Surabaya, Mwmorandum.co.id - BPJS Kesehatan mengapresiasi upaya Pemerintah Propinsi Jawa Timur memenuhi kuota Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) Tahun 2022. Hal ini disampaikan Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan, David Bangun. “Propinsi Jawa Timur masih memiliki potensi yang besar, terutama disebabkan karena saat ini jumlah kepesertaan penduduk Jawa Timur saat ini baru mencapai 81,51% dari total penduduk sejumlah 41 juta jiwa. Sementara masih terdapat sisa kuota PBI JK sejumlah 789.869 jiwa yang harus segera terpenuhi,” tambah David dalam kunjungannya ke Kantor Pemerintah Propinsi Jawa Timur. David menjelaskan bahwa saat ini Capaian Kepesertaan PBI JK Aktif secara nasional sampai dengan 31 Mei 2022 berjumlah 89.831.462 jiwa sehingga masih terdapat selisih sejumlah 6.968.538 jiwa dari kuota tahun 2022 yang telah ditetapkan sebesar 96.800.000 jiwa. Ia menjelaskan, pihaknya berkolaborasi lintas kementerian dengan mengundang seluruh Pemerintah Daerah Kabupaten/ Kota di Jawa Timur dalam kegiatan Kelas Konsultasi Implementasi Perpres (KKIP). Kementerian yang dimaksud adalah Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Sosial. ‘’Diharapkan melalui kelas konsultasi ini tidak lama lagi kuota PBI JK Propinsi Jawa Timur Tahun 2022 dapat segera terpenuhi. Untuk itu kami mohon dukungan segenap jajaran pemerintah Propinsi Jawa Timur untuk mendukung bersama program nasional ini,’’ tambah David. Staf Khusus Menteri Sosial Bidang Pengembangan SDM dan Program Kementerian Suhadi Lili menyampaikan bahwa untuk pemenuhan kuota PBI tersebut tetap harus memperhatikan kriteria layak dianggap sebagai penerima bantuan iuran sesuai dengan regulasi Kementerian Sosial serta dapat dimasukan kedalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial. ‘’Harapan kami agar pelaksanaan usulan ini tetap mempertimbangkan kriteria penerima bantuan iuran,’’ tambah Suhadi. Sementara itu, Pj Sekretaris Daerah Propinsi Jawa Timur Wahid Wahyudi menyampaikan apresiasinya atas komunikasi yang telah dibangun oleh BPJS Kesehatan untuk mendorong pemenuhan kuota PBI JK Jawa Timur Tahun 2022. Menurutnya target pemenuhan kuota PBI JK membutuhkan langkah segera mengingat sisa yang masih cukup besar. ‘’Terima kasih saya ucapkan atas kunjungan tim dari BPJS Kesehatan untuk menyampaikan beberapa hal, termasuk permasalahan mengenai pemenuhan kuota yang membutuhkan Langkah segera mengingat sisa kuota yang masih cukup besar. Diharapkan dengan adanya rapat koordinasi dengan kabupaten dan/atau kota se jawa timur, sisa kuota tersebut dapat terpenuhi dalam 2 bulan. Pemerintah Propinsi Jawa Timur sangat mensupport dan membuka diri untuk memberikan dukungan yang dibutuhkan,’’ tutup Wahid.(day)
BPJS Kesehatan Dongkrak Kuota PBI JK Jatim
Selasa 21-06-2022,12:07 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 17-07-2026,12:44 WIB
Situbondo Jadi Pusat Haul Masyayikh Nusantara 2026, 111 Ribu Jamaah dari Berbagai Provinsi Bakal Hadir
Jumat 17-07-2026,14:05 WIB
Pemkot Dorong Lahirnya Batik Khas Kota Madiun yang Berkarakter dan Bercerita
Jumat 17-07-2026,21:15 WIB
Don Ritto Ditahan Kejagung usai Dilimpahkan Polri dalam Kasus Dugaan TPPU
Jumat 17-07-2026,19:32 WIB
Banjir Rob Genangi Sekolah saat MPLS, Pemkot Surabaya Kerahkan Armada Penyedot Air
Jumat 17-07-2026,15:37 WIB
Clash of Champions Wali Kota Cup 2026 Resmi Digelar, Ratusan Petinju Bertarung di Alun-Alun Madiun
Terkini
Sabtu 18-07-2026,11:18 WIB
Profil Yudith Anindya, Dua Dekade Lebih Berkarier di Dunia MC
Sabtu 18-07-2026,10:58 WIB
Nobar Film 'Tanah Runtuh', Polres Ngawi Perkuat Semangat Kebangsaan dan Sinergitas Bersama Masyarakat
Sabtu 18-07-2026,10:31 WIB
Usai Diperiksa 11 Jam, Febrie Adriansyah Tak Ditahan dalam Kasus Dugaan Korupsi PT ASABRI
Sabtu 18-07-2026,10:10 WIB
DPO Curanmor Dibekuk, Satreskrim Polres Ngawi Tuntaskan Kasus Pencurian Honda Tiger di Kendal
Sabtu 18-07-2026,09:34 WIB