Surabaya, memorandum.co.id - Rencana pembangunan rumah susun sederhana milik (rusunami) disambut positif oleh DPRD Surabaya. Menurut anggota Komisi C DPRD Surabaya Abdul Ghoni Muklas Ni’am, pihaknya mendukung penuh rusunami terealisasi pada 2023. Namun begitu, dia meminta agar bangunan gedung rusunami nantinya layak untuk ditempati dan tidak didirikan asal-asalan. “Harus sesuai spesifikasi rusunami pada umumnya. Kualitasnya harus terjamin dan layak ditempati masyarakat. Jangan sampai pembangunan dilakukan asal-asalan dan hasilnya jauh dari kata layak. Sebab dalam prosesnya, pemkot melibatkan swasta,” kata Ghoni, Minggu (3/7). Komisi C telah berdiskusi panjang lebar dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Surabaya. Rusunami yang dibangun oleh pemkot akan menggunakan skema anggaran KPBU (kerja sama pemerintah dan badan usaha) dan swasta. Ghoni berharap pembangunan Rusunami bisa terealisasi. Terlebih akan sangat bagus bila didirikan lebih dari lima lantai. Sebab antrean warga yang mengajukan diri untuk menempati rusun atau flat terus bertambah. Tercatat, ada 10 ribu lebih pemohon yang mengajukan sejak 2011 dan belum terakomodasi. “Kita sangat mendukung. Harapan kita dibangun bukan hanya lima lantai saja, tapi kalau bisa di atas itu. Kemarin saat kita mengkaji bersama pakar, itu bisa 20 lantai. Dengan begitu bisa menjadi solusi bagi warga yang tak memiliki hunian tetap, apalagi waiting list rusun masih 10 ribu lebih,” ucap politisi PDI Perjuangan ini. Tak kalah penting, manakala rusunami tersebut berdiri, Ghoni mendorong peran aktif masyarakat untuk menjaga kondisi rusun. Menurut dia, hal ini penting diperhatikan, supaya tercipta suasana rusun yang nyaman dan asri. “Diperlukan kedisiplinan masyarakat untuk menjaga kebersihan rusun juga. Kita harap mereka yang bertempat tinggal di rusun itu mau berperan aktif mengawal kondisi lingkungan supaya tertata dan rapi,” tandasnya. Seperti diketahui, mulai tahun 2023, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan membangun rumah susun sederhana milik (rusunami) di 9 titik lokasi. Pembangunan rusunami tersebut bakal memanfaatkan lahan aset milik pemkot. Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Surabaya, Irvan Wahyudrajad mengatakan, 9 titik lokasi pembangunan Rusunami itu terdiri dari 31 blok. Enam lokasi rusunami, ada di Tambak Wedi, Menanggal, Kedung Cowek, Bulak Banteng, Gunung Anyar, dan Medokan Ayu. "Rencananya, rusunami dibangun mulai tahun depan,” kata Irvan. (bin)
Komisi C: Bangunan Rusunami Harus Layak
Minggu 03-07-2022,19:31 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 15-04-2026,18:24 WIB
Bupati Jember Genjot Program RTLH, 2026 Targetkan 1.000 Rumah Layak Huni
Rabu 15-04-2026,18:39 WIB
Program 3 Juta Rumah Dorong Ekonomi, Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja
Rabu 15-04-2026,22:12 WIB
Mobilisasi Trafo, Tol Sumo Segmen Waru–Sepanjang Dialihkan Dini Hari
Rabu 15-04-2026,21:54 WIB
Pengobatan Kanker Mahal, Baniyem Terbantu Program JKN
Rabu 15-04-2026,18:49 WIB
Warga Probolinggo Palsukan Beras SPHP, Raup Keuntungan Puluhan Juta Rupiah Per Bulan
Terkini
Kamis 16-04-2026,17:59 WIB
Pemilik Barang Impor Ilegal di Teluk Lamong Surabaya Ternyata Hanya Satu Importir
Kamis 16-04-2026,17:54 WIB
Ribuan Buruh FSPMI Kepung Kantor Gubernur Jatim Jelang Peringatan May Day 2026
Kamis 16-04-2026,17:41 WIB
Polwan Polresta Sidoarjo Intensifkan Patroli Jenggala Presisi Wujudkan Kamtibmas Kondusif
Kamis 16-04-2026,17:35 WIB
Akibat Pengaruh Miras, Suami di Manukan Surabaya Aniaya Istri hingga Patah Tulang
Kamis 16-04-2026,17:33 WIB