Surabaya, memorandum.co.id - Lingga Pratama dan Hendra Subagja bermufakat untuk mengkonsumsi sabu. Alasannya untuk doping (penambah stamina). Namun, ada saja istilah yang digunakan para penikmat barang haram tersebut. Kali ini, kedua terdakwa tersebut memakai kode jamu untuk menyebut sabu. Hal itu terungkap dalam surat dakwaan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Wahyuning Diah, dihadapan majelis hakim yang diketuai I Dewa Gede Suarditha. Menurut JPU dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur itu peristiwa tindak pidana kejahatam narkoba itu bermula saat terdakwa Lingga berada di Cafetaria Kapal KM Dharma Rucitea l. Ketika itu, Lingga melakukan obrolan dengan terdakwa Hendra melalui WhatsApp (WA) dari HP-nya. Hendra saat itu menuliskan pesan gak jamu ta dan dikirim kepada Lingga. Mendapat tawaran tersebut, Lingga menyetujuinya dengan menjawab Ok. Selanjutnya Lingga menghubungi Rosyid (DPO) melalui chat WA untuk menanyakan stok sabu. Mengetahui ada pembeli, Rosyid mengatakan ada dan menyebut harga sabu setengah gram Rp 600 ribu. Lingga lalu menyampaikan kepada Hendra harga sabu tersebut. Kemudian disepakati untuk membeli sabu tersebut mereka patungan. Lingga Rp 200 ribu dan Hendra Rp 400 ribu. "Bahwa terdakwa l (Lingga) memberitahu Rosyid bahwa Kapal KM Dharma Rucitea telah sandar di Pelabuhan Tanjung Perak," kata JPU saat membacakan dakwaannya di ruang Kartika 2, Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (12/7). Setelah itu, Lingga dan Rosyid melakukan transaksi sabu di depan Polres Tanjung Perak Surabaya. Dari harga Rp 600 ribu tersebut, Lingga mendapatkan 0,78 gram dan dimasukkan ke dalam tas cangklong miknya. "Setelah mendapatkan sabu tersebut, terdakwa l kembali ke kapal untuk bertemu terdakwa ll (Hendra). Namun, sebelum sampai ke kapal untuk menyerahkan sabu ke terdakwa ll, terdakwa I sudah tertangkap oleh saksi petugas dari Polda Jatim," jelasnya. Perbuatan kedua terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana melanggar Pasal 114 ayat 1 UURI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 132 (1) UURI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (jak)
Beli Sabu Pakai Kode Jamu Kini Jadi Pesakitan
Selasa 12-07-2022,18:08 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 07-11-2026,15:15 WIB
Gratis, Dapur Pejuang Jalanan dan Pemasangan Alarm Polrestabes Surabaya di Taman Bungkul Diserbu Warga
Sabtu 07-11-2026,21:20 WIB
Kasus Bawaslu Kota Madiun Tunggu Hasil PKN, Kejari Akui Ada Potensi Tersangka
Sabtu 07-11-2026,16:39 WIB
Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Kecamatan Ngantru Gelar Donor Darah Diikuti Puluhan Warga
Sabtu 07-11-2026,15:41 WIB
APBD 2027, Pemkab Pasuruan Alokasikan Anggaran untuk 3 Proyek Strategis
Sabtu 07-11-2026,14:37 WIB
Universitas Brawijaya Kukuhkan 4 Profesor Baru, Siap Ciptakan Inovasi Energi Hijau dan Pangan Adaptif
Terkini
Minggu 08-11-2026,14:08 WIB
Perjalanan Dita Anesya Solois Asal Kalisat Jember, dari Panggung Lokal Hingga Album Satu Pesan
Minggu 08-11-2026,14:04 WIB
Harga Tepung Tapioka Naik Ugal-ugalan di Jember, Perajin Kerupuk Terancam Gulung Tikar
Minggu 08-11-2026,13:58 WIB
Kaget Ban Truk Meletus, Pengendara Motor di Jembatan Morowudi Gresik Terjatuh dan Patah Kaki
Minggu 08-11-2026,13:54 WIB
Surabaya Masih Punya PR 124 Titik Genangan, Pemkot Kejar Penyelesaian hingga 2028
Minggu 08-11-2026,13:49 WIB