Surabaya, memorandum.co.id - Arahan Menteri ATR/BPN, Hadi Tjahjanto agar masing-masing kantor pertanahan di seluruh Indonesia memaksimalkan loket prioritas bagi warga yang ingin mengurus sertifikat sendiri tanpa melalui perantara terus ditindaklanjuti oleh Kanwil Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jatim. Meskipun diakui saat ini, animo masyarakat masih rendah dalam memanfaatkan keberadaan layanan prioritas tersebut. Kepala Kantor Jonahar mengatakan, pihaknya selalu memerintahkan kepada para satuan kerja (satker) setiap kali menggelar rapat secara daring maupun luring agar menjalankan arahan dari menteri untuk melaksanakan instruksi tersebut. "Saaya selalu menyampaikan agar masing-masing satker terus menginformasikan ke masyarakat, bahwa BPN sudah membuka loket prioritas yang buka hari Sabtu dan Minggu. Tentu saja selain dengan media sosial yang sudah kita miliki, juga menggandeng media agar tersebar luas," ujar Jonahar di kantornya, Rabu (20/7). Tidak dipungkiri, jika untuk saat ini pelayanan loket prioritas belum maksimal. Namun, Jonahar berkomitmen jika keberadaan loket ini akan sangat membantu masyarakat yang ingin mengurus sertifikat sendiri tanpa perantara. "Karena pada hari Sabtu dan Minggu, dikhususkan bagi pemohon sendiri. Tidak ada pelayanan di luar itu. Harapan kami kepada masyarakat, agar loket prioritas ini bisa dimaksimalkan bagi yang kesulitan mengurus sertifikat pada hari-hari efektif kerja," sambungnya. Tidak hanya loket prioritas, Kakanwil Jonahar meminta jajarannya dalam menyelesaikan target percepatan program PTSL (pendaftaran tanah sistematis lengkap) yang diemban dapat diselesaikan dengan efisien dan tepat waktu. Penegasan itu juga selalu disampaikan kepada para Kepala Bidang, Kabag Tata Usaha, para Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota se Jawa Timur, dan Pejabat Pengawas dan Tim Analis. "Setiap kali rapat, kita selalu tekankan agar setiap satker (satuan kerja,red) selalu berprogres. Potensi dan berkas kadaluarsa agar segera diumumkan supaya menjadi produk sehingga meningkatkan persentase di dashboard," bebernya. Menurutnya, perhitungan kuantitas di dashboard, PBT K1 tahun sebelumnya tidak menjadi perhitungan. "Jadi jangan mengambil PBT tahun sebelumnya, harus menambah K3.3 lagi terutama untuk satker yang memiliki target PHLN," sambung mantan Kakanwil BPN Porivinsi Jawa Tengah ini. Jonahar juga memerintahkan agar satker yang memiliki potensi Kabupaten/Kota lengkap untuk menganalisis target yang dimiliki dengan menggunakan pendekatan 5M, sehingga mudah dalam memitigasi hambatan yang ada. (mik)
Loket Prioritas Masih Minim, Kakanwil Imbau Satker Gencar Publikasi
Rabu 20-07-2022,10:17 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 06-03-2026,14:25 WIB
Ide Menu Buka Puasa Hemat di Akhir Bulan yang Praktis dan Mengenyangkan untuk Keluarga
Jumat 06-03-2026,07:27 WIB
Stabilkan Harga Pangan Jelang Idulfitri, GPM Pemkot Batu Ditutup di Mojorejo
Jumat 06-03-2026,16:09 WIB
Stok BBM Indonesia Mulai Menipis di Tengah Kelangkaan Global, Ini Penyebab yang Bisa Kita Antisipasi
Jumat 06-03-2026,07:35 WIB
Jember Dihantui Kelangkaan BBM, Warga Geruduk SPBU hingga Tengah Malam
Jumat 06-03-2026,08:11 WIB
Stok BBM di Jember Melimpah, Bupati Gus Fawait Ajak Masyarakat Tetap Tenang dan Bijak
Terkini
Jumat 06-03-2026,22:47 WIB
Dari Reses ke Realisasi, Ganet Rengga Vabella Pastikan Aspirasi Warga Madiun Ditindaklanjuti
Jumat 06-03-2026,22:07 WIB
Polresta Sidoarjo dan Mahasiswa Bagikan 250 Takjil kepada Pengendara
Jumat 06-03-2026,21:33 WIB
Komisi A DPRD Jatim Nilai Sekdaprov Lamban Terjemahkan Instruksi Gubernur Terkait Rotasi Jabatan OPD
Jumat 06-03-2026,21:26 WIB
Satreskrim Polres Kediri Kota Sidak Parsel Lebaran dan Produk Pangan Pastikan Keamanan Konsumen
Jumat 06-03-2026,21:17 WIB