Surabaya sudah layak atau ramah anak. Karena konsep itu berkaitan dengan data adminsitratif dan penanganan kasus terhadap anak. Ia menyampaikan, secara adminsitratif surabaya sangat bagus sebagai kota layak anak. Meski angka kekerasan cenderung naik. “Dalam bentuk konsep, Surabaya sudah sesuai aturan,” tegas dia. Ia mengatakan pada 2020 kekerasan terhadap anak di Jatim berjumlah 186, pada tahun 2021 kekerasan terhadap anak berjumlah 368. Pada tahun 2020 jumlah yang melapor langsung sebanyak 46. Serta data yang dihimpun dari berita-berita di media Jawa Timur sebanyak 140. Sedangkan pada tahun 2021 yang melapor langsung sebanyak 137 dan yang dihimpun dari berbagai media di Jawa Timur, baik cetak maupun online sebanyak 231, sehingga total kasus sebanyak 368. Ini berarti terjadi peningkatan yang sangat tajam 100 persen kekerasan terhadap anak di Jawa Timur. “Dari tinjauan pelaku dan korban, pada tahun 2020 yang terkategori 'pelaku' meski mereka juga adalah korban sebanyak 261 anak dan sebagai korban langsung sebanyak 165 anak. Pada 2021 jumlah korban ‘pelaku’ sebanyak 177 dan sebagai korban langsung 407. Hal ini bisa dimaknai bahwa satu orang pelaku bisa melakukan kejahatan berulang-ulang,” jelas Isa. (day) Data Kekerasan Terhadap Anak di Jatim Data tahun 2020 : 163 Tahun 2021 : 362 Perbandingan Bulan Januari - Juni Tahun 2021 sebanyak 120 Bulan Januari - Juni tahun 2022 sebanyak 126 Juli 2022 : 58 Januari - Juli 2022 : 184 (37 % adalah kekerasan seksual) Lokus 25 di rumah 18 di Sekolah Luar rumah dan sekolah 16 kasus
Kota Surabaya Secara Administratif Layak Anak
Selasa 26-07-2022,18:58 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 01-10-2026,20:50 WIB
Didakwa Main Judi Online Pakai 12 Akun Situs, Sion Jalani Sidang di Surabaya Tak Ditahan Rutan
Kamis 01-10-2026,22:21 WIB
Drama Gol Injury Time, Timnas Indonesia Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026
Kamis 01-10-2026,20:43 WIB
Beraksi di 36 TKP, Pelaku Curanmor Surabaya Ditembak Resmob Polrestabes
Kamis 01-10-2026,20:34 WIB
Sindikat Ganjal ATM Beraksi 50 Kali, Kartu Nasabah Ketinggalan Didapat dari Kasir Minimarket
Kamis 01-10-2026,21:20 WIB
Diiming-imingi Masuk Dishub Surabaya, Warga Karah Agung Tertipu Rp7,5 Juta
Terkini
Jumat 02-10-2026,20:05 WIB
SRC Seri 3, Muaythai Surabaya Jadikan Ajang Petakan Kekuatan Menuju Porprov 2027
Jumat 02-10-2026,20:02 WIB
KPK Bongkar Dugaan Gratifikasi Bimbingan, Uang Rp 3 Juta Disebut Mengalir ke Dosen
Jumat 02-10-2026,20:00 WIB
Viral Dugaan Candaan Seksual Dosen UPN Veteran Jatim, Satgas PPKS Periksa
Jumat 02-10-2026,18:49 WIB
Dittipidter Bareskrim Gagalkan Penyelundupan 3.394 Burung di Sidoarjo
Jumat 02-10-2026,18:41 WIB